KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPeringatan HUT Kemerdekaan Indonesia Ke-73 dari Kota Banda Aceh oleh : Bang Rachmad
17-Aug-2018, 22:46 WIB


 
 
KabarIndonesia - Banda Aceh, Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 diperingati di seluruh Indonesia begitu pula di kota Banda Aceh.
 
Ratusan bendera merah putih berkibar di sepanjang jalan kota Banda Aceh, kantor-kantor pemerintahaan dan swasta serta
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rindu 28 Jul 2018 11:02 WIB

Hujan 28 Jul 2018 11:02 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Kemenko Maritim: Geopark Menjadi UGG Jika Pemerintah Daerah Serius Mengembangkannya
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 22-Mei-2018, 12:30:31 WIB

KabarIndonesia - Parapat, Pemerintah melalui Kemenko Maritim terus berupaya mendukung percepatan Geopark Kaldera Toba (GKT) menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang berfungsi sebagai koordinator dan sinkronisator Kementerian/Lembaga terkait, dengan sigap kembali meninjau lokasi setelah sebelumnya membentuk Komite Nasional Geopark Indonesia (Adhoc). Demikian berita yang pewarta media ini sebagaimana ditayangkan pada website Deputi Kemenko Maritim pada Kamis, (17/5).

“Ini lebih mempermudah bila ada masalah akan kita pecahkan secara bersama-sama. Misalkan, begitu kita dapat masalah yang belum selesai, kami dari Kemenko Maritim akan lebih mudah untuk mengundang semua pihak yang terkait, jadi dimana masalahnya akan kita selesaikan, jadi jelas ini tugas siapa dan wewenang siapa,” ujar Deputi Bidang SDA, Iptek dan Budaya Maritim, Safri Burhanudin disela peninjauan bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara dan perwakilan Kementerian/Lembaga terkait ke Geosite Hutaginjang, Sumatera Utara, Kamis (17/5).

Safri Budiman menjelaskan, Geopark Kaldera Toba sempat terkatung-katung statusnya untuk dinaikkan menjadi UNESCO Global Geopark. Diduga, sebelumnya tidak ada yang menggerakkan kembali, dikarenakan pada saat itu Pemerintah Daerah masih belum mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada Geopark Kalder Toba.

“Kemenko Maritim inilah yang berperan sekarang untuk lebih mempercepat. Awalnya hal ini hampir-hampir ditinggalkan. Sekarang Pemerintah Daerah sudah sadar makanya mereka bergerak cepat, dan kami yakin bahwa tahun depan sudah harus jadi,” oleh sebab, pada bulan Juli tahun 2018 ini, Geopark Kaldera Toba akan ditinjau dan dinilai kembali oleh Tim Asesor dari UNESCO.

Ditambahkan oleh Safri, sejatinya Geoparks itu adalah bagian dari daerah dan dikembangkan oleh pemerintah daerah, Pemerintah Pusat hanya bersifat membantu. Terkait dengan pemahaman sebagian pihak yang mengatakan bahwa, Geopark itu bisa berkembang apabila sepenuhnya mendapat bantuan pemerintah pusat, Deputi SDA, Iptek Budaya ini menyatakan, bahwa itu adalah pemikiran yang keliru.

“Pusat ini sifatnya hanya melengkapi apa yang kurang dari daerah, jadi Geopark itu hanya berkembang apabila daerah yang bergerak lebih dulu. Makanya Geopark ini tidak jadi-jadi karena hanya mengharap dari pusat, itu salah satu kelemahan, coba lihat Geopark Ciletuh, tanpa pusat mereka jadi, karena pemerintah daerah yang memang berniat untuk mengembangkannya,” tambah Safri.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung mengungkapkan apresiasinya kepada Kementerian/Lembaga terkait, terutama kepada Kemenko Maritim, yang dinilainya telah bersungguh-sungguh untuk membantu menaikkan status Geopark Kaldera Toba.
“Saya atas nama pribadi dan mewakili masyarakat Sumatera Utara sangat berterima kasih atas keseriusan pemerintah, setelah sebelumnya kenaikan status ini sempat ditolak pada tahun 2015 lalu,” ujarnya.

Diakui oleh Nurhajizah, pada saat ini upaya pemerintah melalui Kemenko Maritim sangat berbeda dengan yang terdahulu, oleh karena yang terdahulu terkesan hanya wacana dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami yakin sekarang adalah saatnya, karena yang dahulu antara Pemerintah pusat dan Daerah tidak sinergi, saat ini masyarakat juga bahu membahu untuk merealisasikan ini, utamanya untuk terus menjaga kebersihan. Kami di Pemerintah Daerah akan terus memantau dan mengarahkan Kabupaten tentunya dengan koordinasi dari Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Sebagaimana dilansir dari data Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Danau Toba adalah danau kaldera terbesar di dunia dan danau terluas di Indonesia (panjang 87 Km dengan lebar 27 Km). Kawasan dinding Kaldera Toba memiliki morfologi perbukitan bergelombang sampai terjal dan lembah-lembah membentuk morfologi dataran dengan batas 'caldera rim watershed'.

Danau Toba dengan luas daerah tangkapan air (catchment area) 3.658 km² dan luas permukaan danau 1.103 km². Daerah tangkapan air ini berbentuk perbukitan ( 43%), pegunungan (30 %) dengan puncak ketinggian 2.000 meter dpl (27%) sebagai tempat masyarakat beraktifitas.

Mengingat bahwa yang bernilai warisan dunia adalah peninggalan dari letusan super volcano Toba yang berdampak global berupa Danau Toba, yang tiada lain adalah suatu Kaldera Kuarter terbesar di dunia, maka diusulkanlah geopark tersebut pada tahun 2013 dengan nama Geopark Kaldera Toba.

Kawasan ini mencakup bagian dari wilayah administrasi dari tujuh kabupaten yang mempunyai pantai di Danau Toba yang dibatasi oleh kaldera rim yaitu Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya diperoleh informasi bahwa sekitar tahun 2015 yang lalu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata telah membangun sebuah gedung yang disebut sebagai Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba.

Gedung ini dibangun diatas tanah kawasan perkampungan si Raja Batak di Sigulatti, desa Sari Marrihit kec. Sianjurmulamula, kabupaten Samosir seluas 22 hektar di punggung gunung Pusuk Buhit sebelah Barat.

Sekarang, gedung ini dipakai sebagai kantor manajer pengelola geoarea Samosir. Ke tempat inil, Ny.Tito Karnavian berkunjung sekaligus membangun taman bhayangkari, juga Ibu Negara ny.Iriana Jokowi bersama OASE Kabinet Kerja. Yang terakhir, di kawasan ini diselenggarakan acara pembukaan Perayaan Paskah Nasional 2018 yang dihadiri Menteri PPPA Yohana.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjanaoleh : Rohmah S
17-Aug-2018, 22:49 WIB


 
  Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjana Amilia Agustin menjadi salah satu narasumber Adiwiyata Learning Center (ALC) Goes to School 2017 yang digelar oleh PT Astra International Tbk dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Oktober 2017. Ami sering kali dipercaya menjadi narasumber suatu acara, baik oleh perusahaan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia