KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaPeran Serta Ita Siregar dalam Mengembangkan Dunia Sastra Kristen di Indonesia oleh : Fida Abbott
13-Feb-2018, 23:22 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berkenalan dengan sosok Ita Siregar beberapa tahun lalu bukanlah suatu hal yang kebetulan. Saya bertemu dengannya lewat salah satu media sosial terbesar di dunia, yaitu facebook, melalui sebuah grup penulisan. Facebook memungkinkan siapa pun berkenalan dengan mudah walau
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Perkawinan Icip-icip

 
SERBA SERBI

Perkawinan Icip-icip
Oleh : Redaksi | 29-Des-2009, 11:09:31 WIB

KabarIndonesia - Ternyata lebih dari 60% warga Jerman mengharapkan adanya perubahan undang-undang, dimana warganya diperkenankan mengadakan "kawin uji coba" atau "perkawinan icip-icip", apabila dalam jangka waktu satu tahun setelah nikah, salah satu pihak merasa tidak cocok, boleh cerai begitu saja tanpa harus disidang segala macam, cukup dengan sehelai surat pernyataan permohonan cerai, maka langsung perkawinan tsb dianggap batal secara hukum, sesuai dengan pepatah abis manis sepah di buang.

Untuk menanggulangi kasus kawin cerai yang tertalu sering terjadi di Holland, maka pemerintah disini sudah tidak membedakan lagi antara kumpul kebo ataukah nikah, sebab walaupun tidak nikah, kalau mau mengaku sebagai suami istripun boleh dan dianggap sah. Tinggal pilih saja status mana yang lebih cocok untuk selera Anda. Berdasarkan survei ternyata 52% warga Thailand (pria & wanita) mempunyai hobby jajan alias nyeleweng, ranking no dua di tempati oleh warga di USA 43%. Sedangkan di Belgia dan Swedia ternyata 50% dari semua perkawinan diakhiri dengan perceraian.

Kalau dahulu hanya kaum pria saja yang berani mengakui secara terang-terangan, bahwa mereka mempunyai WIL - wanita idaman lainnya, tetapi sekarang dalam era emansipasi, sudah wajarlah kalau wanita juga boleh dan bisa mengakui secara terbuka tanpa harus mempunyai rasa malu lagi, bahwa mereka juga mempunyai PIL - pria idaman lainnya. Kenapa musti malu, sebab ini adalah hal yang lagi trendy! Suami punya cewe simpanan, istrinyapun harus punya cowo simpanan. Tidak percaya lihat saja disekitar lingkungan Anda.

Industri kosmetik sekarang sudah mengincar dan menjajakan produknya bukan hanya kepada wanita dan teenager saja bahkan kepada anak-anak kecil diatas empat  tahun, di USA hampir tiap bln diadakan pemilihan ratu kecantikan untuk anak-anak dibawah usia enam tahun. Kalau anak prempuan kita sekarang pergi kesekolah tanpa kosmetik, berarti anak kita tidak mengikuti arus trend yang ada, sebab anak-anak SD jaman sekarang pergi sekolahpun sudah harus pakai kosmetik yang tebal dan komplit.

Berdasarkan penelitian yang diadakan di Holland ternyata lebih dari 70% anak-anak perempuan diatas 10 tahun sudah tidak perawan lagi. Dan berdasarkan laporan dari Washington Post anak-anak teenager sekarang, mulai dari SD sudah menyenangi permainan yang disebut "Freaky Friday", ialah permainan dimana anak-anak lelaki tiap akhir pekan diperbolehkan menangkap gadis teman sekelasnya. Dan ia boleh melakukan apa saja yang dikehendakinya kepada gadis yang telah ditangkap olehnya. Sehingga banyak murid-murid SD yang ketangkap basah oleh gurunya ketika bermain Freaky Friday dalam keadaan telanjang bulat!

Bukan hanya sex saja kebutuhan anak-anak jaman sekarang melainkan juga drugs, usia anak-anak yang ketagihan dan kecanduan drugs semakin hari semakin muda belia, mereka tidak membutuhkan permen Smarties lagi, yang mereka butuhkan sekarang adalah pil-pil seperti extacy dsb-nya. Berdasarkan penelitian di Holland ternyata lebih dari ½ juta anak-anak dibawah 15 tahun sudah mengalami penyakit depresi berat, karena pengaruh obat.

Orang tua jaman sekarang hanya di butuhkan sebagai supplier atau leveransir saja untuk hal-hal yang mereka butuhkan, seperti pakaian, mobil maupun uang jajan. Tidak percaya cobalah lakukan test sendiri, mereka boleh pilih satu minggu tanpa TV, Computer, Musik, Handy maupun mobil ataukah satu minggu tanpa orang tua. Saya yakin kebanyakan akan merasa lebih mudah dan lebih senang kehilangan orang tua satu minggu daripada kehilangan benda-benda  kesayangan mereka. Apakah kita beda dengan mereka? TIDAK!

Tanyalah sama diri sendiri apakah kita bisa dan mau menyediakan waktu satu jam saja sehari untuk berkomunikasi dengan mereka? Boro-boro satu jam, 10 menit saja sudah susah, tetapi 10 jam main internet rasanya waktu itu lewat seperti sekejap saja. Kalau tidak percaya, bandingkanlah waktu yang telah kita habiskan dihadapan layar TV maupun monitor dengan waktu yang kita berikan untuk orang-orang yang kita kasihi.

Bahkan kalau kita lihat ternyata sarana komputer ini bisa digunakan sebagai sarana untuk berbuat dosa, mula-mula dengan chat, kemudian tukar-menukar alamat email, kemudian tukar menukar no telepon, kemudian tukar menukar badan.

Pertanyaan saya: " Demi mengurangi angka perceraian, apakah Anda mendukung adanya undang-undang perkawinan "icip-icip" atau perkawinan masa uji coba?"

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia