KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh :
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Wolfgangus MOZART Ciptakan Musik Kematiannya Sendiri
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 18-Des-2019, 03:04:45 WIB

KabarIndonesia - Mozart lahir di Salzburg Austria dengan nama pada tanggal 27 Januari 1756 dengan nama Asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart. Mozart bukan saja sekedar memiliki bakat musik yang sangat luar biasa.

Ia juga termasuk manusia langka yang memiliki kemampuan TALA MUTLAK atau TALA SEMPURNA. Kemampuan Tala mutlak dan sempurna, karena ia dapat mengenal nada dengan tepat hanya dari pendengarannya saja TANPA BANTUAN ALAT.

Sejak umur 4 tahun, Mozart sudah mampu memainkan alat musik ketuk Harpsichord dengan lancar. Bahkan ia menulis komposisi pertamanya ketika usia 5 tahun.

Sepanjang hidup Mozart sudah menciptakan lebih dari 600 simfoni, termasuk musik opera seperti Don Giovani maupun The Magic Flute. Maka tidaklah heran apabila ia diakui sebagai musisi terbesar sepanjang masa.

Namun dari semua musik hasil maha karyanya yang sangat kontroversial ialah REQUIEM. REQUIEM = misa Gereja Katolik pada saat prosesi PEMAKAMAN yang lebih dikenal juga sebagai MISA ARWAH (Latin: Missa pro defunctis).

Musik KEMATIAN (REQUIEM) ini adalah pesanan dari Pangeran Franz von Walsegg. Untuk pembuatan musik ini Mozart menerima uang muka 50 Ducats (AS$ 10.000) sisanya 50 Ducats akan dibayar apabila selesai.

Sebetulnya, ketika Mozart menciptakan REQUIEM. Ia sudah menderita sakit kerusakan Ginjal. Bahkan ia sudah punya FIRASAT bahwa Requiem itu akan menjadi musik ciptaannya yang terakhir. Hal inilah yang diungkapkan kepada istrinya.

Dan akhirnya menjadi kenyataan. Mozart tidak mampu menyelesaikan hasil karyanya, maklum ia telah dijemput oleh sang maut lebih awal. REQUIEM tak tampak sebagai sebuah karya pesanan. Namun faktanya merupakan JERITAN HATI TERDALAM dari Mozart. Dia mengalami depresi berat dan ketakutan akan kematian.

Bahkan seorang ahli musik terkemuka Franz Beyer mengomentari, dalam album REQUIEM: 'Aku bisa mendengar suara Mozart, yang berbicara untuk kepentingannya sendiri dalam keadaan yang sangat mendesak. Seperti anak kecil yang sakit dan melihat ibunya dengan penuh harapan dan ketakutan akan perpisahan’.

Jadi tidaklah salah apabila orang menilai bahwa REQUIEM itu diciptakan oleh Mozart sebagai karya musik untuk PEMAKAMAN DIRINYA SENDIRI.

REQUIEM ini akhirnya diselesaikan oleh kedua muridnya Mozart. Sebab, apabila tidak selesai; maka uang muka harus dikembalikan kepada sang pemesan oleh istrinya.

Diceritakan, semasa hidupnya Mozart hidup boros. Lebih besar pasak daripada tiang, sehingga ia dililit banyak hutang. Maka tidaklah heran apabila istrinya tidak mampu membayar biaya pemakamannya. Oleh sebab itulah pula, hingga saat ini TIDAK DIKETAHUI dimana Mozart dimakamkan. Mozart meninggal pada tanggal 5 Desember 1791 dalam usia 35 tahun atau sebelum Natal.

REQUIEM ini adalah musik JERITAN KEMATIAN menjelang ajal dari Mozart.
Apabila anda ingin mendengarkan REQUIEM musik jeritan kematian Mozart silahkan klik https://www.youtube.com/watch?v=Zi8vJ_lMxQI. (MU dan DMB)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia