KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJelang Kedatangan Jokowi Jumlah Pengungsi Gunung Agung Meningkat Drastis oleh : Rohmah Sugiarti
25-Sep-2017, 22:53 WIB


 
 
KabarIndonesia-Bali, Gunung Agung Bali memasuki fase kritis. Menurut Kepala Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam skala pengamatan dan instrumentasi, ada proses magma yang mendorong ke permukaan tetapi tersumbat oleh material-material batu. Dorongan magma itu mengakibatkan runtuhan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
KOMUNIS 23 Sep 2017 03:41 WIB

Kisah Negeri Antah Berantah 22 Sep 2017 09:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Presiden Kagumi Dalihan Natolu

 
NASIONAL

Presiden Kagumi Dalihan Natolu
Oleh : Jenda Bangun | 28-Mar-2017, 12:23:10 WIB

KabarIndonesia - Madina, Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menghadiri pembukaan Silaturahmi Nasional(Silatnas) Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren tertua di Sumut, Musthafawiyah, di Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (25/3).

Turut mendampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Hadir juga sejumlah utusan kabupaten/kota di Sumut dan tuan rumah, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyatakan kekagumannya akan budaya masyarakat Madina yang sangat indah, dapat menjaga keharmonisan, di tengah-tengah perbedaan suku dan agama. Beragam tapi harmonis. Inilah Indonesia. Saya berharap Jamiyah Batak Muslim bisa meninjau dan memperkuat ajaran bangsa Batak, Dalihan Natolu sebagai salah satu sistem kekerabatan yang mengutamakan keharmonisan. Saya yakin nilai-nilai luhur bangsa Batak sesuai dengan Islam yang rahmatan lil alamin, tutur Jokowi.

Presiden yakin masyarakat Madina tidak menyukai ujaran-ujaran kebencian dan caci maki yang sering terlihat di media sosial saat ini. Umpatan, fitnah, saling menjelekkan, saling mencela, itu bukan budaya kita. Itu inflitrasi asing yang ingin memecah belah kita melalui media sosial. Sering isu-isu yang disebar di situ, saya pelajari, itu bukanlah budaya kita, bukan karakter kita yang sopan. Apalagi Batak yang disini, orangnya halus-halus, saya aja yang orang Solo, kalah halus, kata Presiden yang diberi aplaus oleh sekitar 13 ribuan masyarakat yanghadir.Memperkuat penekanan akan nilai-nilai kebangsaan, Jokowi mengatakan bahwa dua tahun yang lalu, saat bertemu Raja Salman, mereka membahas ancaman radikalisme dan terorisme di dunia. Raja Salman meminta agar bekerja sama dan berbagi informasi tentang terorisme dan radikalisme, dan saya nyatakan Indonesia siap untuk berbagi mengenai cara penanganan radikalisme, apalagi hita sude barsudaro, ujar Jokowi.


Sekaitan dengan hal tersebut, Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan bahwa masyarakat Sumut, khususnya warga pondok pesantren Musthafawiyah sangat berterimakasih atas kehadiran Presiden di Madina, dalam silaturahmi nasional JBMI yang mengusung tema Indonesia Martamiang, atau Indonesia berdoa.

Kami berharap semua organisasi kemasyarakatan yang ada di Sumut, teristimewa JBMI dapat bekerjasama dengan organisasi lainnya serta pemerintah untuk bahu membahu
membangun bangsa, sinergi bersama dengan seluruh pihak, sebut Tengku Erry.

Sebelumnya, Albiner Sitompul, Ketua Panitia Silatnas JBMI yang pertama ini menyampaikan bahwa Silatnas bukan hanya diisi narasumber dari ulama Islam, namun juga dari pemimpin umat agama lainnya. Dalam sambutannya, Albiner memperkenalkan beberapa narasumber ini, antara lain pendeta dari katolik dan protestan serta pemuka agama budha.

Menurut Albiner, bangsa Indonesia ditakdirkan menjadi bangsa yang majemuk dan memasuki milenium ketiga, tantangan terhadap kemajemukan tersebut semakin besar. Oleh karenanya JBMI mengangkat tema Indonesia Martaniang (berdoa) dalam kesepakatan terhadap perbedaan, kebersamaan dan persaudaraan menuju Indonesia Gemilang, kata Albiner.

Silatnas ini dikaitkan dengan peresmian Tugu Nol Kilometer Peradaban Islam Nusantara, merupakan kajian dari ahli sejarah antropologi, arkeologi. Kami akan terus menyempurnakan dan melakukan perawatan sehingga dapat dimiliki dan dirasakan oleh bangsa Indonesia bahkan dunia, tambahnya.

Pondok pesantren Mustofhawiyah merupakan salah satu pesantren tertua di pulau Sumatera dengan usia sekitar satu abad dan telah banyak mencetak banyak ulama di Indonesia. Ponpes Musthafawiyah yang lebih dikenal dengan nama Pesantren Purba Baru didirikan pada 12 November 1912 oleh Syeikh Musthafa. Awalnya pesantren ini didirikan di desa Tanobato, kabupaten Madina. Karena Tanobato dilanda banjir pada 1915 maka pondok Pesantren Musthafhwiyah dipindahkan oleh pendirinya ke desa Purba Baru hingga saat ini . (*)


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menhub Budi Karya Ajak Terus Gemakan Keselamatan Berlalu Lintasoleh : Rohmah Sugiarti
24-Sep-2017, 17:56 WIB


 
  Menhub Budi Karya Ajak Terus Gemakan Keselamatan Berlalu Lintas Siswa-siswa SDN 028067 Kota Binjai selesai mewarnai gambar dengan tema keselamatan lalu-lintas (24/9). Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi membuka kegiatan Inspirasi 60 Tahun Astra sekaligus mencanangkan Kampung Berseri Astra Cengkeh Turi, Binjai, Sumatera Utara sebagai Kampung Ramah Anak
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia