Titi Andjarwati (15-Apr-2019, 07:42:50)
Pembahasan mengenai 3. Percaya kepada Kitab-Kitab kok tidak ada ya? APakah saya yang kurnaag cermat?

Suhendra (09-Apr-2019, 08:56:53)
Pertanyaan sy kpd pak Tonny, apakah Bpk itu penganut iblis ataukan seorang mukmim? Masalahnya percaya adalah salah satu bagian dari iman. Karena iman mencakup percaya dan mengamalkan, baik di lisan maupun perbuatan. Iman adalah keyakinan hati, ikrar di lisan, dan amal anggota badan dan perbuatan. Sebagaimana kita tahu bahwa Iblis percaya bahwa Allah itu ada, iblis yakin Allah itu tuhan, iblis juga yakin Allah itu Esa. Namun Iblis tidak disebut mukmin, bahkan dia adalah gembong orang kafir. Karena Iblis, tidak mau tunduk dan taat pada aturan Allah. Semata-mata mengaku saya mukmin, belum bisa disebut mukmin.

Djoko (09-Apr-2019, 08:38:47)
Tulisan pak Tonny itu mirip Permen Nano-Nano yg selalu Rame Rasanya, bahkan hampir disetiap tulisan selalu seru dan rame untuk dibaca maupun dibahas. Sudah sejak lama dikalangan non Muslim yg ramai beranggapan bahwa umat Islam itu menyembah Kaabah sepertimana Idolatry (sembahan berhala) seperti dalam sebahagian agama lain yang menyembah berhala. Namun baru pertama kali sy membaca dari seorang “Mualaf Zaman Now” yang telah berani mengungkapkan dan mengkonfirmasikan anggapan tsb. Ruar biasa !

Drs Supriyanto (09-Apr-2019, 08:21:00)
Tulisan pak Tonny patut diacungi jempol, karena berani membeberkan tanpa aling-aling fakta nyata mengenai rukun Islam. Rukun Islam ke 5 merupakan peluang, biang dan sumber korupsi terbesar di negara kita ini. Suatu puasa sunnah di bulan haram saja bisa menghapuskan semua dosa yang telah diperbuat. Apalagi berhaji. Akan menghapuskan segala dosa, membuat bersih tanpa noda dosa dan jaminan masuk sorga setelah ajal tiba. Lha istilah mabrur itu, bukannya untuk ibadah haji ? Kok malah yang mabrur korupsinya ?


Hal :  1|