KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit, dan Tol Media (Sebuah Kesaksian untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
FamGofest 2019 Hadir di BSD City 21 Nov 2019 09:18 WIB

 

 

Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji (18)

 
NASIONAL

Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji (18)
Oleh : Tonny Djayalaksana | 09-Aug-2019, 17:54:21 WIB

KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (17), telah saya tuliskan kata-kata indah dan inspiratif yang pernah dikatakan atau dilontarkan oleh Jokowi sebagai wujud dan cerminan dari kemuliaan akhlaknya.

Begitu mulianya akhlaknya seorang Jokowi, namun di mata lawan-lawan tetap saja, beliau adalah satu-satunya manusia di Republik ini yang harus disingkirkan.       

Maka ketika proses Pilpres ini berlangsung, pihak lawan Jokowi tidak henti-hentinya mem-bully-nya. Mulai dari dikatakan sebagai tukang bohong, karena ada beberapa janji Jokowi ketika kampanye Pilpres tahun 2014 yang belum terpenuhi. Sebut saja diantaranya seperti janji untuk mengambil alih Indosat, tidak menaikan harga BBM dan juga Listrik, menyediakan 10 juta lapangan kerja, tidak impor pangan dan masih banyak lagi.          

Dalam pemahaman saya, yang namanya JANJI itu, kalau belum terpenuhi bukanlah sebuah tindak kejahatan. Kalau pun saat ini belum terpenuhi yang dalam istilah hukum disebut WANPRESTASI, itu masuk dalam katagori PERDATA. JANJI yang belum terpenuhi juga bisa diartikan sebagai HUTANG. Dilihat dari kacamata agama maupun spiritualitas tidak ada yang salah.          

Beda dengan kubu lawan, yang mana mereka selalu memproduksi sebuah kebohongan yang nyata. Dalam istilah sekarang yang populer disebut HOAXS. Yaitu suatu peristiwa yang tidak ada, alias bohong, atau palsu, terus diada-adakan, seolah-olah sebuah kebenaran.           

Perihal yang demikian itu dalam kacamata hukum adalah sebuah tindakan KEJAHATAN yang masuk katagori PIDANA dan jelas hukumannya. Bahkan jika dilihat memakai kacamata AGAMA, jelas dilarang karena berbuat sebuah KEJAHATAN, sama dengan berbuat DOSA. Jika dilihat memakai kacamata SPIRITUALITAS, perbuatan sebuah KEJAHATAN jelas hukum KARMANYA. Yang bersangkutan juga akan menuai hasil yang sama, bahkan mungkin lebih dahsyat dari apa yang ditabur tadi.          

Lalu Jokowi juga dituduh sebagai antek asing dan aseng, Negara berhutang sama Cina untuk membangun infrastruktur secara besar-besaran. Akhirnya negara tidak mampu bayar, dan sebagai akibatnya, negara Indonesia akan disita dan menjadi milik negara Cina.          

Penjelasan dalam perihal yang demikian itu, hanya mengada-ada belaka.  Namun karena diberitakan secara masif dan terus menerus tanpa henti agar bisa menjadi sebuah KEBENARAN. Pasalnya, selama bumi ini ada, belum ada satu Negara pun yang mempunyai hutang lalu bangkrut, tidak bisa bayar hutang, terus disita negaranya. Semua sudah ada aturan hukum internasional yang mengaturnya.          

Jika saya lihat dari perspektif AGAMA atau SPIRITUALITAS, di Semesta ini yang mana milik Makhluk atau Manusia? Bukankah Alam Semesta berikut isinya semua milik Tuhan/Allah sebagai Sang Kecerdasan Semesta Tanpa Batas? Apakah memang ada yang bisa memiliki sesuatu yang ada di Semesta ini, selain DIA?          

Maka sesungguhnya bagi manusia-mansia yang tingkat KESADARANnya sudah tinggi, mereka tentu bisa memahami bahwa sesungguhnya kita sebagai penduduk bumi ini adalah SATU BANGSA, yaitu bangsa MANUSIA, SATU TANAH AIR yaitu BUMI dan SATU BAHASA, yaitu BAHASA CINTA. (Bersambung)       

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia