KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 
 
NASIONAL

Pilih Momong Cucu, Permadi Tidak "Nyaleg" Lagi
Oleh : Wirasmo Wiroto | 30-Des-2008, 22:05:27 WIB

KabarIndonesia - Beberapa waktu silam sebuah koran pagi di Jakarta memuat berita pendek tentang Permadi. Ia adalah anggota Komisi I DPR (Fraksi PDI Perjuangan) yang menyatakan tidak akan "nyaleg" (menjadi calon anggota legislatif) lagi dalam Pemilu 2009 besok.

Alasannya sederhana, sudah (terlalu) tua. Maksudnya, kalau menjadi anggota DPR satu periode lagi berarti kelak pada akhir masa baktinya (2014) usianya sudah akan berkepala "7".
Itu sebabnya ia cenderung memilih momong cucu saja.

Permadi yang selalu tampil dengan setelan kemeja lengan panjang dan celana panjang warna hitam itu, adalah salah satu politikus PDI Perjuangan yang dikenal vokal. Ia juga teman/lawan bicara yang mengasyikkan. Tutur katanya runtut, santun, terjaga dan selalu bicara blak-blakan.

Sebagai wakil rakyat dia mudah ditemui. Bahkan terkesan "nantang", sebab setiap ada yang membuat janji untuk bertemu ia akan selalu mengajak "ketemuan" di ruang kerjanya di DPR pagi-pagi pukul 07.00 WIB.

Jika DPR tidak sedang reses, Permadi sudah ada di kamar kerjanya sekitar pukul 06.00 WIB. Di keempat dinding kamar kerja itu terpajang foto-foto dan lukisan sosok Bung Karno presiden pertama RI. Di beberapa kesempatan Permadi memang mengaku sebagai "penyambung lidah Bung Karno".

Ketua Komisi I DPR, Theo Sambuaga (F-Partai Golkar) menerapkan kebijakan, bahwa anggota Komisi I yang mengajukan pertanyaan dalam rapat-rapat kerja dan rapat dengar pendapat umum dengan mitra kerjanya (pemerintah) diatur sedemikian rupa. Sehingga yang mendaftar lebih dululah yang mendapat kesempatan pertama.

Dan Permadi hampir selalu mendapat giliran yang pertama. Paling "jauh" adalah di urutan ketiga. Tempat duduknya pun hampir tak pernah berubah, yaitu di ujung baris paling depan dan paling dekat dengan jajaran mitra kerja.

Dari sekitar 45 anggota Komisi I, dalam Rapat-rapat dengan pemerintah rata-rata ada 20 sampai 23 orang anggota yang mengajukan pertanyaan.

Dan bisa dikatakan, "Tiada rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi I DPR dengan pemerintah, tanpa pertanyaan Permadi".

Mitra kerja Komisi I adalah Menteri Pertahanan, Menteri Luar Negeri, Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU, Kepala BIN, Lembaga Sandi, Lemhannas, Menteri Komunikasi dan Informatika, termasuk Kantor Berita Antara, RRI, TVRI dan TV-TV swasta.

Benarkah, Permadi itu paranormal? "Ah, itu kan (kata) media!" katanya suatu ketika kepada pewarta HOKI. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com





 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia