KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Internasional oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Jurnalisme Data Alat Melawan Hoaks dan Disinformasi

 
NASIONAL

Jurnalisme Data Alat Melawan Hoaks dan Disinformasi
Oleh : Adriansyah | 06-Feb-2019, 16:06:57 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Jurnalisme mengalami tantangan yang sangat besar di era digital ini. Jumlah pengguna intemet yang meningkat pesat tahun 2019 ini mencapai 175 juta. Besarnya pengguna internet itu juga membuat informasi tak sesuai fakta, atau palsu, dengan mudah tersebar luas. Aliansi Jurnalis lndependen (AJI) Indonesia dan Satu Data Indonesia berkolaborasi menginisiasi e-Learning Platform Jurnalismedata.id.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan digitalisasi merupakan perkembangan yang tak terelakkan sehingga jurnalis dan media tidak punya pilihan Iain selain berdamai dengannya, yaitu memanfaatkan dampak positifnya dengan mengembangkan jurnalisme data.

"Jurnalisme data adalah tools yang ampuh untuk melawan hoaks dan disinformasi," katanya saat membuka launching e-Learning Platform Jurnalismedata.id, Senin (4/1/2019) di Jakarta. "Cara melawan informasi palsu dengan jurnalisme data," tambahnya.

Sementara itu Yanuar Nugroho, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia mengatakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 mengenai keterbukaan informasi pada publik, memandatkan pemerintah terbuka dalam data dan informasi. "Publik harus bisa mengakses dan mendapatkan data pemerintah," katanya.

Karena data berkualitas adalah bahan baku pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan pembangunan yang tepat bagi pemerintah dan masyarakat dapat terlibat dalam mengelola pembangunan. Jurnalis perlu terlibat dalam pemanfaatan data dengan menghasilkan jurnalisme yang bermutu dan berkualitas adalah yang berbasis data. "Bukan gosip, bukan rumor, bukan katanya".

Jurnalisme yang bermutu berbasis data tidak hanya bermanfaat sebagai bahan baku pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan pembangunan yang tepat. "Tetapi publik ikut mengawasi lewat jurnalisme yang berbasis data," kata Yanuar menambahkan.

E-learning platform ini dikembangkan dengan dukungan USAID CEGAH untuk mendorong jurnalis belajar secara mandiri jurnalisme data sesuai dengan waktu yang dimiliki. Jurnalis dapat mengikuti tatap muka dengan mentor-mentor dalam sesi webinar terjadwal.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia