KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaFida Abbott Promosikan Batik Melalui Peluncuran Buku Hibridanya oleh : Redaksi-kabarindonesia
10-Aug-2018, 04:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda salah satu penyinta media Harian Online KabarIndonesia (HOKI), maka nama Fida Abbott sudah tak sing lagi. Kiprahnya di HOKI sebagai salah satu pewarta warga sudah dimulai sejak bulan Desember 2006. Beberapa bulan kemudian, ia mendapatkan penawaran
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rindu 28 Jul 2018 11:02 WIB

Hujan 28 Jul 2018 11:02 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
HIBURAN

Film 22 Menit Kisah Bom Thamrin 2016
Oleh : Zohiri Kadir | 17-Jul-2018, 16:31:08 WIB

KabarIndonesia - Dalam film 22 Menit, aktor Ario Bayu berperan sebagai Ardi, anggota pasukan anti terorisme kepolisian yang mempertaruhkan nyawanya demi mengamankan Ibukota dari ledakan bom tersebut. Berkat kesigapan tim dan juga bantuan dari seorang polisi lalu lintas bernama Firman (diperankan Ade Firman Hakim), pelaku serangan bom bisa diamankan dalam waktu 22 menit. Peristiwa berakhir dengan singkat, tapi insiden mematikan tersebut mengubah hidup orang banyak untuk selamanya.

Selain cerita tentang Ardi dan Firman, film ini juga menghadirkan sudut pandang mereka yang ikut terjebak di dalam situasi mencekam. Di antaranya ada office boy bernama Anas (Ence Bagus), dua karyawan bernama Dessy (Ardina Rasti) dan Mitha (Hana Malasan), serta Shinta (Taskya Namya) yang merupakan kekasih Firman.  Panji dan Myrna yang bekerja sama dengan penulis naskah Husein M. Atmojo & Gunawan Rahatja memang berniat untuk mengangkat nilai-nilai kemanusiaan yang terkait dengan peristiwa tersebut. Meski inspirasinya diambil dari kisah nyata, Eugene menegaskan bahwa 22 Menit enggak dimaksudkan sebagai dokumentasi dari kejadian tersebut.

Sementara itu, Ario mengaku bahwa kondisi nyata pada saat kejadian itu benar-benar mengerikan, sehingga film 22 Menit diharapkan bisa menjadi pemantik diskusi untuk tema-tema terorisme. "Gua pribadi berharap, dari film ini penonton bisa menjadikannya sebagai alat diskusi. Kita membuka kembali, 'Apa sih yang salah dengan negara kita? Kok bisa ada orang dengan kepercayaan sangat dalam, ingin melukai, mencederai, bahkan membunuh orang lain?'," ungkap Ario, saat acara press conference 22 Menit di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan (16/7).

Lokasi pengambilan gambar sendiri dilakukan sesuai dengan kejadian nyatanya. Hal tersebut tentu aja enggak mudah. Tim produksi harus menanggung caci maki netizen, karena proses syuting yang membuat jalanan area Thamrin harus dibuka tutup oleh pihak kepolisian. Hal tersebut tentu mengganggu kegiatan berkendara masyarakat sekitar.   Saat acara jumpa media menjelang perilisan film pada hari  Senin (16/7), Eugene melakukan permintaan maaf atas syuting 22 Menit sempat mengganggu kenyamanan berkendara. Selain itu, dalam film ini ada beberapa adegan aksi yang menggunakan efek CGI. Salah satunya saat adegan baku tembak antara polisi dan teroris. Film 22 Menit siap tayang di bioskop mulai 19 Juli mendatang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menuju Pulauku Nol Sampaholeh : Rohmah S
20-Jul-2018, 07:18 WIB


 
  Menuju Pulauku Nol Sampah Sejumlah karyawan Astra sedang membuat ecobrick dengan memasukkan sampah plastik ke dalam botol plastik bekas pada kegiatan sukarela karyawan di Kampung Berseri Astra Pulau Pramuka.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia