KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanGrab Bersatu Bersama 23 Merek Favorit, Galang Bantuan Penanganan Pandemi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
02-Aug-2021, 10:00 WIB


 
 
KabarIndonesia – Memasuki bulan perayaan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Grab, yang dikenal sebagai aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, berkolaborasi dengan 23 Merek favorit nasional, menggagas kampanye kepedulian dengan tajuk: BERSATU Untuk Indonesia.  Kampanye kepedulian ini bertujuan untuk membantu
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB

 

Pemuda Toraja Se Indonesia Usulkan Willem Linggi Tambing Jadi Pahlawan Nasional

 
DAERAH

Pemuda Toraja Se Indonesia Usulkan Willem Linggi Tambing Jadi Pahlawan Nasional
Oleh : Antha | 20-Jun-2021, 16:22:51 WIB

KabarIndonesia - Toraja, Aliansi Pemuda Toraja mengusulkan salah satu tokoh Parkindo yakni WL Tambing menjadi Pahlawan Nasional.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Aliansi Pemuda Toraja Indonesia (DPP APTI) Indra Gunawan Pabutungan menyampaikan, Willem Linggi Tambing atau disingkat WL Tambing adalah Pahlawan Daerah bagi Kedua Pemerintah Kabupaten Toraja, yakni di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara, di masa awal setelah Kemerdekaan Indonesia.

Indra mengungkapkan Aliansi Pemuda Toraja akan mengusulkan WL Tambing agar dijadikan Pahlawan Nasional.

Indra menjelaskan Profil WL Tambing secara singkat, yakni Willem Linggi Tambing yakni Pong Tambing, lahir di Madandan Tana Toraja, tanggal 17 Februari 1923. WL Tambing meninggal dunia pada tanggal 06 Maret 1995, di usia 72 tahun.

WL Tambing adalah Orang Toraja pertama yang menduduki Eselon Tinggi dalam Jabatan Pemerintahan, sebagai Kepala Pemerintah Negeri (KPN) pada tahun 1952.

Dia juga menjadi Orang Toraja pertama yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada tahun 1955 dari Partai Kristen Indonesia (Parkindo).

WL Tambing juga dianggap sebagai pendiri atau pelopor berdirinya Kabupaten Tana Toraja, tahun 1957.

Pada tahun 1955, Indonesia melaksanakan Pemilihan Umum Pertama (Pemilu Pertama) untuk memilih para Anggota DPR dan Anggota Konstituante.

Partai Kristen Indonesia (Parkindo) salah satu peserta Pemilu 1955. Parkindo memperoleh suara 1.003.326 suara, dengan persentase sebesar 2,66%, sehingga memperoleh 8 Kursi di DPR.

Kedelapan Anggota DPR tersebut adalah Albert Mangaratua Tambunan, Johannes Leimena, Huibert Senduk, Melanchton Siregar, Marthinus Caley, Christoffel Joseph Mooy, Manuel Sondakh, dan Willem Linggi Tambing.

Johanes Leimena salah satu tokoh Parkindo yang berasal dari Maluku ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010.

WL Tambing menjabat anggota dewan sejak tahun 1955 hingga 1973 (1977) hingga Parkindo dilebur ke partai PDI.

WL Tambing berjuang melalui jalur politik. Pada saat itu di wilayah Toraja terdapat tiga kekuatan Politik, yakni Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Peran besar WL Tambing di Daerah melalui Parkindo mampu menyatukan elite tradisional, dan Masyarakat Kristen Toraja dalam menghadapi Peristiwa 1952, 1953, 1958 hingga 1965.

Khususnya, saat Peristiwa 1958 di Toraja, WL Tambing bersama Rendra Sarungallo, yang saat itu anggota Konstituante, berjuang di Pusat, meyakinkan Pemerintah Pusat bahwa wilayah Toraja adalah bagian dari Negara Indonesia sehingga jiwa Nasionalisme Masyarakat Toraja jangan diragukan.

Willem Linggi Tambing sangat peduli terhadap pentingnya pendidikan. Saat menjadi anggota DPR, WL Tambing mengupayakan berdirinya SMEA Kristen Makale, SMA Negeri 1 Rantepao dan SGO yaitu Sekolah Menengah di Daerah Toraja.

Indra lanjut menjelaskan bahwa dengan adanya peran WL Tambing tersebut, maka WL Tambing dapat dianggap Pahlawan Bidang Politik dan Pahlawan Bidang Pendidikan bagi seluruh Toraja.

Indra menambahkan, Aliansi Pemuda Toraja Indonesia (APTI) juga akan membentuk Tim Kajian kalangan Pemuda Toraja dari bidang Ilmu Sosial, Budayawan, Teologi, Hukum, bahkan Teknologi, untuk mengkaji maupun membuat FGD, Seminar hingga Naskah Akademik dan Jurnal.

WL Tambing diketahui memiliki lima orang anak kandung yakni, pertama, Bara Langi Tambing. Dua, Saba Mangosa Tambing. Tiga, Tulak Allo Tambing. Empat, Tiku ‘Rapa’ Tambing, dan Kelima, Somba ‘Bara’ Allo Tambing.

“Sambil membentuk anggota tim kajian dan panitia, tiga bulan ke depan kami akan berkomunikasi dengan pihak keluarga WL Tambing, pihak Gereja seperti PGIW Sulselbar, Ormas dan LSM, Organisasi Pemuda dan Kemahasiswaan Daerah, Lembaga Pendidikan Tinggi dan Budayawan,” tandas Indra.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Majelis Rakyat Papua Didukung PGI 13 Jun 2021 04:31 WIB

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia