KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
BNN "Panen" 1 Ton Ganja di Aceh 13 Aug 2020 02:57 WIB


 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gunakan Strategi Berbasis Komunitas
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 14-Mar-2020, 16:53:15 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Sebagaimana diketahui, WHO sejak 11 Maret 2020 telah meningkatkan status penyebaran Covid-19 menjadi pandemik global. Artinya penyebaran penyakit ini sudah menyebar luas ke seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, sampai dengan Jumat, 13 Maret 2020 orang positif, dan 4 meninggal dunia karena Covid-19.

Merespon hal tersebut, Presiden telah menunjuk Kepala BNPB sebagai Ketua Tim Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Dan sesuai petunjuk Presiden, maka perhatian utama Gugus Tugas adalah untuk menyembuhkan mereka yang sakit dan melindungi mereka yang sehat.

Guna melakukan hal itu, maka perlu dilakukan percepatan penanganan Covid-19 secara masif dengan melibatkan seluruh sumberdaya yang ada secara pentahelix (Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha, para pakar dan akademisi serta Media).

Percepatan yang akan dilakukan adalah dengan menerapkan manajemen penanganan darurat bencana yang memberikan akses lebih luas dan mudah dalam pengerahan sumberdaya secara terencana dan terpadu sebagaimana tercantum dalam pasal 50 UU no 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.

“Untuk melindungi warga yang masih sehat agar tidak tertular penyakit dan semaksimal mungkin menyembuhkan yang telah sakit. Ini sesuai dengan petunjuk Presiden Joko Widodo yaitu menyembuhkan warga yang sakit dan melindungi warga yang sehat,” tegas Doni Ketua BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid Achmad Yurianto untuk penggunaan strategi yang berbasis komunitas, yaitu terfokus kepada warga masyarakat yang sehat.

“Strategi pendekatan komunitas ini berbicara mengenai orang yang sehat. Percepatan penanganan covid-19 menjaga yang sehat supaya tidak sakit. Strategi menjaga orang yang sehat tidak sakit dengan memutus penularan,” ucap Yurianto

Doni yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19 menegaskan untuk melindungi warga yang masih sehat agar tidak tertular penyakit dan semaksimal mungkin menyembuhkan yang telah sakit. "Ini sesuai dengan petunjuk Presiden Joko Widodo yaitu menyembuhkan warga yang sakit dan melindungi warga yang sehat." sebutnya.

Percepatan yang akan dilakukan adalah dengan menerapkan manajemen penanganan darurat bencana yang memberikan akses lebih luas dan mudah dalam pengerahan sumberdaya secara terencana dan terpadu sebagaimana tercantum dalam pasal 50 UU no 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Doni menyampaikan bahwa gubernur dan bupati/walikota membentuk Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Daerah berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Gubernur dalam pelaksanaan tugasnya akan dibantu oleh Pangdam/Danrem, Kapolda, Kadiskes dan Kepala BPBD serta OPD dan para pihak yang terkait (Pentahelix). Bupati/Walikota dalam pelaksanaan tugasnya akan dibantu oleh Dandim, Kapolres, Kadiskes dan Kepala BPBD serta OPD dan para pihak yang terkait (Pentahelix),” kata Doni Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jakarta, Sabtu, (14/3/2020).

Secara teknis penanganan penyakit, jajaran sektor kesehatan baik dari Pemerintah maupun para pihak dari BUMN, sektor lembaga usaha swasta, IDI, lembaga non pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset akan terlibat secara terencana dan terpadu untuk melakukan penguatan pencegahan, percepatan deteksi dan respons.

Aksi nyata yang dilakukan adalah memperbanyak tempat pengetesan covid-19, memperbanyak toolkits untuk test secara cepat, memperbanyak tenaga medis dengan mengundang dan melibatkan semua pihak termasuk para mahasiswa kedokteran tingkat akhir, dokter dokter dari IDI, serta relawan medis lainnya.

Para tenaga medis tersebut juga ada yang akan membantu memberikan penjelasan tentang seluk beluk penanganan virus covid-19 sehingga masyarakat dengan mudah mendapat penjelasan yang benar dan akurat disamping juga bisa mendapatkan informasi dari website dan call center yang akan terus ditingkatkan kemampuannya. (Sumber: tim disruptive pensil @infokabinetID; http://www.infokabinet.id)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
"BURN OUT" = 4G (Gosong) 13 Aug 2020 04:53 WIB


 

 

 
Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup 13 Aug 2020 02:57 WIB

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia