KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPemprov Jateng Keliru Tafsirkan UU Kebudayaan oleh : Gunoto Saparie
16-Jan-2018, 22:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai keliru dalam menafsirkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Undang-undang tersebut mengamanatkan pembentukan Lembaga Wali Amanat (LWA), namun pemprov justru memfasilitasi pendirian Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).  
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Kehidupan Bangsa Indonesia
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 27-Okt-2017, 08:25:28 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, menyongsong peringatan Hari Pemuda 28 Oktober 2017, Dewan Pengurus Pusat (DPP) KERABAT (Kerukunan Masyarakat Batak), menggelar Seminar "Sejarah Kelahiran Kesaktian Pancasila", pada hari Rabu 25 Oktober 2017, di Gedung Juang 45, Jln Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat.

Tampil sebagai pembicara Dr HP Panggabean SH MS (Mantan Hakim yang juga Ketua Umum DPP KERABAT), Prof Dr H Muhammad Baharun SH MA (Ketua Komisi Hukum MUI Pusat), dan Dr Ir H Marzuki Usman MA (Mantan Menteri Pariwisata Pos Telekomunikasi dan Menteri Kehutanan Perkebunan). Sementara moderator diperankan Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Dosen FEB Universitas Trisakti Jakarta).

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS, Politisi Akademisi dan Diplomat, yang juga sebagai salah satu pembicara menyatakan bahwa Pancasila pada kehidupan kemasyarakatan dalam negara Republik Indonesia adalah paling sentral, paling inti, akar utama, segala rangkuman nilai-nilai terpokok, dan ideologi falsafah dasar.

“Jadi kalau MPR mengatakan 4 (empat) pilar kebangsaan, saya justru sarankan 5 (lima) pilar. Yakni Pancasila sebagai pilar sentral atau pilar induk, pilar berikutnya Proklamasi, UUD ’45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tanpa Proklamasi, sulit membayangkan bagaimana keberadaan empat pilar tersebut,” kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan ini.

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS yang mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden Abdurrahman Wahid ini mengatakan posisi Pancasila akan abadi dalam konstitusi, dan pembukaan UUD ’45 tidak akan dirubah siapa pun. Untuk itu, cara pandang Pancasila harus holistik menyeluruh dan integralistik terpadu dalam lima sila.

“Dengan demikian Pancasila adalah jalan dan tujuan perjuangan masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah pilar induk sebagai falsafah dasar negara yang menjadi sumber dari segala sumber hukum,” ujarnya.

Ditegaskannya, Pancasila sebagai puncak dari segala puncak, inti dari segala inti nilai-nilai yang menjadi konstutional atau formal ideology tidak berubah dan akan abadi. Persoalannya, bagaimana menjabarkan Pancasila sebagai formal ideology menjadi living ideology yakni ideologi yang hidup secara permanen, dinamis, dan berkelanjutan.

“Artinya, Pancasila hidup dan terlaksana dalam semua sistem. Pancasila menjadi ideologi dalam demokrasi, menjadi ideologi dalam politik. Pancasila menjadi ideologi basis pendidikan yang menjadi sistem pendidikan Pancasila,” serunya.

Pada akhir paparannya, mantan Duta Besar untuk Skandinavia meliputi Denmark dan Lithuania ini menegaskan, pokoknya Pancasila bukan hanya di atas kertas tapi living ideology. Hidup dalam ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya, dan lainnya. Bukan hanya itu, Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari baik kenegaraan, kemasyarakatan, maupun kekeluargaan. “Jadi pendidikan karakter itu penting trust based yakni jujur dan terpercaya. Untuk itu, bangunlah sistem dari akarnya bukan dari pohonnya,” pungkasnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia