KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

PRESIDEN JOKOWI PADA PERAYAAN NATAL NASIONAL 2018: Jadilah Garam dan Terang Dunia !
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 30-Des-2018, 10:50:00 WIB

KabarIndonesia - Medan, Perayaan Natal Nasional 2018 hari Sabtu (29/12) berlangsung hikmat dan sukses, dihadiri sekitar 20 ribu lebih umat Kristiani yang memadati 2 gedung yang disediakan Panitia yaitu gedung Serbaguna Pemprovsu dan GOR Futsal Dispora, Jalan Pancing Medan.

Kehadiran Presiden Jokowi ke tempat acara, seperti biasa dengan semangat keceriaan Natal massa undangan, jemaat dari berbagai denominasi gereja menyambutnya saat memasuki gedung. Presiden disambut dengan tarian tortor Batak oleh ratusan penari yg juga diikuti oleh jemaat yang sudah hadir di gedung tersebut

Presiden Jokowi yang tiba selepas acara Ibadah Natal, dengan berpakaian adat/ulos Batak Toba dalam sambutannya mengajak umat Kristiani agar selalu menjadi 'garam dan terang' dunia. "Perayaan Natal adalah perayaan yang menghadirkan kedamaian sejati. Damai di hati kita semua, damai di Indonesia dan damai di bumi kita. Kedamaian ini harus terus rawat dan jaga, dengan selalu berdoa dan tulus bekerja. Dalam perayaan Natal kita juga perlu bersukacita atas anugerah-anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita, kepada bangsa Indonesia," sambutnya.

Kita telah dianugerahi keragaman yang luar biasa. Penduduk Indonesia sekarang sudah mencapai 260 juta jiwa. Hidup di 17 ribu pulau ysng dianugerahi perbedaan suku, agama dan budaya. Tapi ini bukan sumber perpecahan, tetapi menjadi potensi besar, untuk kekuatan bangsa Indonesia.

"Tuhan telah menganugerahi bangsa Indonesia dengan persaudaraan yang tinggi dan cinta kasih yang tinggi. Persatuan itu juga bersumber dari keragaman yang ada di Indonesia. Ada kekuatan kita yang tidak mudah dikalahkan oleh siapapun. Kita semua adalah bersaudara, sebsngsa dan setanah air," paparnya.

Oleh sebab itu, sambung Presiden, sebagai anugerah Tuhan kepada bangsa ini, maka keragaman dan persatuan harus terus dijaga. "Terus kita rawat, kita syukuri dengannsaling menghormati dan mengahargai. Juga saling membantu serta saling mengasihi", sambungnya.

"Kepada seluruh umat Kristiani, saya mengajak untuk selalu menjadi garam dan terang dunia. Dengan selalu membuka hati untuk menerima hikmat. Karena itu berbahagialah orang yang mendapat hikmat," kata Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan bahwa orang yang mendapat hikmat, keuntungannya melebihi emas dan perak, lebih berharga dari permata.
"Dengan menerima hikmat jalan kita akan penuh dengan rasa kebahagiaan, penuh dengan rasa kesejahteraan. Dengan hikmat kita secara bersama-sama bekerja membangun negara kita Indonesia. Dengan hikmat saling membantu sesama anak bangsa. Dengan hikmat kita persiapkan anak-anak kita untuk menghadapi masa depan dengan manusia-manusia yang unggul dan berahklak mulia. Dengan hikmat kita hadirkan rasa keadilan dosial di seluruh penjuru tanah air dan majukan negara Indonesia," sebutnya seraya mengakhiri sambutan dengan ucapan selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada semua yang hadir.
Kegembiraan dan semangat Natal tetap terpancar dari segenap undangan dan jemaat dan berlanjut hingga saat Presiden akan meninggalkan acara, tampak para hadirin berlomba-lomba menyalami dan berswafoto. Sementara Presiden Jokowi dengan sabar melangkah perlahan keluar gedung sambil melayani permintaan warganya.

Acara Perayaan Natal Nasional 2018 ini dihadiri Ketua Umum Panitia Yasonna Laoly, Ketua Pengsrsh Luhut Binsar Panjaitan, Waketum Panitia Dumoly F Pardede, Ketua Pelaksana Harian Pdt R Bambang Jonan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Gubsu Edy Rahmayadi, Bungaran Saragih (mantan Menteri Pertanian), Penasehat Panitia Dr.R.E.Nainggolan dan drg Annita, Wakil Ketua John Eron Lumbangaol, Sekretaris Panitia Jadi Pane, para Bupati, Tamu Negara, para Pimpinan Gereja. 
Perayaan Natal ini dengan Pengkhotbah Ephorus BNKP Pdt Tuhoni Telaumbanua PhD, doa syafaat oleh Uskup Agung (E) Mgr A B Sinaga OFM Cap, sementara acara yang berlangsung sore hingga malam hari diisi dengan lagu-lagu pujian/hiburan Natal oleh paduan suara anak dan sejumlah artis. Mereka antara lain: Tio Fanta Pinem, Olivia Pardede, Rani Simbolon, Amat Amigos, Rita Butar-butar, Berlian Hutauruk, dan Dipo Pardede. Tak lupa pula pertunjukan medley lagu dari berbagai etnis di Sumatera Utara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia