KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiDiagnosa Kebangkitan Ekonomi Indonesia oleh : Iskandarsyah Siregar
04-Aug-2015, 15:31 WIB


 
 
Diagnosa Kebangkitan Ekonomi Indonesia
KabarIndonesia - Hari ini, kondisi perekonomian di Indonesia berada dalam taraf diagnosa “Tidak Sehat”. Bahkan mungkin sejatinya saat ini Indonesia sudah dalam kondisi krisis ekonomi. Mengambil contoh bulan puasa dan lebaran tahun 2015 ini, kemampuan daya beli masyarakat sangat jauh
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Pikiranku 19 Jul 2015 06:37 WIB

Hilang Arah 19 Jul 2015 06:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Pemerintahan SBY Masih Setengah Hati Tangani Papua
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 03-Nov-2011, 10:54:32 WIB

KabarIndonesia - Masalah  Papua tidak habis-habisnya jadi pusat pemberitaan dan tidak selesai-selesai kasus tersebut.Mantan Ketua Pansus RUU Otonomi Khusus (Otsus) Papua di DPR RI, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan pemerintah saat ini telah gagal dalam menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam UU Otonomi Khusus Papua. Karena tiap tahun Otsus harus dievaluasi terus-menerus, tetapi hal tersebut malah tidak dilakukan oleh pemerintah saat ini.

Pemerintah telah mengabaikan UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua dalam melakukan pembangunan di Papua. Pemerintah tidak pernah memakai landasan dalam UU tersebut dengan baik dan benar. Tahun ini persis 10 tahun. UU itu dibuat pada tahun 2001 lalu. 
Tetapi, sampai saat ini pemerintah Pusat tidak pernah menggunakan landasan otsus itu dengan baik dan benar. Masih banyak kemiskinan maupun kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia yang terus menyengsarakan rakyat Papua.Persoalan penempatan aparat keamanan di Papua juga telah diatur secara ketat dalam UU otsus.Padahal untuk menempatkan satu orang aparat keamanan di Papua, terlebih dahulu harus memperoleh persetujuan pemerintah daerah dan Gubernur setempat.

Tapi sekarang aparat keamanan baik polisi maupun TNI dapat dengan mudah menempatkan anggota-anggotanya di sana. Program-program itu terus dilakukan sampai sekarang. Dan banyaknya aparat keamanan di sana, justru akan dapat merusak produkvitas orang Papua sendiri.DPR dan pemerintah telah menyetujui, mengalokasikan dana otsus untuk Provinsi Papua sebesar Rp 3,83 triliun dan Papua Barat sebesar Rp 1,64 triliun, seperti tertuang dalam UU APBN tahun 2012 yang disahkan dalam Rapat Paripurna DPR. Serta dana tambahan infrastruktur untuk Papua sejumlah Rp 571,4 miliar dan Papua Barat sebanyak Rp 428,6 miliar.

Sementara total dana otsus yang disalurkan pemerintah pusat ke Provinsi Papua dan Papua Barat sejak 2002 sampai 2010 tercatat mencapai Rp 28,84 triliun. Perlakuan khusus yang diberikan kepada daerah Papua yang tertuang dalam  UU Otsus Papua sebagai jawaban kebutuhan masyarakat Papua. Karena dalam UU tersebut sangat jelas tergambar dalam 5 (lima) tahun ke depan Papua tidak lagi sebagai daerah yang terisolasi.

Dalam bahasan UU semua kabupaten kota terhubung baik transportasi darat, laut maupun udara. Pemerintah bukan hanya setengah hati namun tidak mau melandaskan penanganan Papua berdasarkan UU Otsus Papua.   


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanulioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
24-Jul-2015, 20:08 WIB


 
  Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanuli Demam batu akik sudah berlangsung hampir setengah tahun sejak Februari 2015. Demam akik juga melanda kawasan Tapanuli di Sumatera Utara. Tapanuli Tengah misalnya sudah melakukan pameran akik. Fenomena akik juga mewarnai kawasan Tapanuli Utara. Awalnya hanya dua orang pengelola, belakangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Carut-Marut Pendidikan Indonesia 03 Aug 2015 18:10 WIB

TNI Polri Jangan Mau Diadu Domba 28 Jul 2015 09:27 WIB

 

 

 
PHE ONWJ Optimis Capai Target 31 Jul 2015 10:17 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia