KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Batik adalah Indonesia 13 Okt 2018 19:47 WIB

Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
NASIONAL

Menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Kehidupan Bangsa Indonesia
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 27-Okt-2017, 08:25:28 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, menyongsong peringatan Hari Pemuda 28 Oktober 2017, Dewan Pengurus Pusat (DPP) KERABAT (Kerukunan Masyarakat Batak), menggelar Seminar "Sejarah Kelahiran Kesaktian Pancasila", pada hari Rabu 25 Oktober 2017, di Gedung Juang 45, Jln Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat.

Tampil sebagai pembicara Dr HP Panggabean SH MS (Mantan Hakim yang juga Ketua Umum DPP KERABAT), Prof Dr H Muhammad Baharun SH MA (Ketua Komisi Hukum MUI Pusat), dan Dr Ir H Marzuki Usman MA (Mantan Menteri Pariwisata Pos Telekomunikasi dan Menteri Kehutanan Perkebunan). Sementara moderator diperankan Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Dosen FEB Universitas Trisakti Jakarta).

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS, Politisi Akademisi dan Diplomat, yang juga sebagai salah satu pembicara menyatakan bahwa Pancasila pada kehidupan kemasyarakatan dalam negara Republik Indonesia adalah paling sentral, paling inti, akar utama, segala rangkuman nilai-nilai terpokok, dan ideologi falsafah dasar.

“Jadi kalau MPR mengatakan 4 (empat) pilar kebangsaan, saya justru sarankan 5 (lima) pilar. Yakni Pancasila sebagai pilar sentral atau pilar induk, pilar berikutnya Proklamasi, UUD ’45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tanpa Proklamasi, sulit membayangkan bagaimana keberadaan empat pilar tersebut,” kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan ini.

Prof Dr H Bomer Pasaribu SH SE MS yang mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden Abdurrahman Wahid ini mengatakan posisi Pancasila akan abadi dalam konstitusi, dan pembukaan UUD ’45 tidak akan dirubah siapa pun. Untuk itu, cara pandang Pancasila harus holistik menyeluruh dan integralistik terpadu dalam lima sila.

“Dengan demikian Pancasila adalah jalan dan tujuan perjuangan masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah pilar induk sebagai falsafah dasar negara yang menjadi sumber dari segala sumber hukum,” ujarnya.

Ditegaskannya, Pancasila sebagai puncak dari segala puncak, inti dari segala inti nilai-nilai yang menjadi konstutional atau formal ideology tidak berubah dan akan abadi. Persoalannya, bagaimana menjabarkan Pancasila sebagai formal ideology menjadi living ideology yakni ideologi yang hidup secara permanen, dinamis, dan berkelanjutan.

“Artinya, Pancasila hidup dan terlaksana dalam semua sistem. Pancasila menjadi ideologi dalam demokrasi, menjadi ideologi dalam politik. Pancasila menjadi ideologi basis pendidikan yang menjadi sistem pendidikan Pancasila,” serunya.

Pada akhir paparannya, mantan Duta Besar untuk Skandinavia meliputi Denmark dan Lithuania ini menegaskan, pokoknya Pancasila bukan hanya di atas kertas tapi living ideology. Hidup dalam ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya, dan lainnya. Bukan hanya itu, Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari baik kenegaraan, kemasyarakatan, maupun kekeluargaan. “Jadi pendidikan karakter itu penting trust based yakni jujur dan terpercaya. Untuk itu, bangunlah sistem dari akarnya bukan dari pohonnya,” pungkasnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Bakul Kejujuran 17 Okt 2018 13:02 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia