KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Patrialis Akbar Diganjar Hukuman Penjara 8 Tahun

 
NASIONAL

Patrialis Akbar Diganjar Hukuman Penjara 8 Tahun
Oleh : Benny Aswadina | 08-Sep-2017, 13:29:44 WIB

KabarIndonesia - Dari Pengadilan Tipikor Bungur Raya Jakarta Pusat dikabarkan bahwa mantan Menkumham & Hakim Konstitusi Dr H.Patrialis Akbar S.H, M.H diganjar hukuman berat delapan tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadillan Tipikor. Si penyuap pengusaha impor daging Basuki Haritman dan staf pribadinya Fenny Ng diijatuhi hukuman 7 tahun dan 5 tahun penjara, Senin (4/9) siang.

Dalam amar putusannya Ketua Majelis Hakim Nawawi Pamulango SH menyatakan terdakwa Patrialis terbukti bersalah dan meyakinkan menerima suap sebanyak Rp 2 miliar dari pengusaha daging impor Basuki Haritman. Suap diberi untuk memenangkan putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2005 terkait uji materi atas UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi yang diketuai Guru Besar Undip Semarang Prof Arief Hidayat SH.
Usai putusan dibacakan, politikus PAN Patrialis Akbar memanfaatkan tenggang waktu satu minggu berpikir untuk mengambil putusan menerima atau banding. Biasanya banding justru menambah hukumannya sepuluh sampai lima belas tahun penjara.(*)

Foto: Mantan Hakim Konstitusi/Menkumham Prof Patrialis Akbar serius mendengarkan pembacaan vonis Pengadilan Tipikor. Dok : Pribadi

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia