KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HiburanSemarak HUT Elvis Presley Bersama Nia Daniaty di D’Khayangan Senior Club oleh : Kabarindonesia
24-Jan-2020, 03:15 WIB


 
 
KabarIndonesia - D'Khayangan Senior Club merupakan komunitas berbasis aktifitas yang bertunjuan untuk mengurangi peningkatan angka terjadinya Demensia pada Senior (Lansia) dan menghindari stres serta depresi pasa senior akibat kesepian disaat anak/menantu bekerja dan cucu bersekolah.

Aktifitas yang ditawarkan berfungsi
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

EPILOG: TUHAN ADALAH DALANGNYA

 
NASIONAL

EPILOG: TUHAN ADALAH DALANGNYA
Oleh : Tonny Djayalaksana | 31-Aug-2019, 06:32:04 WIB

KabarIndonesia - Sebenarnya dunia ini adalah lelucon atau panggung sandiwara. Di mana semua yang terjadi hanyalah berdasarkan desain skenario yang telah dibuat oleh-Nya untuk sementara saja.

Tuhan/Allah telah memberi kebebasan kepada seluruh makhluk termasuk manusia beserta entitas lainnya untuk hidup di semesta ini. Namun sejatinya yang disebut dengan kebebasan tersebut, telah lebih dulu dibatasi oleh dimensi bernama "ruang dan waktu". Jadi, sebebas-bebasnya semua aktivitas yang dilakukan oleh setiap makhluk termasuk manusia beserta entitas lainnya, tetap dalam kontrol Tuhan/Allah melalui "ruang dan waktu" tadi. Tidak mungkin kebablasan.     

Demikian juga semua aturan main yang dibuat oleh manusia yang ada di belahan dunia ini. Tidak mungkin ada yang sempurna, karena semuanya dibatasi oleh "ruang dan waktu". Adapun sesuatu yang serba sempurna itu hanyalah milik Tuhan/Allah. Sang Keberadaan sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas semata.       

Dari semua pelajaran yang saya dapatkan hingga saat ini, saya akhirnya bisa memahami dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan manusia yang paling abadi. Pertanyaan abadi tersebut adalah sebagai berikut: Untuk apakah Alam Semesta ini diciptakan? Siapa diri sejati saya? Untuk apa saya dihadirkan di semesta ini? Sejatinya saya dari mana dan akan kembali ke mana?       

Ternyata jawaban dari semua pertanyaan tadi cuma satu, yaitu: AKU/TUHAN/ALLAH INGIN DIKENAL, MAKA AKU CIPTAKAN CIPTAAN-CIPTAAN UNTUK MENGENALI AKU.        

Jadi jelas sekali semua kehidupan yang ada di Alam Semesta ini adalah sebuah permainan yang diciptakan-Nya hanya untuk memperkenalkan bahwa: DIA SEBAGAI PENGUASA TUNGGAL ADALAH SANG KEBERADAAN SEKALIGUS SEBAGAI KECERDASAN SEMESTA TANPA BATAS.       

Adapun kita (manusia) adalah bagian dari ciptaan-Nya yang khusus untuk mengenali-Nya. Jadi kalau semua kehidupan di dunia ini adalah sebuah lelucon atau panggung sandiwara, sangat betul adanya.         

Kita (manusia) ini diciptakan untuk berperan sebagai wayang. Sedangkan Dia/Tuhan/Allah adalah dalangnya.       

Semua pertunjukan yang ada di atas panggung sandiwara tersebut, baik itu panggungnya, para aktor dan aktrisnya, segala jenis peralatannya, tata cahaya lampunya, kostumnya dan seluruh keperluan untuk pertunjukan di panggung tersebut, semua desain skenarionya sudah dibakukan. Semuanya dari Dia dan hanya untuk Dia semata.     

Adapun pertanyaan berikutnya sampai kapan pertunjukan ini akan berakhir? Tidak ada satu makhluk termasuk manusia dan entitas lain di Alam Semesta ini yang mengetahuinya.    

Setelah semua perencanaan dan skenario selesai dibakukan, maka semuanya diserahkan kepada "ruang dan waktu". "Ruang dan waktu" itulah yang menentukan kapan pertunjukan ini dimulai dan sampai kapan pertunjukan ini berakhir. 

Hal ini selaras dengan ayat dalam Al-Quran surat Al-Hadid ayat 3 yang berbunyi sebagai berikut: Dia Yang Awal, Dia Yang Akhir, Dia Yang Nyata, Dia Yang Tidak Nyata dan Dia Maha Mengetahui.   Jika ayat dan kenyataannya adalah seperti itu, maka jelaslah sudah bahwa semua yang ada di Alam Semesta ini semuanya adalah Dia.    

Demikian itulah, semua yang saya tulis di buku ini murni pemahaman pribadi, yang saya dapatkan dan tuliskan berdasarkan dari pengalaman perjalanan hidup saya selama ini, dalam berbagai macam profesi. 

Termasuk di antaranya sebagai mualaf sejak tahun 1979, belajar agama Islam yang berpedoman Al-Quran dan Hadits, dilanjutkan belajar spiritual yang sudah berjalan hampir 3 tahun terakhir ini, seraya mengikuti sejarah perkembangan peradaban manusia dari zaman ke zaman.   Akhir kata, izinkan saya melalui tulisan buku "JOKOWI UTUSAN SEMESTA, Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji" ini, untuk menyampaikan sebuah harapan pribadi. 

Semoga seluruh pembaca buku ini mendapatkan berkah dan manfaat, sehingga kita masing-masing bisa mencapai capaian puncak kesadaran yang paling tinggi. Bisa menjadi perpanjangan tangan Sang Keberadaan/Tuhan/Allah, sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas. Berguna bagi setiap kehidupan yang ada di semesta ini, agar bisa lebih nyaman, damai serta bahagia. Amin. (*)        

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com         

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PENGALAMAN IMLEK DI MASA KECIL 24 Jan 2020 15:18 WIB


 

 

 

 

 

 
IMLEK AGAR KITA MELEK 23 Jan 2020 05:21 WIB

 

 
 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia