KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Prili 16 Mei 2018 14:49 WIB

Terimakasih Kuucapkan 02 Mei 2018 14:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tingkatkan Persiapan Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemnaker Luncurkan Aplikasi Pengantar Kerja Berbasis Online

 
NASIONAL

Tingkatkan Persiapan Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemnaker Luncurkan Aplikasi Pengantar Kerja Berbasis Online
Oleh : Rohmah S | 07-Mei-2018, 23:37:36 WIB

KabarIndonesia - Jakarta,  Memperkuat kesiapan dalam rangka menghadapi era digitalisasi atau revolusi industri 4.0. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (PTKDN) meluncurkan e-pengantar kerja atau aplikasi pengantar kerja berbasis online di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).

Peluncuran aplikasi berbasis web dan android ini berfungsi sebagai penyedia atau pangkalan data Pejabat Fungsional Pengantar Kerja di seluruh Indonesia serta sebagai media informasi dan komunikasi bagi Pejabat Fungsional Pengantar Kerja.

Sekjen Kemnaker, Hery Sudarmanto, mengatakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyambut baik peluncuran aplikasi ini dan meminta Pejabat Fungsional Pengantar Kerja segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam memberikan pelayanan penempatan kerja kepada masyarakat.

"Menaker menyambut baik dan mendorong agar kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan Pejabat Fungsional Pengantar Kerja untuk memberikan pelayanan penempatan tenaga kerja yang mudah, murah, cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat," kata Sekjen Hery saat mewakili Menaker pada pembukaan Workshop Nasional Pejabat Fungsional Pengantar Kerja 2018 bertema Penguatan Peran Pengantar Kerja dalam Menghadapi Era Digitalisasi.

Lebih lanjut, Sekjen Hery menambahkan,  melalui workshop ini para Pejabat Fungsional Pengantar Kerja diharapkan bisa memahami perkembangan layanan penempatan berbasis aplikasi online sehingga siap melakukan perubahan dan melakukan pelayanan penempatan tenaga kerja secara digital.

"Berdasarkan hasil penelitian Indonesian Digital Landscape pada Januari 2018, pengguna internet di Indonesia telah  mencapai 50 persen dari total populasi 265,4 juta jiwa dengan pengguna internet aktif sebanyak 132,7 juta jiwa sehingga fungsi pelayanan secara online dinilai lebih efektif," ujar Sekjen Hery.

Hingga saat ini menurut  Sekjen Hery, Pejabat Fungsional Pengantar Kerja ada 364 orang dengan 36 orang di antaranya bertugas di Kantor Pusat Kemnaker. Sedangkan sisanya tersebar di 24 Provinsi dan 80 Kabupaten/Kota di Indonesia.

"Jika membandingkan jumlah Pengantar Kerja dengan jumlah tenaga kerja di Indonesia, khususnya pencari kerja dan pemberi kerja yang dilayani, maka sudah tentu angka ini masih jauh dari ideal," ungkap Sekjen Hery.

Mengakui bahwa masih jauh dari ideal, Kemnaker kata Sekjen Hery, terus berupaya memperkuat peran dan fungsi Pengantar Kerja salah satunya dengan meluncurkan aplikasi e-pengantar kerja.

"Untuk memperkuat peran pengantar kerja Kemnaker juga telah melakukan pembenahan kurikulum pendidikan dan pelatihan pengantar kerja, pembentukan lembaga sertifikasi pengantar kerja, revitalisasi organisasi Ikatan Pengantar Kerja Seluruh Indonesia, dan pengusulan kenaikan tunjangan pengantar kerja," ungkap Sekjen Hery.

Aplikasi e-pengantar kerja bisa diakses melalui www.e-pengantarkerja.kemnaker.go.id dan dapat diunduh melalui play store.

Sementara itu, pada saat bersamaan, selain meluncurkan aplikasi e-pengantar kerja,  Kemnaker juga menetapkan secara acak 130 desa terpilih untuk program Desa Migran Produktif. Serta pengukuhan kepengurusan Ikatan Pengantar Kerja Seluruh Indonesia (IKAPERJASI) untuk periode 2018-2023. (*)

Sumber Info dan Foto: Biro Humas Kemnaker

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia