KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Kehidupan Bangsa Indonesia
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 27-Okt-2017, 08:25:28 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, menyongsong peringatan Hari Pemuda 28 Oktober 2017, Dewan Pengurus Pusat (DPP) KERABAT (Kerukunan Masyarakat Batak), menggelar Seminar "Sejarah Kelahiran Kesaktian Pancasila", pada hari Rabu 25 Oktober 2017, di Gedung Juang 45, Jln Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat.

Tampil sebagai pembicara Dr HP Panggabean SH MS (Mantan Hakim yang juga Ketua Umum DPP KERABAT), Prof Dr H Muhammad Baharun SH MA (Ketua Komisi Hukum MUI Pusat), dan Dr Ir H Marzuki Usman MA (Mantan Menteri Pariwisata Pos Telekomunikasi dan Menteri Kehutanan Perkebunan). Sementara moderator diperankan Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Dosen FEB Universitas Trisakti Jakarta).

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS, Politisi Akademisi dan Diplomat, yang juga sebagai salah satu pembicara menyatakan bahwa Pancasila pada kehidupan kemasyarakatan dalam negara Republik Indonesia adalah paling sentral, paling inti, akar utama, segala rangkuman nilai-nilai terpokok, dan ideologi falsafah dasar.

“Jadi kalau MPR mengatakan 4 (empat) pilar kebangsaan, saya justru sarankan 5 (lima) pilar. Yakni Pancasila sebagai pilar sentral atau pilar induk, pilar berikutnya Proklamasi, UUD ’45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tanpa Proklamasi, sulit membayangkan bagaimana keberadaan empat pilar tersebut,” kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan ini.

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS yang mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden Abdurrahman Wahid ini mengatakan posisi Pancasila akan abadi dalam konstitusi, dan pembukaan UUD ’45 tidak akan dirubah siapa pun. Untuk itu, cara pandang Pancasila harus holistik menyeluruh dan integralistik terpadu dalam lima sila.

“Dengan demikian Pancasila adalah jalan dan tujuan perjuangan masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah pilar induk sebagai falsafah dasar negara yang menjadi sumber dari segala sumber hukum,” ujarnya.

Ditegaskannya, Pancasila sebagai puncak dari segala puncak, inti dari segala inti nilai-nilai yang menjadi konstutional atau formal ideology tidak berubah dan akan abadi. Persoalannya, bagaimana menjabarkan Pancasila sebagai formal ideology menjadi living ideology yakni ideologi yang hidup secara permanen, dinamis, dan berkelanjutan.

“Artinya, Pancasila hidup dan terlaksana dalam semua sistem. Pancasila menjadi ideologi dalam demokrasi, menjadi ideologi dalam politik. Pancasila menjadi ideologi basis pendidikan yang menjadi sistem pendidikan Pancasila,” serunya.

Pada akhir paparannya, mantan Duta Besar untuk Skandinavia meliputi Denmark dan Lithuania ini menegaskan, pokoknya Pancasila bukan hanya di atas kertas tapi living ideology. Hidup dalam ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya, dan lainnya. Bukan hanya itu, Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari baik kenegaraan, kemasyarakatan, maupun kekeluargaan. “Jadi pendidikan karakter itu penting trust based yakni jujur dan terpercaya. Untuk itu, bangunlah sistem dari akarnya bukan dari pohonnya,” pungkasnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia