Dr. Wiliam Tan (14-Apr-2019, 05:20:31)
Satu karya tulisan ilmiah yg ruar biasa. Apa yg bpk tulis benar sekali. Maklum karena adanya ruang kosong inilah yang membuat tubuh ini hidup dan berproses. Maka, hal ini pun membenarkan bahwa Tuhan (ruang kosong) lebih dekat daripada urat nadi kita sendiri. Tidak ada satu pun benda masif atau padat utuh. Semua benda pasti ada ruang kosongnya. Ruang kosong inilah Tuhan yang memungkinkan terjadinya perubahan. Ruang kosong ini adalah sumber energi yang tidak terbatas. Bahkan, menurut Fitchrof Capra, apabila suatu gunung diremuk atau dipadatkan, maka besarnya hanya sekitar sebesar suatu bola

Nur Hakim (14-Apr-2019, 04:47:13)
Sy sebagai pembaca tetap setiap tulisan pak Tonny, sekarang menjadi agak bingung untuk bisa membedakan apapakah pak Tonny ini seorang Ustadz, Kiai ataukah seorang Dosen Profesor Fisika, Karena bpk memiliki pengetahuan yg dalam sekali mengenai Agama. Namun di sisi lain bpk juga memiliki pengetahuan sains seperti layaknya seorang Guru Besar dari ITB. Maka tepatlah apabila pak Tonny menyandang gelar sebagai Mualaf Zaman Now

Drs Djoko Muladi (14-Apr-2019, 04:35:42)
Jarang penulis yg mampu menulis perpaduan antara Sain dan Agama. Antara keingintahuan/kedahagaan pikiran manusia dgn kehangatan/kesejukan hati. Namun dgn secara lugas pak Tonny telah berhasil mengimbangi kedua hal tsb.

Ir Buce (14-Apr-2019, 04:21:40)
Phytagoras mengatakan bahwa bumi itu bulat pada sekitar tahun 600 SM. Kemudian baru-baru ini munculah "Flat Earth Society" di internet, semacam perkumpulan yg percaya bahwa bumi itu datar. Namun apabila planet itu datar nggak akan mendukung hukum gravitasi, sehingga bagi mereka gravitasi itu juga nggak ada. Padahal dgn mudah kita bisa mematahkan teori bahwa bumi itu datar, tinggal terbang naik pesawat yang terbang cukup tinggi langsung bisa terlihat lengkungan bumi, bahwa bumi ini bulat.

Sri Tuti (14-Apr-2019, 04:09:35)
Ilustrasinya bagus dan sangat cocok sekali dgn isi tulisan ilmiah Bpk

Andi Suparman, Phd (14-Apr-2019, 04:07:15)
Kali ini sy membaca hasil karya pak Tonny seperti juga sedang membaca buku sains popular “A Brief History of Time: From the Big Bang to Black Holes” hasil karya Guru Besar Fisikawan Stephen Hawking. Siapa tahu Bpk juga bisa mendapatkan “Abert Einstein Award” seperti beliau atas hasil karya tulisan ilmiah dari Pak Tonny ini.


Hal :  1|