KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Batik adalah Indonesia 13 Okt 2018 19:47 WIB

Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Teka-teki Pengerjaan Pembangunan RSUD Padangpanjang
Oleh : Arfandy, Se | 26-Des-2009, 20:02:32 WIB

KabarIndonesia - Sangat mengherankan bila kita melihat apa yang terjadi pada pelaksanaan Pembangunan Lanjutan Gedung VIP RSUD Padang Panjang, dimana berdasarkan hearing yang dilakukan DPRD Padang Panjang dengan Dinas Pekerjaan Umum Padang Panjang telah ditetapkan dilakukannya pemutusan kontrak pekerjaan tersebut.

Sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Padang Panjang, Novi Hendri, SE. M.Si., kepada pewarta HOKI, bahwasanya pihak DPRD telah melakukan hearing dengan Dinas PU Padang Panjang sehubungan dengan banyaknya permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Lanjutan Gedung VIP RSUD Padang Panjang yang dilaksanakan kontraktor pelaksana CV. Fauzan.

Selain itu Novi Hendri juga sangat mengeluhkan banyaknya terjadi permasalahan di Dinas Pekerjaan Umum Padang Panjang. Bukan hannya ini saja, hampir setiap saat dia menerima masukan dari masyarakat tentang kinerja Dinas PU, dimana setiap proyek yang dikelola Dinas tersebut selalu bermasalah. Pada berbagai kesempatan, hal tersebut telah disampaikannya baik kepada Walikota maupun Wakil Walikota. Harusnya Walikota selaku Kepala Daerah arif menyikapi kinerja SKPD tersebut, sehingga tidak sampai merusak citra pemerintahan Kota Padang Panjang.

Dalam hearing tersebut, Dinas PU menyebutkan bahwa bobot pekerjaan yang baru terlaksana sekitar 80 persen. Sedangkan persentase pekerjaan yang telah dibayar baru sekitar 50 persen. Sesuai dengan keputusan dilakukan pemutusan kontrak, maka sejak saat itu CV. Fauzan tidak dibenarkan lagi melanjutkan pekerjaannya. Namun tampaknya, hasil hearing tersebut tidak digubris oleh Dinas PU Padang Panjang.

Karena, berdasarkan investigasi yang dilakukan pewarta HOKI ke lapangan, terlihat masih ada pekerja atau tukang yang sedang mengerjakan beberapa item pekerjaan. Sepertinya pekerjaan tersebut dilanjutkan secara diam-diam, hal ini terlihat dari jumlah tukang yang bekerja hanya beberapa orang saja. Lokasi yang dikerjakan berada pada bagian dalam dan belakang gedung. Sehingga dari luar, orang tidak akan mengetahui kalau saja pekerjaan tersebut dilanjutkan. Bila diperhatikan lebih seksama, terlihat kondisi gedung yang terbengkalai tersebut begitu memprihantinkan.

Sementara itu, beberapa bagian pekerjaan yang telah dikerjakan terlihat tidak tidak rapi dan dikerjakan secara asal jadi. Sehingga, gedung tersebut sepertinya layak dianggap sebagai ruang VIP. Seperti terlihat pada bagian lantai. Pemasangan keramik yang dilakukan sepertinya tidak oleh tenaga yang ahli. Sehingga permukaan lantai terlihat tidak rata, terutama pada bagian pertemuan antara keramik tersebut.

Bahkan, sepertinya spesi yang digunakan untuk mengikat keramik tidak merata, sehingga banyak bagian bawahnya yang kosong. Akibatnya banyak bidang keramik yang telah pecah dan dibiarkan begitu saja. Lebih parah lagi, bila kita melihat kearah bagian atas, yakni pekerjaan plafond. Terlihat beberapa plafond tersebut telah berwarna hitam akibat air yang merembes dari bagian atasnya. Sepertinya lantai atas dan atap gedung tersebut telah mengalami kebocoran. Bahkan pada ruang kontrol listrik, terlihat air menetes dari atap yang bocor tersebut. Sehingga, membahayakan terjadinya konsletting (arus pendek) yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada Direktur RSUD Padang Panjang, Nuryanwar menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut dikelola langsung oleh Dinas PU Padang Panjang. Pihaknya hanya sebagai pengguna jasa saja. Nuryanwar yang akrab dipanggil Ujang  juga mengatakan, pula bahwa setahunya pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Fauzan dan khabarnya telah dilakukan pemutusan kontrak. Namun, siapa yang melanjutkan pekerjaan tersebut sekarang ini, dirinya tidak mengetahuinya. Seharusnya tahun ini gedung tersebut telah bisa dimanfaatkan. Lebih lanjut, Ujang menjelaskan bahwa apabila nanti gedung tersebut diserahterimakan, pihaknya tidak akan menerima begitu saja, dengan kondisi masih seperti ini. Sebagai pengguna jasa, pihaknya akan menerima apabila telah dialakukan perbaikan pada bagian-bagian pekerjaan yang rusak tersebut. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//




 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Bakul Kejujuran 17 Okt 2018 13:02 WIB

 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia