KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Enam Bulan Pasca Tsunami Sulawesi Tengah 2018

 
NASIONAL

Enam Bulan Pasca Tsunami Sulawesi Tengah 2018
Oleh : Djuneidi Saripurnawan | 01-Mei-2019, 02:26:52 WIB

KabarIndonesia - "Sekarang bantuan sudah hampir tidak ada lagi, masih menunggu bantuan huntara (hunian sementara) dari Pemerintah," kata Pak Agus Nundi (34) yang sampai sekarang masih tinggal di dalam tenda, tenda yang dikonstruksikan dari  lembaran terpal bantuan dari USAID dan PMI dengan kayu dari sisa-sisa bangunan rumahnya yang hancur diterjang gelombang tsunami pada 28 September 2018.

Kondisi rumah terpal itu sangat mengkhawatirkan bagi Pak Agus sebagai seorang bapak kepala rumah tangga. "Yang saya khawatirkan kalau terpal itu lapuk dan bocor, bagaimana anak dan istri saya tinggal. Dengan rumah terpal ini saja keadaan terasa jauh dari aman dan nyaman," jelas Pak Agus Nundi yang memiliki seorang anak berusia 6 tahun dan seorang istri yang selamat dari terjangan gelombang tsunami yang menghancurkan rumahnya.

"Kalau siang, rumah terpal ini terasa seperti dalam oven, panas sekali, tidak kuat kami tinggal di dalam rumah ini, jadi kami ke luar rumah untuk mencari tempat yang teduh," kata istri Pak Agus,"Kalau malam dan hujan, rasa khawatir itu terasa sekali. Kami berharap bisa dapat bantuan untuk tempat tinggal lebih baik, Pak." 

"Namanya ‘Rumah Senyum', tapi orangnya menderita," kata seorang ibu tetangga yang hadir dalam obrolan sore di Dusun Satu, Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, 25 April 2019.   

Tidur beralaskan tikar, masih lebih beruntung karena rumah terpal itu didirikan di atas lantai tempat rumah yang sudah hancur. Lantai semen itu membuat keadaan rumahnya jadi lebih bersih dan alas tikar pun cukup lebih baik dan bersih daripada diletakkan di atas lembaran papan atau tripleks di atas tanah. Keadaan rumah terpal, selain panas, sebenarnya lebih baik daripada tenda pada umumnya, tetapi kualitas terpal (tenda) memang tidak bisa dipertahankan kualitasnya dari terpaan sinar matahari dan hujan.

Pak Agus Nundi tidak ada pekerjaan yang bisa memberikan pendapatan (income) selain melaut sebagai nelayan. Sehari-hari adalah melaut, bila cuaca baik maka siang dan malam pun pergi melaut. Tiga bulan terakhir keadaan pasar ikan mulai membaik, harga ikan di pasaran sudah bisa memberikan keuntungan bagi nelayan. Sebelumnya, keadaan pasar begitu lesu, karena tidak ada yang mau makan ikan laut. "Banyak orang yang percaya bahwa ikan laut makan mayat manusia dan rasanya jadi amis-mayat manusia. Jadi tidak ada orang yang membeli ikan. Percuma menangkap ikan karena tidak laku," kata Pak Agus.  

"Bantuan non-tunai multi guna (Multi Purpose Cash Assistance-MPCA) sangat membantu kami dalam memenuhi  kebutuhan hidup, terutama untuk beli beras. Kalau sayuran, kami masih bisa makan daun kelor, dan ikan yang kami tangkap," kata Pak Agus sambil memohon keberlanjutan program MPCA dari Catholic Relief Services (CRS) Indonesia yang bekerjasama dengan PKPU-human-initiative di Palu dalam implementasinya.(*)

 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia