KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

BKN Gunakan HID Global Untuk Produksi Kartu Pintar Aparatur Negara

 
NASIONAL

BKN Gunakan HID Global Untuk Produksi Kartu Pintar Aparatur Negara
Oleh : Rohmah Sugiarti | 06-Jul-2017, 03:47:04 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, HID Global®, adalah brand yang terkemuka di dunia dalam solusi pembuatan kartu identitas atau tanda pengenal, hari ini mengumumkan keberhasilannya karena telah terpilih oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam menyediakan printer khusus yang mampu mencetak Smart Card (Kartu Pintar) untuk para pegawai negeri sipil di Indonesia.

Kartu Pintar ini bernama Kartu PNS Elektronik (KPE), yang dapat digunakan oleh seluruh  pegawai negeri sipil aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil untuk berbagai macam fungsi, termasuk menarik gaji serta dana pensiun melalui ATM. Dengan menggunakan HID Global FARGO® HDP5000 High Definition Printers/ Endcoders, BKN mampu dengan cepat menerbitkan kartu pintar dengan kualitas tinggi kepada pengguna serta dengan biaya yang relatif terjangkau.    

Sebagai lembaga kepegawaian di Indonesia, BKN membutuhkan solusi yang sangat efisien yang tidak hanya mampu mencetak kartu kepada pegawai negeri baik aktif maupun pensiun, namun juga mampu menggantikan sistem lama yang telah dipakai dan memindahkan semua data pengguna ke platform baru sesegera mungkin. Selain itu, kualitas juga hal yang sangat penting dimiliki BKN dalam sistem ini karena ketika pegawai negeri sipil mendapatkan kartu baru mereka, mereka harus menggunakan kartu tersebut untuk menarik uang dari bank, sehingga kartu tersebut tahan lama dan tidak mudah rusak.  

"Kami memutuskan untuk menggunakan printer dari HID Global setelah menghubungi perwakilan mereka, kami merasa bahwa mereka memiliki pemahaman yang paling menyeluruh tentang kebutuhan kami sebagai instansi pemerintah, dan tentu saja, memiliki penawaran yang sesuai dengan keinginan kami," kata Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di BKN.  

Proyek KPE di BKN telah menghasilkan banyak keuntungan bagi pemerintah Indonesia. HDP5000 menangani salah satu permasalahan yang paling umum untuk penggunaan Teknologi Informasi yaitu biaya. Biaya operasional yang rendah memungkinkan BKN membagikan kartu KPE kepada semua pegawai pemerintah dengan mempertahankan anggaran yang ramping dan efisien. Bagian pengadaan barang (procurement) juga telah disederhanakan, saat ini BKN mendapatkan kebutuhan percetakannya dari mitra lokal.  

Karena pengoperasian printer ini dilengkapi dengan teknologi termukhtahir, BKN juga mampu menghemat waktu dan biaya dalam melatih para stafnya.

"Printer ini sangat mudah digunakan - hampir tidak berbeda dengan mencetak dokumen biasa. Kita bisa mengkodekan dan mencetak kartu dengan mudah," kata Hargono. "Selain itu, cara HDP5000 mencetak kartu, membuat kartu tahan lama dan kerusakan kartu hampir tidak mungkin. Sejauh ini, kami hanya mengetahui beberapa kejadian di mana kami harus mengeluarkan kartu pengganti kepada pengguna.”    

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Indonesia dan memungkinkan instansi menerbitkan kartu pintar (smart card) dengan cepat serta hemat biaya kepada pegawai yang masih aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil. HDP5000 adalah salah satu printer yang paling terjangkau dan efisien di pasar, sangat cocok untuk instansi pemerintah seperti BKN, "Hary Permadi Kartono, Director of Sales, ASEAN, Secure Issuance, HID Global.  

Setelah beberapa bulan penggunaan, BKN telah berhasil menerbitkan kartu pintar (smart card) untuk sebagian besar pegawai negeri sipil. Menurut Hargono, kartu pintar (smart card) mendapat tanggapan yang sangat baik dari para pengguna kartu –PNS aktif dan Pensiunan PNS-. Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi sektor publik atau lembaga di indonesia dapat memanfaatkan teknologi ini untuk melayani masyarkat Indonesia dengan lebih baik dan luas lagi.(*)

Keterangan Foto:Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di Badan Kepegawaian Negara memamerkan Kartu PNS Elektronik (KPE) yang di cetak melalui mesin pencetak khusus FARGO HDP5000 persembahan dari HID Global. Printer FARGO HDP5000 ​sangat efisien, saati ini sudah 85% pegawai negeri sipil aktif yang telah menggunakan KPE dan 65% pensiunan pegawan negeri sipil juga telah merasakan keuntungan dengan menggunakan KPE. 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia