KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Tetaplah Tenang 23 Jan 2019 10:23 WIB

Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 
 
SERBA SERBI

Kecelakaan Kapal Motor Ramos Risma Marisi di Danau Toba, Empat Orang Selamat
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Jun-2018, 11:35:13 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Sebagaimana telah diwanti-wanti oleh pemerintah dan warga masyarakat kabupaten Samosir, bahwa sepanjang bulan Juni sampai September 2018 pergerakan musim dan cuaca telah berubah. Didasarkan pada pengalaman dan kenyataan bahwa kawasan Danau Toba kini dilanda angin kencang dan berputar dan menyebabkan gelombang atau ombak danau naik hingga 2 sampai 5 meter.

Musibah tenggelamnya kapal motor penyeberangan Sinar Bangun pada Senin (18/6) sore di jalur pelayaran Simanindo-Tigaras terjadi selain akibat kesalahan manusia (human error) juga disebabkan angin kencang dan ombak danau yang cukup besar.

Di tengah kesibukan aparat daerah, petugas Basarnas dan tim gabungan mencari kapal dan 180 an penumpang KM Sinar Bangun yang hilang di perairan Tigaras, Jumat (22/6/2018) malam sekitar pukul 19.00 WIB, warga dan aparat pemkab Samosir kembali dikejutkan laporan kecelakaan yang menimpa KM Ramos Risma Marisi, di perairan Nainggolan, Samosir bagian Selatan.

Kabar yang diterima kabarindonesia.com melalui laman facebook, kemudian dikonfirmasi kepada Kepala BPBD Samosir Mahler Tamba membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. "Ya benar pak, kapalnya menabrak bambu kemudian oleng dihantam ombak. Tidak benar tenggelam, tapi ada seorang penumpang yang hilang, sekarang petugas Basarnas sedang menuju lokasi untuk penyelamatan kapal," sebutnya via telepon seraya menyebut bahwa 4 orang penumpang telah diselamatkan dan dirawat di Puskesmas Sirait, kecamatan Nainggolan.

Informasi lain menyebutkan, kapal tersebut dinyatakan terdampar karena angin kencang dan ombak. Sementara sebagian warga menyebut, bahwa penyebab awalnya adalah kapal menabrak keramba milik warga setempat.

Sementara itu, menurut keterangan seorang penumpang yang melompat dan menyelamatkan diri dengan berenang hingga ke daratan Nainggolan, membenarkan KM Ramos Risma Marisi selain menabrak bambu/keramba, juga mengalami mati mesin dalam keadaan cuaca hujan deras, angin kencang dan ombak yang cukup tinggi hingga membuat kapal tersebut oleng. Haripun sudah gelap, maka dia bersama satu orang rekannya memilih melompat dan terjun ke danau. Kemudian dia berenang menuju daratan hingga dia selamat dan meminta pertolongan atas kapal yang ditumpanginya masih ditengah danau.

Dikabarkan dari petugas yang berada di Nainggolan, jumlah penumpang kapal RR Marisi saat berangkat pulang dari Nainggolan menuju Sibandang Muara Tapanuli Utara, sebanyak 5 orang laki-laki, termasuk nakhoda kapal. Malam itu juga, ditemukan korban selamat 4 orang dan 1 orang masih dalam pencarian. Keempat penumpang yang dinyatakan selamat, yakni Joifan Situmorang, Sahat Simorangkir, Jolom Sipayung dan Amani Monang Lumbanraja. Sedangkan yang dinyatakan hilang adalah Rahmat Dani.

Menurut Tim SAR yang melakukan penyelamatan kapal dan pencarian korban, titik koordinat kecelakaan disebutkan di area 02. 24'N 98.54' E radius atau sekitar 70 km dari Posko Tigaras Kabupaten Simalungun ke LKP 170°.

Diperoleh informasi bahwa pada (22/6) malam itu juga sekitar pukul 20.20 WIB Koordinator Pos SAR Danau Toba berkoordinasi dengan Kapolsek Onanrunggu menggerakkan kapal dan masyarakat untuk memberi pertolongan yaitu KM. Petrus dan KM Horas Bunda bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR, namun belum berhasil menemukan korban hilang.

Melihat jauhnya lokasi musibah dari posko Onangrunggu dan kondisi cuaca buruk serta kegelapan malam, pencarian dirasa tidak efektif dan diputuskan Tim Pos SAR Danau Toba akan bergerak esok hari (Sabtu (23/6/2018) pukul 07:00 WIB.)

Informasi terakhir yang diterima kabarindonesia.com bahwa korban yang hilang yakni Rahmat Dani telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
"Puji Tuhan..Jenazah korban KM.Risma Marisi sudah ditemukan. 23/6
Barusan sekitar pukul 15.10 wib oleh penyelam Basarnas berkoordinasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat." sebut Frans Sianturi, wartawan harian Analisa, di laman facebooknya.
Ditambahkannya, korban atas nama Rahmat Dani, ditemukan penyelam Basarnas di kedalaman 10 m dibawah permukaan danau. Sekarang jenazah korban dibawa ke Pelabuhan Nainggolan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Sibuk Membuat “TUHAN” 22 Jan 2019 18:53 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia