KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPemprov Jateng Keliru Tafsirkan UU Kebudayaan oleh : Gunoto Saparie
16-Jan-2018, 22:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai keliru dalam menafsirkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Undang-undang tersebut mengamanatkan pembentukan Lembaga Wali Amanat (LWA), namun pemprov justru memfasilitasi pendirian Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).  
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Harapan Menteri PPPA Untuk Perempuan dan Anak Indonesia

 
NASIONAL

Harapan Menteri PPPA Untuk Perempuan dan Anak Indonesia
Oleh : Barnabas Subagio | 02-Sep-2017, 11:54:45 WIB

KabarIndonesia - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yambise, DIP., ACLING, MA., memberikan didampingi Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. DR. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., memberikan kuliah umum dihadapan 8.650 peserta masa orientasi kampus dan kuliah umum di Gymnasium UPI, Kamis, (31/08/2017)

Dalam sambutan pembukaan, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. "Segenap civitas akademika UPI menyampaikan terimakasih kepada Ibu atas kehadirannya untuk memberikan motivasinya secara langsung kepada Mahasiswa Baru UPI 2017 agar kelak mereka ini dapat mengikuti jejak Ibu. "ujar pria yang biasa disapa Kang Asep ini.

Selanjutnya, Rektor mengatakan: "bahwa pada tahun ini Penerimaan Mahasiswa Baru lebih banyak didominasi oleh kelompok perempuan dengan jumlah peserta 7900 atau 94% perempuan maka kedepan kami pihak Universitas Pendidikan Indonesia mencetak pemimpin perempuan Indonesia yang siap pakai di Tanah Air termasuk Provinsi Papua dan Papua Barat melalui berbagai program."
Menteri Negara Pemberdayaan dan Perlindungan Anak pada kesempatan memberikan materi kuliah umumnya mengatakan bahwa perempuan sudah memberikan contoh pemimpin yang ideal dari rumah tangga hingga urusan Negara seperti Ibu Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Indonesia. "Maka di era pemerintahan Jokowi ini, diberikan kesempatan kepada kami perempuan guna mengurus negara ini bersama-sama." sebutnya.    

Lebih lanjut, Menteri Negara Yohana menyarankan agar para mahasiswa harus belajar lebih maksimal agar dapat melawan masalah sosial yang terjadi di Indonesia. "Diskriminasi terhadap perempuan, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, dan masih banyak hal yang harus diminimalisir melalui proses edukasi karena itu mahasiswa dituntut sebagai agent of change, agent of problem solving, agent of soscial control, and agent of service dalam pembangunan dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. "ucapnya.   

Selanjutnya, Menteri Negara PPPA menghimbau kepada 8.650 mahasiswa baru dan para petinggi Universitas Pendidikan Indonesia untuk terus berjuang bersama sesuai fungsi dan peran masing-masing agar Negara Indonesia mulai memerangi masalah kesetaraan gender dan menjadikannya masalah bersama. Salah satunya adalah mahasiswa harus belajar lebih giat dan aktif di organisasi, Universitas juga harus mampu melihat persoalan sosial sehingga dapat dibimbing dan dibina melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bukti mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "tuturnya.   

Ia juga mengatakan lebih khusus kepada para mahasiswa perantau. "Adik-adik harus membuktikan kepada diri anda dan orang tua bahwa anda mampu menyelesaikan studi dengan nilai yang memuaskan agar kelak anda bisa berguna bagi banyak orang atas perjuangan anda, sehingga kalian bisa meneruskan apa yang kami belum kerjakan saat ini sebagai Guru, Dosen, Menteri, dan bahkan bisa menjadi Presiden." tandasnya, dan disambut tepuk tangan yang meriah oleh para pendengar kuliah umum.   

Mengakhiri materi kuliah umumnya, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan bahwa jangan minder dan putus asa sebagai perempuan karena tanpa perempuan kaum hawa tak ada gunanya, mereka dilahirkan oleh perempuan dan selanjutnya mereka akan menikah dengan perempuan setelah dewasa , itu artinya perempuan mempunyai multi fungsi dalam hal pelayanan diri dan pengabdiannya terhadap kemajuan bangsa dan negaranya. "tutupnya.   

Di tempat terpisah, salah seorang  mahasiswa Papua asal kabupaten Dogiyai yang juga sedang kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia Leonardus O. Magai mengatakan sangat apresiasi atas materi yang telah disampaikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tersebut.  " Sangat baik demi memotivasi kami para mahasiswa baik perantau, mahasiswa baru, maupun para mahasiswi. Bahwa orang perantau juga bisa seperti Ibu Menteri dan para mahasiswi dapat menggantikan posisi Ibu atau jabatannya boleh lebih tinggi dari Ibu Meneri, maka kami sangat termotivasi dengan penyampaian Ibu Menteri tadi." ungkapnya.   

Selanjutnya, Leonardus O. Magai yang juga Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat mengharapkan agar ke depan ada diskusi atau sharing dari Ibu Menteri PPPA kepada mahasiswa Papua di Jawa Barat pada umumnya.  

"Agar masalah-masalah sosial dapat dibahas bersama demi pemberdayaan juga pengembangan potensi mahasiswa Papua khususnya dan umumnya Pemuda Indonesia sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dari kami untuk bangsa dan negara." tutupnya, sambil senyum manis. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia