KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
NASIONAL

Mendagri Melantik Drs Eko Subowo Menjadi Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Jun-2018, 08:20:02 WIB

KabarIndonesia - Medan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Eko Subowo sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi yang telah habis masa jabatannya. Pelantikan ini dilakukan di Aula Raja Inal, kantor Gubernur Sumatera Utara, pada Jumat (22/6/2018).

Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri menginformasikan bahwa pelantikan Penjabat Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Sumatera Utara. Keppres Nomor 107/P ini ditetapkan pada 8 Juni 2018. Sedangkan dasar penunjukan Penjabat Gubernur ini adalah Pasal 201 Ayat 10 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Sebelumnya, Kemendagri mengajukan nama Inspektur Jenderal Martuani Sormin sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara untuk menggantikan Tengku Erry Nuradi. Setelah menuai polemik, akhirnya Kemendagri memenuhi janjinya dan memastikan Pj Gubernur Sumut berasal dari internal pihaknya. Terbukti dengan dilantiknya Drs. Eko Subowo, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, yang akan menjabat selaku Gubsu hingga pelantikan pejabat definitif hasil Pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Dalam pelantikan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo memberi penegasan kepada Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik untuk melaksanakan pemerintahan dengan membangun komunikasi intensif dengan DPRD, Forkopimda, pimpinan OPD.

"Penjabat Gubernur Sumatera Utara memiliki dua tugas, yakni mengefektifkan pemerintahan daerah dan menyukseskan Pilkada Gub/wagub Sumut, karena itu Eko Subowo diminta membangun koordinasi yang baik dalam melaksanakan bantuan dan fasilitasi pelaksanaan dengan unsur Forkopinda, KPU, dan Bawaslu untuk menyukseskan Pilkada," jelas Tjahjo dalam arahannya.

Selain itu Tjahjo juga meminta agar Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik menyukseskan Pilkada di wilayahnya, yakni pemilihan Bupati (Pilbup) Padang Lawas Utara, Batu Bara, Padang Lawas, Langkat, Deli Serdang, Tapanuli Utara dan Dairi, serta pemilihan Walikota (Pilwalkot) Padang Sidempuan. "Penjabat Gubernur Sumatera Utara segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu," jelas Tjahjo.

Lebih lanjut, Menteri Tjahjo yang berasal dari Partai PDI-P itu juga meminta penjabat Gubernur Sumatera Utara melaksanakan tugas pemerintahan daerah berpedoman pada Nawa Cita (sembilan agenda strategis) Pemerintahan Jokowi.

Secara khusus dalam rangka Pilkada Sumut, Tjahjo Kumolo meminta Eko Subowo segera berkoordinasi dengan Kapolda dan Pangdam di Sumatera Utara untuk memberikan bantuan dan dukungan terutama dalam menjamin stabilitas keamanan di Sumut saat Pilkada. Tjahjo juga mengingatkan agar Eko bisa menjamin netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). "Tindak tegas jika dan SKPD atau ASN yang tak netral dalam Pilkada," ucapnya.

Tjahjo Kumolo juga mengingatkan tugas seorang Pj Gubernur adalah bekerja melayani masyarakat. Tidak terseret oleh kepentingan politik praktis. Apalagi sampai ikut poros-porosan.
"Penjabat Gubernur mengawal netralitas ASN dan TNI/Polri. Di Sumatera Utara, jangan ada poros-porosan, poros aparatur negara hanya satu yakni poros bekerja. Kalau ada SKPD yang tak netral maka usulkan ke Mendagri untuk diganti. Pers juga harus ikut memonitor, Pak Eko sudah pengalaman." tegas Tjahjo.

Usai pelantikan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menitipkan tugas pertama kepada Eko Subowo, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, untuk mendatangi kawasan lokasi tenggelamnya kapal Sinar Bangun yang mengambil korban ratusan orang (18/6)

"Besok pagi, tugas utama Penjabat Gubernur untuk datang ke Samosir dan Tigaras (Danau Toba), silahkan meninjau wilayah pencarian dan memberi dukungan kepada aparat dan petugas yang sedang mencari korban. Bantu pencarian korban. Semoga masih ada yang selamat," pungkas Tjahjo.

Sementara itu, Biro Humas Setdaprov Sumut menginformasikan selepas pelantikan penjabat Gubsu, jajaran Pemprov menggelar acara singkat melepas mantan Gubsu/Wagubsu Tengku Erry Nuradi dan Nurhajizah Marpaung di lobi utama kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro, Medan, Jumat (22/6/2018) siang.

Isak tangis mengiringi langkah mantan Bupati Sergai itu meninggalkan kantor yang sudah ditempatinya sejak 2013 sebagai Wagubsu mendampingi Gubernur Gatot Pujo Nugroho yang tersandung kasus korupsi.

Iliyas Sitorus, Kabiro Humas Setdaprovsu, melaporkan bahwa Sekda Sabrina saat memberikan kata sambutan pelepasan Tengku Erry, berharap mantan pimpinannya itu beserta keluarga tetap diberikan kesehatan dan berbuat untuk Sumut. "Bapak selama ini tidak pernah marah. Kami tahu itu bukan berarti kerja kami baik. Kami doakan Bapak agar tetap sehat. Terima kasih atas arahannya selama ini," tutur Sabrina.

Tengku Erry beserta istri, Evi Diana Sitorus langsung meneteskan air mata begitu mendengar ucapan Sabrina. Sembari memegang tisu, tangan kanan Tengku Erry terlihat menyeka air mata yang hendak jatuh.

Penjabat Gubsu, Eko Subowo berharap Tengku Erry tetap mau berkontribusi untuk kemajuan Sumut meski sudah tidak menjabat lagi. "Bantu kami, pintu saya selalu terbuka lebar untuk kehadiran Bapak. Saya pikir semua juga demikian," tutur Eko.

Pada kata akhir pelepasannya selaku Gubsu, Tengku Erry berharap penggantinya dapat membawa Sumut ke arah yang lebih baik. Pejabat eselon II di Pemprovsu terlihat ikut melepas kepergian Tengku Erry dari Kantor Gubernur Sumut. Demikian disampaikan Iliyas Sitorus kepada pewarta kabarindonesia.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia