KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Pemerintah Disinyalir Terlambat Perbaharui MOU Perlindungan, TKI Terancam Banyak Masalah

 
NASIONAL

Pemerintah Disinyalir Terlambat Perbaharui MOU Perlindungan, TKI Terancam Banyak Masalah
Oleh : Rohmah S | 06-Apr-2018, 06:19:48 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara penempatan adalah salah satu landasan hukum untuk melindungi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri.

Sialnya, hampir dengan semua negara yang di Asia, MoU pemerintah Indonesia dengan mereka semua sudah selesai masa berlakunya. Karena itulah pengamat ketenagakerjaan Jumhur Hidayat mengungkapkan kekhawatirannya.

“Kalau MoU-nya sudah habis, maka akibatnya bisa saja TKI kita di negara-negara penempatan akan mengalami banyak masalah karena tidak ada perlindungan hukum,” kata pengamat ketenagakerjaan, Jumhur Hidayat, seperti dikutip SP, Jumat (6/4).

Beberapa negara yang MoU-nya sudah habis masa berlakunya adalah MoU antara Indonesia dengan Malaysia yang habis pada tahun 2016, Indonesia dengan Singapura habis tahun 2016, Taiwan dan Indonesia habis tahun 2017, Indonesia dengan Hong Kong habis tahun 2017.

Terkait hal ini, Jumhur mendesak pemerintah Indonesia untuk segera memperbaharui MoU soal penempatan TKI dengan negara-negara itu. “Pemerintah segera lakukan MoU, supaya TKI terlindungi,” kata Jumhur.

Menurutnya habisnya masa berlaku MoU antara Indonesia dengan negara penempatan bisa dikatakan sudah terjadi kevakuman hukum. Karena itulah, tidak heran banyak TKI mengalami masalah terutama di Malaysia.

Contoh terakhir adalah Adelina Sau, Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di Malaysia, awal Februari 2018. Adelina tewas, setelah disiksa secara keji oleh majikannya di Malaysia.

Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, mengatakan, pemerintah segera memperbaharui MoU dengan negara-negara tersebut. Pemerintah dalam membuat MoU itu, kata dia, harus disesuaikan dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Prinsip-prinsip ASEAN Consensus on Protection and Promotion the Rights of Migrant Workers.

Sebelumnya telah diberitakan, pada tahun 2017, seluruh pemimpin negara ASEAN telah menandatangani Kesepakatan Perlindungan Buruh Migran atau ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers.


Keterlamabatan pemerintah Indonesia yang tidak segera memperbaharui MoU mengenai Perlindungan TKI di sejumlah negara tersebut sangat disayangkan oleh Wahyu.


Pasal 31 UU 18/2017 menyebutkan, PMI atau TKI hanya dapat bekerja ke negara tujuan penempatan yang mempunyai peraturan perundang-undangan yang melindungi tenaga kerja asing, telah memiliki perjanjian tertulis antara pemerintah negara tujuan penempatan dan pemerintah Indonesia, dan/atau memiliki sistem jaminan sosial dan/atau asuransi yang melindungi pekerja asing.

Sayangnya ketika dihubungi jurnalis, Dirjen Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kerja, Maruli Apul Hasoloan, ketika dikofirmasi mengenai hal ini belum bisa memberikan jawaban.(*)


Sumber Berrita: Suara Pembaruan, Foto: Ist.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB


 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia