KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

KALAH SECARA MEMALUKAN

 
NASIONAL

KALAH SECARA MEMALUKAN
Oleh : Tonny Djayalaksana | 29-Aug-2019, 12:02:13 WIB

KabarIndonesia - Analisa pribadi saya mengenai sosok Bambang Widjojanto yang menjadi Ketua Tim Pengacara pasangan calon 02, Prabowo-Sandi. Berdasarkan mozaik peristiwa demi peristiwa yang saling terkait, saya berani mensinyalir bahwa taraf kesadaran Bambang Widjojanto boleh dikatakan sudah sangat menurun. Akibatnya dia banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang secara hukum semesta akan mendatangkan hasil yang negatif. 

Tiba saatnya pada 27 Juni 2019 pembacaan keputusan Mahkamah Konstitusi untuk membacakan putusan hasil persidangan sengketa Pilpres antara pasangan Prabowo Sandi pasangan calon dengan nomor urut 02 sebagai Pemohon melawan KPU sebagai Termohon dan pasangan calon dengan nomor urut 01 Joko "Jokowi" Widodo-Maruf Amin sebagai Terkait. 

Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui bersama, ternyata hasilnya adalah MK menolak seluruh dalil gugatan Pemohon yang artinya sekaligus mengukuhkan keputusan KPU RI pada tanggal 21 Mei 2019 yang sudah menetapkan pasangan 01 Jokowi-Maruf Amin sebagai pemenang Pilpres periode 2019-2024. Dengan demikian selesai sudah drama gugatan sengketa Pilpres 2019-2024 yang sebelumnya digaungkan akan terjadi sesuatu yang mengejutkan. Ternyata hanya sebatas gaungnya saja.

Terkait hal ini, berikut saya lampirkan link artikel yang sangat menohok yang ditujukan kepada Bambang Widjojanto yang ditulis oleh Rudi S. Kamri: Kalah Secara Memalukan Hei kamu, Saya ingat bagaimana kamu membual dengan narasi-narasi yang sangat menyakitkan hati seluruh rakyat Indonesia (yang waras). 

Kamu bilang rezim ini otoriter, kamu bilang petahana curang, kamu bilang ini Pemilu paling brutal dan tuduhan-tuduhan kejam lainnya. Tapi ternyata kamu hanya omong-kosong. Semua dalil tuduhan kamu ternyata tidak terbukti dan ditolak seluruhnya oleh MK. Seluruhnya lho. Dan ini sangat memalukan !!! 

Kamu telah secara tidak elegan menyiram api ketidaklegowoan para pendukung Prabowo dengan bensin melalui narasi post truth yang ternyata penuh kebohongan. Dan mungkin kamu tidak sadar apa yang kamu lakukan itu menambah kerusakan sosial rakyat semakin parah terbelah. Tapi alhamdulillah, Tuhan itu maha hebat. 

Beliau memberikan ganjaran yang pantas dengan menyiram aib yang paling memalukan ke mukamu pada saat yang tepat di hadapan seluruh rakyat Indonesia. Jujur saya bahagia. Bukan hanya karena Pak Jokowi menang, tapi saya bahagia berbunga-bunga melihat kamu dipermalukan sedemikian parah. Dan ini adalah harga yang pantas yang harus kamu bayar atas semua yang telah kamu lakukan untuk bangsa ini. 

Saya menunggu apa yang akan kamu sarankan kepada Prabowo-Sandi. Apakah kamu masih ada punya sisa intelektualitas dalam dirimu untuk mendinginkan suasana atau mungkin justru semakin menambah ketidaklegowoan bagi Prabowo-Sandi. Will see.... Saya yang bahagia menikmati kekalahanmu, 

Rudi S Kamri 28062019

http://redaksiindonesia.com/read/kalah-secara-memalukan.html  

Proses perjalanan Pilpres 2019 yang akhirnya selesai dengan anti klimaks di persidangan MK tersebut, bagi saya adalah sebuah berkah. Saya sangat bersyukur, karena bisa mendapatkan pengetahuan serta pelajaran hidup yang sangat bermanfaat. Di samping bisa menyaksikan langsung mengenai hukum semesta tabur-tuai, sebab-akibat yang tidak pernah diingkari-Nya. 

Hal itu sekaligus juga mengukuhkan pemahaman saya bahwa sesungguhnya agama-agama yang saat ini banyak dipelajari dan diamalkan oleh para penganutnya, ternyata justru di situlah awal terjadinya kekerasan sampai kepada peperangan. 

 Bagaimana tidak? Sejak agama Samawi lahir hingga saat ini, tidak pernah jeda dari konflik, kekerasan serta peperangan. Bukankah hal itu menandakan adanya ketidakselarasan dari ajaran-ajaran agama tersebut? 

Termasuk di dalam ajang Pilpres yang baru lalu. Sebagai penutup dari buku yang berjudul Jokowi Utusan Semesta ini, berikut saya lampirkan sebuah video berbahasa Inggris berikut terjemahannya. Menurut saya ajakan dari video tersebut sangat relevan bagi seluruh bangsa manusia yang ada di muka bumi ini untuk bersama-sama menyerukan terwujudnya perdamaian dunia. 

Berikut ini link video dan terjemahannya: 

Agama Penyebab Perang Nomor Satu 
Saudara dan saudariku semua yang terkasih di seluruh dunia, agama yang kita anut telah memecah belah kita. Perang agama sudah merenggut jutaan nyawa, menjadikan jutaan dari kita kehilangan tempat tinggal, serta menciptakan permusuhan terbesar di tengahtengah umat manusia.

Banyak dari kita akan terkejut oleh apa yang akan kita dengar ini, namun kita memang harus memerhatikan halhal berikut ini jika kita benarbenar ingin menghadirkan kembali kedamaian yang telah hilang dari tengahtengah dunia kita. Bangsa China telah ada 2.070 tahun sebelum kelahiran Kristus. Sejarah Jepang yang pertama diceritakan 10 tahun sebelum kelahiran Kristus. Bangsa Korea sudah ada 2.333 tahun sebelum kelahiran Kristus juga. 

Sejarah India tercatat 3.300 sebelum kelahiran Kristus. Yesus (Semoga Beliau Selalu Dalam Kedamaian) yang lahir pada 1 AD, artinya Anno Domini, yang juga berarti "Tahun Tuhan Kita Yesus Kristus"; dan wafat pada 30/33 AD seperti yang dicatat oleh sejarah.  

Muhammad (Semoga Beliau Selalu Dalam Kedamaian) lahir pada tahun 570 CE, yaitu pada "Common Era", yang adalah 570 tahun setelah kelahiran Kristus dan wafat pada 632 CE. Sekarang, ada pertanyaanpertanyaan besar yang gagal ditanyakan oleh sebagian besar kita. 

Pertanyaan 1: "Apakah ada bukti bahwa selama ribuan tahun Bangsa Asia dan Bangsa India yang hidup sebelum Kristus itu tidak pernah mendengar tentang Tuhan, dan Tuhan membiarkan mereka eksis begitu saja?"  

Pertanyaan 2: "Bagaimanakah  bisa AlQuran, Alkitab dan setiap Kitab Suci Agama yang bersumber pada Bangsabangsa Yahudi dan Arab tidak pernah menyebut-nyebut Bangsa Asia dan Bangsa India; sejarah umat manusia seperti yang dinarasikan di dalam bukubuku tersebut hanya mencakup Orang Yahudi dan Orang Arab saja?" 

Pertanyaan 3: "Mari kita sepakat bahwa orang kulit putih dan orang kulit hitam adalah benarbenar berasal dari keturunan Adam dan Hawa. Oleh karena kita mempertimbangkan tampilan diri kita sendiri. Tetapi mengapa AlQuran dan Alkitab tak pernah menjelaskan dari mana asal Orang Cina, Orang Jepang, Orang Korea, dan Orang India?" 


Pertanyaan 4: "Bagaimanakah dua agama yang dikatakan sebagai agamaagama paling suci di dunia dan berawal dari dua anak lelaki dari ayah yang sama, yaitu Bapa Abraham, adalah agama yang paling terpecahbelah  dan menyebabkan kekacauan dan kebencian di antara sesama mereka dan juga bagi masyarakat lain di dunia ini?" 

Inilah Kebenarannya. Orang Kristen disebut sebagai Orang Kristen karena mereka memiliki keyakinan pada seorang nabi dan buku tertentu; orang Muslim disebut sebagai Orang Muslim karena juga mempercayai seorang nabi dan buku tertentu; Orang Yahudi disebut sebagai Orang Yahudi karena mereka percaya pada agama mereka sendiri; Orang Budha disebut sebagai Orang Budha karena mereka percaya pada cara beribadah mereka sendiri, dan begitu pula setiap agama yang lain. 

Tetapi Jangan Salah. Tidak ada bukti yang mendukung kuat bahwa Tuhan bermaksud membuat satu agama saja untuk seluruh dunia ini atau menganugerahi Firdaus hanya untuk satu agama tertentu saja. Namun, cukup beralasanlah jika kita mengatakan bahwa setiap orang akan dihakimi sesuai dengan keyakinannya masing-masing. 

Inilah Keyakinan Saya.  Dunia akan menjadi sebuah tempat yang damai, jika kita bisa mengizinkan kebebasan beragama untuk semua orang; bagaimana pun juga satu-satunya hal yang paling pasti di dalam kehidupan ini adalah kematian.    

Orang Yahudi akan mati, Orang Kristen akan mati, Orang Muslim akan mati, Orang Budha juga akan mati. Demikian pula setiap manusia dan makhluk yang bernyawa akan mati; namun penghakimannya tidak akan dilakukan oleh salah satu dari kita. Respon Anda (Saudara dan saudariku semua yang terkasih): Apa yang hendak Anda katakan sekarang? Apakah menurut Anda membunuh diri kita sendiri demi agama itu memadai, atau apakah Anda bersedia bergabung dengan kami untuk menegakkan kedamaian di tengah-tengah umat manusia dan menjadikan dunia kita ini sebuah tempat yang lebih baik?  

Ada sebuah pesan yang jelas: Kita semua perlu bersatu demi sebuah hal yang lebih besar jika kita benar-benar menginginkan kedamaian sejati. Sudah waktunya kita tak boleh menyerah pada pertikaian agama; sudah waktunya kita berhenti mengikuti para pemimpin agama yang salah; sudah waktunya buat kita saling memandang melalui benang merah kemanusiaan tanpa memerhatikan perbedaannya. 

Marilah kita menciptakan sebuah budaya yang mendorong hubungan pernikahan yang damai. Seorang suami yang memeluk Islam dan isteri yang memeluk agama Kristiani dapat hidup dalam damai, jika mereka mengizinkan adanya kebebasan beragama di dalam hubungan mereka, serta membebaskan anak-anak mereka memilih agama yang mereka mau karena hanya Tuhanlah yang bisa memandu. 

Jika ada orang yang menyuruh Anda mengenakan bom dan membunuh tetanggamu yang Kristen, katakan padanya untuk mengenakan bom itu dan mengebom dirinya sendiri karena dialah yang mengatakan bahwa dia akan masuk ke surga. Jika ada orang menyuruh Anda membenci tetanggamu yang Muslim, katakan padanya bahwa Anda bukan orang yang akan menghakimi ketika tetanggamu itu mati. Jika ada orang yang menjanjikan surga kepada orang yang membunuh sesamanya, tanyakan dulu kota apa yang disebut surga itu karena Anda ingin melihat dulu tempatnya sebelum Anda membunuh orang. S

esungguhnya, jika seorang teroris meyakini bahwa dia punya sebuah ruang di surga, maka dia akan bersedia mati duluan tanpa harus menguatirkan orang-orang lain masuk neraka. Bukalah pikiran Anda, Saudara dan saudariku semua yang terkasih di seluruh dunia, jangan bergabung dengan mereka yang mengatakan sedang melakukan perang suci! Negara Anda mengizinkan adanya kebebasan beragama, namun Anda malah mengatakan bahwa Anda sedang melakukan perang suci; yang demikian ini bukanlah suci namun sebuah ketertarikan kepada diri sendiri demi perolehan pribadi. 

Mari kita tolak ujaran kebencian di tempat-tempat ibadah kita. Biarkan yang Kristen pergi ke gereja dengan damai, yang Muslim biarkan ke masjid dengan damai; biarkan setiap orang beribadah sesuai keyakinannya; biarkan setiap orang menghormati keyakinan orang lain.  

Jika kebetulan kita berada di sebuah komunitas agama yang berbeda, mari kita saling berinteraksi dengan cinta kasih karena pada mulanya kita ini adalah manusia, dan terlebih lagi, janganlah kita memaksa orang lain untuk memeluk agama kita. Jika kita tidak punya maksud ingin mendapat kepentingan pribadi dengan banyaknya orang yang mengikuti kita, mengapa pula kita harus memaksa orang lain untuk memeluk agama kita?  

Biarkan Tuhan saja yang menjadi hakim, karena memang Dia sendiri yang akan menghakimi kita masing-masing.  Tetapi ingatlah ini, sudah terlalu banyak yang mati di antara kita. Terlalu banyak yang harus meninggalkan tempat mereka. Terlalu banyak yang berada dalam kemiskinan yang hina, dan terlalu banyak yang berada di ujung kematian. Dan semuanya ini terjadi karena perbedaan agama. Kita harus berhenti membuat hidup kita mengenaskan yang disebabkan oleh misteri penciptaan. 

Marilah merangkul kedamaian di tengah-tengah komunitas kita. Marilah kita saling mengasihi, walaupun ada perbedaan di dalam agama kita. Tuhan memberkahi kita semua, Tuhan memberkahi dunia kita. Mohon bagikan demi kedamaian di dalam dunia; barangkali kita masih bisa mengubah pikiran orang yang jahat dan menyelamatkan banyak nyawa manusia. 

Terima kasih buat semuanya! Video ini dipersembahkan kepada Anda oleh "Development Minds", disponsori oleh PGW Group.  

Demikianlah dalam kehidupan peradaban manusia di demesta ini. Sejarah akan terulang kembali sesuai dengan zamannya. Di setiap peradaban baru pasti ada manusia yang mempunyai akhlak yang nyaris sempurna untuk dijadikan sebagai Utusan Semesta, guna memberi contoh dan suri teladan bagi generasi-generasi selanjutnya. (*)    

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com  
           

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kacang Panjang Terpanjang Tumbuh di Pennsylvania, USAoleh : Fida Abbott
21-Sep-2019, 10:58 WIB


 
  Kacang Panjang Terpanjang Tumbuh di Pennsylvania, USA Kacang panjang ini saya tumbuhkan dari biji saat musim panas di Coatesville, Agustus 2019, salah satu kota di negara bagian Pennsylvania, USA. Panjangnya mencapai 95 cm sehingga dapat dikalungkan. Tak ada perlakuan khusus dalam menanamnya, hanya cukup ditanam di tanah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia