KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Atasi Rendahnya Pendapatan, Kemampuan SDM Pengelola Hasil Pertanian Harus Ditingkatkan

 
NASIONAL

Atasi Rendahnya Pendapatan, Kemampuan SDM Pengelola Hasil Pertanian Harus Ditingkatkan
Oleh : Rohmah S | 04-Apr-2018, 23:08:21 WIB

KabarIndonesia - Jakarta,  Pemerintah terus berupaya memperbaiki kebijakan pertanian seiring kemampuan SDM pertanian agar mampu mengelola hasil-hasil pertanian secara lebih produktif. Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Bina Produktivitas Kemnaker  Muhammad Zuhri mewakili Direktur Jenderal Binalattas Kemnaker Bambang Satrio Lelono dalam sambutannya pada acara International Conference on Cold Chain and Logistics Management for Agri-food Products in Indonesia 4-5 April 2018, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).


Indonesia memang dikenal sebagai masyarakat agraris dan negara penghasil produk-produk pertanian berlimpah dengan beragam buah dan sayur-mayur. Sayangnya keberlimpahan SDA itu belum dikelola secara baik.


"The UN Food and Agriculture Organization memprediksi 1/3 dari hasil pertanian atau sekitar 1,3 miliar ton terbuang percuma akibat salah penanganan pasca panen. Secara ekonomi ini mengakibatkan kerugian cukup parah " ujar Direktur M. Zuhri.

 
Menurutnya, tingkat pendapatan petani berkurang karena beberapa produk pertanian yang rusak tidak bisa dijual. Jumlah produksi pertanian juga berkurang yang sampai ke konsumen. "Belum lagi hal-hal penyebab kerusakan yang signifikan bagi lingkungan dan SDA, " kata Zuhri.

 
Berdasarkan hasil pengukuran produktivitas Direktorat Bina Produktivitas Kemnaker hasil kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), terungkap tingkat produktivitas kategori lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan (kategori A) sudah cukup membaik.

 
Produktivitas sektoral Indonesia pada tahun 2016, mengalami peningkatan di sembilan kategori lapangan usaha. Termasuk kategori lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh poaitif sekitar 3,19 persen pada tahun 2015 dan 2016.

 
"Peningkatan produktivitas kategori lapangan usaha ini merupakan dampak positif dari perbaikan regulasi dan kebijakan pemerintah di sektor pertanian, perbaikan infrastruktur sektor pertanian, penyimpanan, cooling dan marketing hasil-hasil pertanian, " katà M. Zuhri.

 
Perbaikan-perbaikan tersebut lanjut Zuhri perlu terus dilakukan baik perbaikan peningkatan kualitas SDM Pertanian, pemanfaatan teknologi dan perbaikan manajemen pengelolaan hasil-hasil pertanian. "Termasuk inovasi terus-menerus untuk diterapkan di dunia pertanian, " ujarnya.

 
Zuhri menambahkan inovasi merupakan salah satu faktor paling penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa. Keseluruhan faktor utama yang dianggap mempengaruhi peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa harus digerakkan oleh semua pihak dan harus dipercepat upaya peningkatannya agar tidak tertinggal jauh dengan tingkat produktivitas dan daya saing bangsa lain. Apalagi di era industri saat ini.

 
"Terus-menerus memperbaiki, berinovasi menjadi lebih baik dari sebelumnya, itulah hakikat produktivitas, " ujar M. Zuhri.

 
Rektor Universitas Trilogi Aam Bastaman menilai efektifitas dan efisiensi perlu ditingkatkan karena sangat berpengaruh pada harga produk pertanian yang juga menjadi mahal. Akibatnya harga-harga produk pertanian tersebut menjadi tidak kompetitif.

 
Menurut Aam, selain infrastruktur masih proses berkembang, manajemen logistik dan komponen lainnya juga mempengaruhi harga logistik sehingga perlu diperbaiki. "Cold chain dan supply chain produk pertanian logistik manajemen sudah mulai ada perbaikan, meskipun masih diperlukan infrastruktur pendukung lainnya, " katanya.

 
Rektor Aam berpendapat jika melihat besarnya gape antara kebutuhan dan daya tampung cold storage, jelas menunjukkan Indonesia bisa menjadi pusat industri cold chain ini. Karenanya, Universitas Trilogi memandang perlu tindakan lebih serius untuk menggarap agar harapan masyarakat terciptanya proses "farm farm to table" itu terpenuhi.

 
"Apakah dari sisi kesegaran produknya, maupun keamanan pangannya. Pemenuhan itu bukan hanya untuk masyarakat Indonesia tetapi juga untuk kebutuhan masyarakat secara global, " tutupnya. (*)


Sumber Berita dan Foto: Biro Humas Kemnaker


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB


 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia