KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Empat Langkah Membuat Kado Saham Buat Bayi Yang Baru Lahir

 
HIBURAN

Empat Langkah Membuat Kado Saham Buat Bayi Yang Baru Lahir
Oleh : Setyo Sudirman | 17-Nov-2020, 14:05:28 WIB

KabarIndonesia - Unggahan video instaStory di akun Instagram sutradara dan aktor, Raditya Dika, terkait kado saham yang didapatkannya untuk anak keduanya yang baru berusia 2 tahun, mendatangkan tanda tanya cara membuat kado saham untuk bayi berusia 2 hari.

Diketahui, pada Selasa, 3 November 2020 Radit mendapat momongan baru yang diberinama Aksara Asa Nasution. Dua hari berselang, tepatnya Kamis, 5 November 2020, ia menerima kado saham untuk putra tercintanya Aksa.

Aksa mednapat kado 3 lot saham Unilever (UNVR), 1 lot saham Indofood (ICBP) dan 1 lot hadiah lagi di sub rekening efek Radit. "Asli ini lucu banget. Aksa anak gua yang umurnya baru 2 hari dikasih saham. Ini lucu banget kadonya. Terima kasih IPOT, anak gua dikasih saham baru umur 2 hari," ujar Radit.

Radit pun mengaku sudah tidak sabar melihat pertumbuhan sahamnya ketika Aksa berusia 17 tahun karena saat itu anaknya baru bisa memiliki membuat rekening efek.
Penasaran dengan pembuatan kado saham buat bayi semacam ini? Mudah dibuatnya karena saham saat ini sudah sangat multiguna mulai untuk hadiah, kado, mahar kawinan,
seserahan, kado wisuda, amal dan yang baru-baru ini kado untuk bayi yang baru lahir.

Seperti apa langkah-langkah membuat kado saham semacam ini? Berikut langkah-langkahnya.

1. Membuka Rekening Efek di Sekuritas
Bagi yang belum memiliki rekening efek untuk membeli saham, tentu saja harus memiliki rekening efek terlebih dahulu. Enaknya, saat ini membuka rekening efek sudah sangat mudah karena sudah berbasis aplikasi, semisal melalui aplikasi IPOT besutan Indo Premier Sekuritas. Membuat rekening efek (RDN/RDI) tak butuh waktu lama.  Pembukaannya kurang dari 1 jam sudah bisa dilakukan.

2. Membeli Saham Blue Chip
Setelah memiliki RDN/RDI, langkah selanjutnya yakni membeli saham blue chip yang akan dijadikan kado. Saham blue chip adalah saham-saham dari perusahaan besar yang
memiliki pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, saham dari perusahaan yang sudah terkenal, mapan, bermodal besar, dan sehat secara
finansial. So, jangan beli saham-saham yang tidak dikenal dengan baik.

3. Mencetak atau Mendesain Ulang
Setelah saham yang akan dijadikan kado terbeli, saatnya screenshoot, print, cetak atau biar bukti pembelian sahamnya bagus dan cantik maka sebaiknya didesain dan
dihias sedemikian rupa atau kalau perlu dipigura dan dibungkus dengan kado yang menarik.

4. Tinggal Pindah Saham
Setelah dihias sedemikian rupa, kado tersebut tinggal diserahkan pada yang dituju. Tapi tidak berhenti sampai di situ karena sahamnya juga harus dikasihkan ke yang
bersangkutan. Kalau yang dituju sudah memiliki RDN/RDI tentu pindah saham bisa dilakukan dengan cepat, namun dalam kasus untuk kado bayi, dimana yang akan dikasih kado saham itu masih bayi maka saham tersebut bisa dititipkan ke orangtuanya dengan cara pindah saham. Nah, begitu anak tersebut sudah gede dan sudah bisa membuka rekening efek (RDN/RDI) maka saham tersebut tinggal dipindah. Tentunya menarik, pertumbuhan saham yang diberikan saat bayi hingga si bayi menjadi dewasa dan memiliki RDN/RDI sendiri.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
 

 

 
 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia