KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanDisiplin Prokes Jangan Kendor Kekuatan Covid-19 Varian Delta Disebut 2,5 Kali Lebih Berbahaya oleh : Danny Melani Butarbutar
22-Jun-2021, 12:51 WIB


 
  KabarIndonesia - Hai, apa kabarmu? Semoga kabarmu baik karena kondisi kesehatan dan imunitas yang terjaga di tengah ancaman kesehatan yang tidak surut karena pandemi.

Seperti dikhawatirkan sebelumnya, kasus positif Covid-19 meningkat tajam setelah libur lebaran sepanjang Mei 2021 dan
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA











 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 
 
KESEHATAN

Indonesia Temukan 24 Kasus Covid-19 Dari 3 Varian Baru
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 11-Mei-2021, 10:18:53 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan data kasus positif Covid-19 yang disebabkan paparan varian baru virus corona dari Inggris, India, dan Afrika Selatan. Data tersebut disampaikannya dalam konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Senin (10/5/2021).

Menurut Budi, penularan varian yang dikenal dengan nama B.1.1.7, B.1.617, dan B.1.351 itu terkonsentrasi di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. "Kita bisa lihat ini adalah varian dari Inggris yang kebanyakan masuknya sudah mulai bulan Januari dan ini beredar di daerah Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Bali," ujar Budi dalam konferensi pers virtual lewat YouTube Sekretariat Negara, Senin (10/5/2021).

Berdasarkan data Kemenkes, ada 13 kasus penularan Covid-19 dari mutasi B.1.1.7 asal Inggris. Kemudian, satu kasus positif Covid-19 di Bali yang terjadi akibat penularan varian B.1.351 dari Afrika Selatan. Selanjutnya, Budi menyebutkan mulai banyak kasus penularan akibat varian mutasi ganda B.1.617 dari India. Sejak Januari hingga saat ini, ada 10 kasus positif yang disebabkan varian ini.

"Akhir-akhir ini cukup banyak masuk ke Indonesia adalah varian dari India. varian ini banyak kita temui di Sumatera Selatan dan di Kalimantan Tengah," ujar Budi.

Kemenkes akan terus melakukan penelusuran genomik secara menyeluruh atau whole genome sequencing secara lebih rapat di daerah-daerah yang sudah terlihat adanya penularan mutasi baru. Tujuannya, bisa dengan segera memonitor pola penyebaran dari ketiga varian baru itu.

"Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah isolasi atau langkah-langkah karantina yang tepat agar virus mutasi baru ini tidak cepat menyebar ke daerah-daerah lain," tutur Budi.

Berikut ini rincian datanya:

Kasus positif akibat penularan B.1.1.7 yaitu1. WNI Palembang, Sumatera Selatan pada 5 Januari 2021. 2. WNI Tapin, Kalimantan Selatan pada 6 Januari 2021. 3. WNI Medan, Sumatera Utara pada 26 Januari 2021. 4. Pekerja migran Indonesia (PMI) baru pulang dari Arab Saudi, asal Kabupaten Karawang Jawa Barat pada 4 Februari 2021. 5. PMI baru pulang dari Arab Saudi, asal Kabupaten Karawang Jawa Barat pada 7 Februari 2021. 6. PMI baru pulang dari Ghana, asal Bogor, Jawa Barat pada 8 Februari 2021. 7. PMI baru pulang dari Arab Saudi, asal Kota Balikpapan pada 12 Februari 2021. 8. WNI Kabupatan Karawang, Jawa Barat pada 17 Februari 2021. 9. PMI baru pulang dari Arab Saudi asal Tangerang, Banten pada 25 Februari 2021. 10. TNI pulang dari misi Congo, asal Mojokerto, Jawa Timur pada 25 Februari 2021 11.WNI Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara pada 7 Maret 2021. 12. WNI Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada 10 maret 2021. 13. WNI Denpasar, Bali, pada 1 April 2021.

Kasus positif akibat penularan B.1.617 yakni:1. PMI baru pulang dari Malaysia, asal Kota Medan pada 7 Januari 2021. 2. WNI asal Kota Palembang, Sumatera Selatan pada 8 Januari 2021. 3. WNI asal Kota Palembang, Sumatera Selatan pada 12 Januari 2021. 4. WNI asal kota Prabumulih, Sumatera Selatan pada 14 Januari 2021. Baca juga: Berharap Situasi Pandemi di Indonesia Tak Seburuk India... 5. WNI asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan pada 15 Januari 2021. 6. WNI bekerja di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah pada 19 maret 2021. 7. WNI asal Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 19 Maret 2021. 8.WNI asal Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 20 Maret 2021. 9. WNI, Jakarta pada 3 april 2021. 10. WNA India, masuk via Jakarta untuk mengunjungi keluarga yang berdomisili Batam pada 22 april 2021.

Kasus positif akibat penularan B.1.351 1. WNI asal Badung, Bali pada 25 Januari 2021. (Sumber Artikel Kompas.com)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Majelis Rakyat Papua Didukung PGI 13 Jun 2021 04:31 WIB


 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia