KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (9), kita telah melihat kepintaran Presiden Jokowi dalam membalikkan keadaan dari semula dianggap penakut dan pengecut, tiba-tiba membalikkan keadaan dengan secara berani bergabung
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 

Tahun Ini (2018) Pemerintah Berencana Kembali Tempatkan PRT di Tiga Negara Timur Tengah (2)

 
NASIONAL

Tahun Ini (2018) Pemerintah Berencana Kembali Tempatkan PRT di Tiga Negara Timur Tengah (2)
Oleh : Rohmah S | 05-Jun-2018, 08:50:38 WIB

KabarIndonesia - Usai pemerintah Indonesia melakukan moratorium pengiriman TKI, ternyata pemerintah Arab Saudi berkali-kali meminta agar pemerintah segera menempatkan PRT ke negara itu kembali.

Permintaan tersebut semakin menguat saat digelarnya pertemuan antara Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud ketika berkunjung ke Indonesia tahun 2017. Bahkan setelah itu, dua kali Duta Arab Saudi untuk Indonesia mengadakan pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri di Jakarta pada tahun 2017 lalu dan 2018 sekarang.

Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Soes Hindharno, bedanya sekarang PRT-PRT yang akan dikirim ke tiga negara itu adalah PRT-PRT yang berkompeten terutama dalam hal bahasa.

“Karena tiga negara itu bahasa utamanya adalah Bahasa Arab maka PRT yang akan dikirim adalah PRT yang lancar berbahasa Arab,” jelasnya.
lalu siapa yang akan menyiapkan kualifikasi seperti yang dimaksud? Soes menjelaskan pemerintah daerahlah yang bertanggung jawb pada hal ini.

“Pemerintah daerah harus latih dan didik mereka di balai latihan kerja (BLK) yang disiapkan daerah di mana PRT-PRT yang dimaksud berasal,” pintanya.
Soes jugabtak memungkiri kenyataan bahwa selama ini, sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan penghentikan pengiriman TKI PRT ke 19 negara di Timteng, hal tersebut tidak mengurangi banyaknya TKI PRT ilegal yang masuk dan bekerja di sana.

“Pemerintah terutama Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM bekerja keras untuk mencegah TKI PRT ilegal ke sana. Namun, tetap saja ada, dan banyak,” keluhnya menjelaskan.
Sebelum adanya keputusan ini, memang sebelumnya telah ramai wacana-wacana yang menjelaskan mengenai kondisi tersebut. Pernah Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, Ronny Sompie, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2017, pihaknya menggagalkan sebanyak 1.500 TKI ilegal ke sejumlah negara terutama ke negara-negara Timteng.

Di sisi lain, juga ada klaim bahwa penghentian pengiriman TKI PRT ke Timteng justru menyuburkan pengiriman PRT secara ilegal ke sana, di mana setiap bulan sebanyak 10.000 TKI ilegal ke sana seperti yang dilontarkan Ketua Umum Asosiasi Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Ayub Basalamah beberapa waktu lalu. 

Bahkan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Nusron Wahid, jauh-jauh hari juga mengatakan, pemerintah akan segera menempatkan PRT ke negara-negara Timteng.  “Kami sedang mempersiapkan formasi  yang bagus. Tak lama lagi kita tempatkan PRT di negara-negara itu,” kata Nusron Wahid.

Semoga saja rencana pemerintah ini bisa berjalan baik sesuai dengan yang diharapkan dan tidak menimbulkan masalah-masalah lama maupun masalah baru. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia