KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

BPJS Kesehatan Ajukan Skema Cost Sharing 8 Penyakit Untuk Mengatasi Defisit 9 T
Oleh : Sesmon Toberius Butarbutar | 27-Nov-2017, 12:54:44 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Untuk mengatasi defisit anggaran yang mencapai Rp 9 triliun, BPJS Kesehatan mengajukan skema cost sharing. Dalam hal ini peserta BPJS dilibatkan untuk mendanai biaya perawatan untuk penyakit katastropik (berbiaya tinggi dan butuh penanganan medis lama).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya pada Senin (27/11/2017). Saleh menyatakan BPJS Kesehatan menyampaikan skema cost sharing tersebut pada Kamis (23/11) lalu.

Menurut keterangan BPJS Kesehatan yang disampaikan Saleh, ada 8 penyakit katastropik yang ingin diterapkan sistem cost sharing. Penyakit tersebut adalah jantung, ginjal, kanker, stroke, thalasemia, leukimia, sirosis hepatitis, dan hemofilia.

Untuk pengobatan penyakit tersebut, kata Saleh, BPJS Kesehatan menghabiskan hampir 20 persen dari total anggaran yang ada. Karena itu, BPJS Kesehatan mengusulkan agar penyakit-penyakit katastropik itu dilakukan kebijakan cost sharing.

"Cost sharing adalah berbagi biaya antara BPJS Kesehatan dengan pasien atau keluarganya. Artinya, BPJS mengusulkan agar tidak semua biaya dibebankan kepada mereka ( BPJS Kesehatan).

Katanya, cost sharing ini hanya berlaku bagi peserta mampu dan mandiri," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay.
Menanggapi usulan itu, Komisi IX DPR meminta BPJS Kesehatan membuat simulasi pembiayaan dengan sistem cost sharing.

Menurut Saleh, kebijakan cost sharing tetap akan berimplikasi ke aspek lain, termasuk kepesertaan dan pelayanan.
Lebih lanjut dikatakan Saleh, kebijakan cost sharing dapat membuat orang-orang kaya berpindah ke asuransi swasta.

Misalkan orang kaya tersebut tetap di BPJS , kata Saleh, mereka pasti menginginkan pelayanan yang lebih berkualitas dan lebih baik.

"Karena itu, kami mengusulkan agar BPJS membuat simulasi pembiayaan dengan sistem cost sharing ini. Berapa sebetulnya nilai penghematan yang didapat? Berapa persen bisa menutupi defisit? Bagaimana cara yang akan ditempuh agar masyarakat yang mampu tetap mau menjadi peserta BPJS ? Bagaimana cara BPJS kesehatan meningkatkan pelayanan bagi mereka yang membayar lebih ini, dan lain-lain?" papar Saleh.(*)
(Dikutip dari www.ipotnews.com dan detik.finance)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia