KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita 18 Mei 2019 04:40 WIB

 

Smart City Kota Bandung Diminati 11 Kabupaten di Indonesia

 
NASIONAL

Smart City Kota Bandung Diminati 11 Kabupaten di Indonesia
Oleh : Buddy Wirawan | 10-Feb-2018, 04:29:16 WIB

KabarIndonesia - Teknologi "Smart City' yang dimiliki kota Bandung semakin diminati oleh kota/kabupaten lain di Indonesia. Setelah lebih dari 100 kota menandatangani nota kesepahaman kolaborasi smart city, kini Kota Bandung kembali menerima 11 kabupaten di Indonesia untuk menandatangani Nota Kesepahaman di Pendopo Kota Bandung, Jumat (9/2).

Kesebelas kabupaten tersebut adalah Musi Rawas¸ Pasaman Barat, Madiun, Pati, Nganjuk, Padang Pariaman, Bangka Selatan, Bengkulu Tengah, Majene, Ngawi, dan Kolaka Timur. 
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Walikota Bandung  Ridwan Kamil dengan 7 kepala daerah. Sementara selebihnya diwakili oleh Sekretaris Daerah maupun Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. 

Di sela penandatanganan kesepahaman tersebut, Ridwan Kamil kembali menekankan prinsip Kota Bandung, yakni "Hilangkan Kompetisi, Perbanyak Kolaborasi, karena kita NKRI". Slogan itulah yang melandasi kota Bandung untuk berbagi dengan daerah lain aplikasi smart city secara gratis atau cuma-cuma. 
Ridwan menuturkan, sebelumnya kabupaten dan kota di Indonesia diarahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggunakan aplikasi milik Pemerintah Kota Bandung. Kini, daerah-daerah lain dengan inisiatifnya melakukan hal serupa untuk mereformasi birokrasi di daerah masing-masing. 
"Mereka ingin mereformasi pelayanan publik utamanya. Kita kan punya e-budgeting, e-RK, SAKIP online yang membuat standar pelayanan publik kepada masyarakat dan kedisiplinan pegawai juga baik. Ini menandakan Bandung menjadi referensi," tuturnya. 
Ia berharap, upaya bersama ini bisa memperbaiki sistem pemerintahan di Indonesia berjalan dengan baik. "Kita berdoa aja, bahwa kemajuan Indonesia harus merata," ucapnya. 

Selain dengan pimpinan daerah, Pemkot Bandung juga menjalin kerja sama dengan Universitas Pasundan (Unpas). Kerja sama dalam bidang teknologi informasi itu dilakukan sebagai upaya integrasi antara pemerintah dengan instansi lainnya.
 
Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama Kota Bandung, Dodit A. Pancapana mengungkapkan, kerja sama dengan Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Unpas menunjukkan bahwa pemerintah bisa bekerja dengan lembaga apapun untuk meningkatkan performa pemerintahan. "Kami ingin menunjukkan bahwa smart city ini tidak hanya bisa dibangun oleh pemerintah daerah tetapi juga dengan lembaga lain, salah satunya adalah perguruan tinggi," tandasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Umat Yang Bingung 18 Mei 2019 15:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia