KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiJababeka Senior Living Luxury Retirement Home oleh : Kabarindonesia
08-Des-2019, 09:41 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jababeka Senior Living mempersembahkan Luxury Retirement Home, suatu konsep konsep layanan hunian bagi Senior (lansia) dengan standar hotel bintang empt tetapi perhatian dan kepeduian team Care sebagaiman layaknya tinggal di rumah sendiri yg penuh kasih sayang. Home Sweet
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

KPDT Akan Gelar Seminar Merespon Perhatian Jokowi Terhadap Kawasan Wisata Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 08-Aug-2019, 14:44:56 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Sebagaimana diberitakan oleh berbagai media cetak, tv dan online bahwa kunjungan kerja Presiden RI H. Ir. Joko Widodo ke kawasan Danau Toba selama 3 hari, pada tgl 29-31 Juli 2019 yang lalu, untuk meninjau dan memonitor perkembangan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas dunia (program Bali baru).

Saat itu, atas petunjuk dan arahan Presiden, para Menteri yang turut mendampingi menyampaikan kepada publik bahwa di kawasan Danau Toba-Sumatera Utara terdapat 28 objek wisata (destinasi) unggulan yang akan dibangun terutama infrastruktur dan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, air minum, perumahan, event wisata dan lingkungan hidup. Untuk itu semua, pemerintah pusat telah menyediakan anggaran yang cukup besar yakni kurang lebih 2,5 - 3 triliun rupiah melalui anggaran Kementerian PUPR, Lingkungan Hidup, Pariwisata dan lainnya dibawah koordinasi Menko Maritim.

Untuk merespon begitu besarnya perhatian Presiden Jokowi atas pengembangan kawasan Danau Toba yang saat ini sedang berproses menjadi anggota Unesco Global Geopark, para Dewan Pakar Komite Danautoba telah berencana menggelar seminar Percepatan Wisata Danau Toba Mendunia.

Hal ini disampaikan Edison Manurung, SH., MM., Ketua Umum Komite Provinsi Danautoba dalam siaran persnya kepada media juga melalui WA, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, pasca kunjungan Presiden ke Danau Toba, pihak KPDT telah mengadakan pertemuan khusus dengan para Dewan Pakar KPDT di Ruang rapat dekan Fakultas Hukum UKI, Cawang Jakarta, pada tgl. 2 Agustus 2019
Pada rapat ini disepakati pembentukan Panitia seminar dengan personalia Prof. Gimbal Doloksaribu (Ketua) dan Dr. Wilson Rajagukguk (Sekretaris) dilengkapi dengan bidang-bidang diskusi dan pokok bahasan. Panitia akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan demi keberlangsungan dan keberhasilan tujuan seminar.

Pada kesempatan rapat ini juga hadir Ir Mangindar Simbolon, MM., mantan bupati Samosir 2 periode dan inisiator sekaligus ketua Lake Toba Regional Management/LTRM (embrio Badan Otorita Danau Toba sekarang)

Menurut Edison Manurung mantan Ketua KNPI dan staf khusus Ketua DPD ini, bahwa langkah Presiden Jokowi sudah demikian cepat dengan mengunjungi Danau Toba dan melihat langsung sejumlah tempat yang bisa dikembangkan dalam rangka mendukung kawasan tersebut menjadi destinasi wisata kelas dunia.

"Untuk itulah para Dewan Pakar bekerjasama dengan DPD RI dan Pusat Kajian Otonomi Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia akan menggelar Seminar yang rencananya akan diadakan pada 19 September 2019 mendatang di Gedung DPD RI Jakarta." tambahnya.

Menurut sumber yang layak dipercaya, sejumlah pembicara siap dihadirkan guna memberikan gagasan, pandangan dan buah pemikirannya mengenai pengembangan Danau Toba. Diantaranya Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Menteri-menteri terkait, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, dan Gubernur Sumatera Utara.

Juga diharapkan hadir pemangku kepentingan lainnya yakni para Bupati se-kawasan Danau Toba, Pimpinan DPRD Prov Sumut, Pimpinan DPRD kabupaten/kota se-kawasan Danau Toba, Pengurus marga-marga yang ada di Kawasan Danau Toba, Ormas yang peduli terhadap Danau Toba, Rektor berbagai Universitas/PT, tokoh agama, tokoh adat, para pemerhati/yayasan yang peduli Danau Toba, dan lainnya.

Edison Manurung sangat berharap melalui seminar ini akan kian terkuak upaya konkrit yang bisa dilakukan dalam rangka merealisasikan Danau Toba menjadi destinasi wisata kelas dunia. “Semua itu berpulang pada kita, kebersamaan kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Danau Toba,” ujarnya.

“Sudah seharusnya kita sangat bersyukur atas perhatian besar Presiden Jokowi terhadap kawasan Danau Toba. Tinggal sekarang bagaimana kita mau ikut serta membangun kawasan tersebut, sehingga upaya yang dilakukan Presiden Jokowi tidak sia-sia,” tambah Edison yang pernah mengikuti Sidang Umum PBB saat dia sebagai Ketua Umum KNPI.

Pewarta mendapat informasi bahwa sebagaimana disebutkan dalam TOR Seminar yang disusun pada rapat persiapan tgl. 2 Agustus yang lalu, Panitia telah mempersiapkan 8 (delapan) topik yang menjadi pokok bahasan dalam seminar tersebut, yakni:
Topik 1:Pengembangan Danau Toba menjadi kawasan wisata dunia.
Topik 2:Penataan Ruang dan Pembangunan Danau Toba.
Topik 3:Penerapan Undang-undang Lingkungan Hidup di Kawasan Danau Toba.
Topik 4:Penanaman Modal yang tepat untuk Kawasan Danau Toba.
Topik 5: Pengkajian Terpadu terhadap Keberadaan Keramba Jaring Apung di Danau Toba.
Topik 6:Peran DPR RI dalam Pelestarian Danau TobaKetua DPR RI
Topik 7:Pemberdayaan Masyarakat Kawasan Danau Toba.
Topik 8:Road Map Industri Pariwisata di Kawasan Danau Toba.

Sementara itu terkait dengan rencana pemekaran provinsi Sumatera Utara yang tertunda akibat adanya moratorium, Ketua Umum Komite Danau Toba ini menyampaikan harapan akan segera teralisasi.

"Sudah begitu lama kita berjuang untuk pemekaran Sumut, semoga di era Jokowi dengan adanya BODT dan lebih terfokus sekarang 7 Kabupaten bersama BODT bekerja sama dgn pemerintah Pusat sehingga pemekaran Sumut menjadi PRODATO (Provinsi Danau Toba) di era Jokowi lebih memungkinkan terwujud" sebutnya.

"Untuk itulah sekarang Komite aktif melakukan kegiatan-kegiatan, membuka komunikasi ke Masyarakat dan Pemda se -kawasan Danau Toba juga ke Pemerintah Pusat. Mari kita kerja, kerja bersama-sama mulailah hari ini Salam PRODATO" pungkasnya.

Jika melihat progres kerja Komite ini, sebagai lembaga atau komunitas yang akan berjuang terwujudnya Provinsi Danau Toba, dalam susunan organisasi sengaja dibentuk 7 Kelompok Kerja (Pokja) kajian. Ketujuk Pokja tersebut yakni pokja kajian pengembangan ekonomi, pokja kajian sosbud, pokja sains dan teknologi, hukum dan humaniora, pengembangan sdm dan pendidikan, hubungan internasional, lingkungan/SDA/tataruang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
LILIN ADVENT-NATAL 08 Des 2019 16:13 WIB

Kesehatan Manusia Dalam Alkitab 05 Des 2019 11:08 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia