KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDr Ir H Salahuddin Wahid (Gus Sholah) Adik Kandung Presiden ke-4 RI Tutup Usia oleh : Danny Melani Butarbutar
02-Feb-2020, 18:29 WIB


 
 
KabarIndonesia  - Breaking News Kompas tv kemarin (2/2) sekitar pkl. 23.00 dan Dandy Bayu Bramasta KOMPAS.com memberitakan jika KH Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah, meninggal dunia pada Minggu (2/2/2020) malam.

Almarhum  Gus Sholah yang juga pengasuh
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA








 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 
Menu Aceh Sie Asap Localeco 20 Feb 2020 04:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Ormas PADI Desak Presiden Jokowi Pecat Yasonna Laoly
Oleh : Syekh Ndoy | 04-Feb-2020, 03:09:52 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Edi Prastio, SH, MH, CLA., Ketua Umum DPP Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) mendesak Presiden Jokowi untuk memecat atau mereshuffle Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly, usai mencopot Ronny F. Sompie dari kursi Dirjen Imigrasi.

Yasonna Laoly dinilai banyak syarat kepentingan pribadi dan partai dalam menggunakan wewenang dan jabatannya. Ormas PADI juga menganggap, Menkumham buang badan lantaran mencopot Ronny F. Sompie pasca pihak imigrasi meralat informasinya soal keberadaan Harun Masiku. 
Kata Edi Prastio, sesuai informasi Ronny F. Sompie, ternyata buronan kasus suap PAW DPR RI ini, pada 7 Januari 2020 sudah berada di Indonesia. Sedangkan Yasonna Loaly mengatakan pada 6 Januari 2020 berangkat ke luar negeri.
"Kesalahan informasi ada di Menkumham. Kenapa yang dicopot atau digeser Dirjen Imigrasi yang memberikan informasi yang benar?. Untuk itu kami minta Presiden Jokowi untuk memecat Yasonna Laoly, sebagai Menkumham," kata Edi Prastio Ketua Umum DPP PADI saat jumpa pers, Kamis, (30/01/2020).
Saat jumpa pers Edi Prastio, SH, MH, CLA., di dampingi Moch. Kholil Al Farouq, SH, M. PdI Sekjen DPP PADI, Robinson, SH Ketua OKK DPP PADI, Oscar Pendong, Waketum DPP PADI dan jajaran pengurus DPP PADI lainnya.

PADI menilai pencopotan Ronny dinilai tidak cukup. Sebab, jabatan tertinggi pada institusi Kementerian Hukum dan HAM yaitu Menkumham Yasonna Laoly. "Pak Jokowi lebih baik mencopot Menkumhan Yasonna Laoly. Karena, bagaimana-pun, dialah pemegang otoritas tertinggi Kementerian Hukum dan HAM," tambah pengacara terkenal ini.

Edi sapaan akrabnya menilai, Kementerian Hukum dan HAM telah diduga menyebarkan informasi sesat kepada publik soal keberadaan buronan KPK, yaitu kader PDI Perjuangan Harun Masiku. Terlebih, Yasonna sempat yakin bahwa Harun berada di luar negeri sejak 6 Januari 2020. Padahal, Harun sempat melintas di Bandara Soekarno-Hatta pada 7 Januari 2020.

"Faktanya dia (Yasonna) telah berkata tidak sesuai dengan fakta terkait keberadaan Harun Masiku. Jadi harusnya Yasonna ikut bertanggungjawab atas situasi hari ini," tegasnya.
Edi menjelaskan berdasarkan keterangan Yasonna, tanggal 16 Januari kemarin yang menyebutkan Harun masih berada di Singapura. Sedangkan Dirjen Imigrasi Ronny berkata lain.

"Ini simpang siurnya dan ada motif kepentingan kelompok Yasonna yang menjadi pengurus PDIP. Terlihat nampak Yasonna sebagai Menkumham menggunakan jabatannya untuk melindungi kepentingan PDIP yang terseret kasus suap PAW Harun Masiku," tukasnya.

Selain itu kata Edi, Yasonna Laoly sebagai Menkumham melakukan konferensi pers pembelaan terhadap PDIP. Padahal kata Edi, seharusnya Yassona Laoly sebagai Menkumham harus bisa memisahkan jabatan Menteri dan jabatan di partai.

"Sungguh tidak etis hadir di konferensi pers PDIP terkait kasus suap PAW Harun Masiku kepada anggota KPU RI Wahyu Setiawan. Pak menteri sudah terseret kepada kepentingan pribadi dan kelompoknya, karena itu sudah sepantasnya Jokowi mencopot Yasonna Laoly dari Menkumham," pungkasnya. (*)      

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 
IMLEK AGAR KITA MELEK 23 Jan 2020 05:21 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia