KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita 18 Mei 2019 04:40 WIB

 

Kominfo Diminta Tangkal Informasi Tidak Benar (Hoaks)

 
NASIONAL

Kominfo Diminta Tangkal Informasi Tidak Benar (Hoaks)
Oleh : Iskandar | 12-Mar-2019, 14:53:59 WIB

KabarIndonesia - Ditengah kemajuan teknologi yang serba internet saat ini, masyarakat Indonesia telah mengandalkan media sosial sebagai tempat mendapatkan dan penyebaran informasi. Sampai saat ini, media sosial telah menjadi sumber berita utama bagi masyarakat Indonesia. Kemudahan mengakses internet membuat pengguna media sosial dengan cepat memperoleh informasi maupun berita, serta dapat menyebarkan.

Akan tetapi, dari sekian banyak informasi atau berita yang diterima dijejaring media sosial tidak sedikit yang merupakan informasi yang pantas untuk diragukan kebenarannya. Namun, karena tidak memiliki kemampuan menyaring berita bohong, tak jarang masyarakat menerima begitu saja dan bahkan ikut menyebarkan kabar bohong.
Dalam hal ini, masyarakat Indonesia khususnya para pengguna media sosial dalam posisi dilema, karena kebenaran dan kebohongan semakin sulit dibedakan dalam menggunakan media sosial akhir-akhir.

Demikian Iskandar, Kabid PTKP HMI Cabang Jakarta Raya mengatakan kepada awak media ini, pada Selasa,(12/03/19)

Lebih lanjut Iskandar mengatakan bahwa untuk kondisi tersebut, pemerintah harus mampu menangkal dan menjaring konten-konten yang berbau fitnah, berita bohong (Hoax). Dalam momentum kampanye Pilpres dan Pileg hari ini diperlukan antisipasi konflik sosial, karena penyebaran berita bohong mengandung fitnah dan ujaran kebencian.

Mencermati maraknya berita bohong, fitnah ujaran kebenfia di medsos, dia mengharapkan Lembaga Kementerian Komunikasi dan Informatika, harus dapat memaksimalkan pencegahan dini terhadap penyebaran informasi tidak benar. "Serta kami berharap kepada institusi Polri dapat menangkal jejaring media sosial yang menyebarkan konten-konten Hoax," statemen akhir Iskandar.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Umat Yang Bingung 18 Mei 2019 15:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia