KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

LOMBA TULIS : Langkahku Yang Ini
Oleh : Nurhidayah | 11-Des-2016, 00:06:21 WIB

KabarIndonesia - Masa anak-anak adalah masa ketidaktahuan, dimana anak rawan masuk ke jalan yang salah. Masa anak-anak harus dihiasi dengan canda tawa, sikap, dan perlakuan yang baik dan lembut. Anak-anak bukanlah alat. Bukanlah sarana untuk melampiaskan amarah orang dewasa. Kini, telah banyak anak yang melalui jalan yang salah karena ketidaktahuan. Terbukti dengan banyaknya berita anak nakal, bahkan tentang kekerasan pada anak. Baik fisik maupun batin. Tahun ini bukanlah tahun yang sama  saat tahun 80'an.
       Anak-anak harus mendapatkan kasih sayang dan perlakuan yang baik. Bukan dengan amarah ataupun tangan kaki yang bicara. Namun, sedikit sekali orang tua mengerti.
       Banyak sekali, bahkan tak terhitung banyaknya tayangan di televisi yang tidak mendidik. Hanya beberapa chanel saja yang sering menampilkan cerita anak. Seperti "Pada Zaman Dahulu" di MNC TV, "Dora The Explorer", dan "Diego" di GLOBAL TV. Yang mengajarkan pengetahuan dan cara berbiicara bahasa Inggris.
       Masa anak-anak harus seperti pelangi setiap detiknya. Kasih sayang yang tercurah haruslah maksimal. TV bukanlah sarana terbaik agar anak bisa mendapatkan pengajaran, tapi bukulah "Si Gudang Ilmu". Ilmu yang didapat tidaklah seberapa jika hanya menonton tv, malahan lebih banyak mudhorotnya. Tapi buku akan memberikan inspirasi dan motivasi dalam hidup. Namun, sudah pasti orang tua pun harus pandai memilih buku-buku yang baik untuk anak.
       Namun, dari semuanya tidak akan terwujud sikap anak yang baik dan patuh, tanpa dilandasi ilmu agama dan lingkungan yang baik.
       Aku ingin menjadi pelangi yang dapat membuat anak-anak tersenyum bahagia, seakan ku ingin menyayangi seluruh anak.
Namun, langkahku yang pertama adalah memutuskan untuk menjadi penulis cerita anak.
       Aku bukanlah orang yang pandai berkata-kata, masih banyak yang harus kupelajari. Dan tak banyak yang kuharapkan dari tindakanku, selain semuanya aku serahkan kepada yang di atas. Yang Maha Melihat apa yang aku kerjakan, Allah SWT.




 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia