KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 

Bantu Sosialisasikan K3, Kemnaker Dukung Rope Challenge 2018 Perdana di Indonesia

 
NASIONAL

Bantu Sosialisasikan K3, Kemnaker Dukung Rope Challenge 2018 Perdana di Indonesia
Oleh : Rohmah S | 25-Jul-2018, 16:26:34 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) mendukung rencana pelaksanaan kompetisi Indonesia Rope Challenge 2018. Kompetisi ini dinilai dapat dijadikan sebagai media sosialisasi yang efektif, mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
 
Indonesia Rope Challenge 2018 merupakan kompetisi yang melibatkan pegiat usaha/industri yang menggunakan metode kerja di ketinggian. Kompetisi ini rencananya akan dilangsungkan di Jakarta pada Oktober 2018.
 
Demikian diutarakan Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat menerima kunjungan Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) di Kantor Kemnaker pada hari Selasa (24/7) petang.
 
“Karena ini juga ada hubungan erat dengan tugas kami, terutama soal keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Menteri Hanif
 
Menteri Hanif mengatakan, Kemnaker terus mendukung upaya-upaya penerapan K3 di lingkungan kerja dan dan semua tempat lainnya. Dengan penerapan K3 yang optimal, kata Menaker Hanif diharapkan dapat menumbuhkan budaya sadar K3 sehingga dapat mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
 
“Berbagai bentuk sosialisasi kita adakan dengan partisipasi dari berbagai pihak terkait," kata Menaker Hanif.
 
 Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Sugeng Priyanto menjelaskan pelaksanaan kompetisi harus memenuhi standar K3 yang berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dalam Pekerjaan Pada Ketinggian.
 
Dijelaskan Dirjen Sugeng,  bekerja pada ketinggian adalah kegiatan atau aktifitas pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga kerja pada tempat kerja di permukaan tanah atau perairan yang memiliki potensi jatuh, sehingga menyebabkan tenaga kerja atau orang lain cedera, meninggal dunia, atau menyebabkan kerusakan harta benda.
 
“Implementasi di dunia kerja, kompetisi ini akan berguna bagi mereka yang bekerja di sektor konstruksi, migas, dan sebagainya. Itu banyak yang erat kaitannya dengan keselamatan kerja,” kata Sugeng.
 
Oleh karenanya, kompetisi ini dinilainya dapat menjadi forum yang efektif untuk mensosialisasikan K3 kepada masyarakat. Khususnya terkait bekerja di tempat ketinggian.
 
“Dan kita juga akan menggunakan forum ini sebagai forum sosialisasi tentang pekerja di ketinggian. Jadi kami nanti akan bekerja sama untuk mendukung kompetisi ini,” ujarnya.
 
Sementara itu, perwakilan ARAI dan Pro Challenge selaku event organizer, Ari Ashor mengatakan, kompetisi ini adalah pertama kalinya diadakan di Indonesia. Kompetisi ini rencananya juga akan melibatkan peserta dari Negara-negara ASEAN.
 
“Harapannya di acara nanti, di Oktober, ini menjadi salah satu tempat mensosialisasikan itu ke user yang lebih luas, ke masyarakat, dan negara-negara tetangga,” papar Ari. (*)
 
Sumber: Biro Humas Kemnaker


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia