KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 
 
NASIONAL

Markus Nari Mengaku Pertemuan dengan Miryam, Tersangka Keterangan Palsu E-KTP
Oleh : Eliyah A M S | 10-Apr-2017, 20:29:58 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Politisi Partai Golkar asal Sulawesi Selatan, Markus Nari mengakui pernah melakukan pertemuan dengan Politisi Partai Hanura yakni Miryam S Haryani. Pertemuan tersebut terjadi sekitar satu bulan lalu di Pacific Place.

"Satu bulan lalu kalau tidak salah di Pasific Place (Pertemuan dengan Miryam)" Ujar Markus saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017)

"Ada proyek yang dia (Miryam) minta ke saya yang sudah lalu. Saya diminta untuk mendesain proyek resort dan saya oke, saya bantu. Dengan catatan dia coba siapkan lahannya" penjelasan lanjut Markus.

Jaksa KPK juga menanyakan kepada Markus Nari terkait pertemuan lainnya bersama Miryam, tetapi Markus mengaku lupa. Jaksa juga kurang yakin kepada Markus, apakah benar Markus hanya datang sendirian saja saat bertemu Miryam.

Sebagai informasi, Miryam S Haryani sudah ditetapkan sebagai tersangka pemberian keterangan tidak benar atau palsu oleh KPK. Dugaan keterangan palsu itu disebut KPK diberikan Miryam saat persidangan korupsi E-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Miryam disangkakan melanggar pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). (*) *)


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia