KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Jerman Bahas Larangan Berjilbab buat Anak TK dan SD

 
SERBA SERBI

Jerman Bahas Larangan Berjilbab buat Anak TK dan SD
Oleh : Kabarindonesia | 24-Mei-2019, 14:50:16 WIB

KabarIndonesia - Jerman bergulat dengan fenomena jilbab di kalangan siswa taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Kebiasaan tersebut dinilai mempersulit proses integrasi. Tapi apakah larangan serupa di Austria adalah langkah bijak?

Perdebatan tentang larangan jilbab di sekolah dasar di Jerman berlanjut: Jilbab bagi anak-anak perempuan...."tidak ada hubungannya dengan agama atau kebebasan beragama, yang mana banyak kaum muslim melihatnya demikian," ujar pemimpin Partai Kristen Demokrat (CDU) Annegret Kramp-Karrenbauer kepada media, mengenai topik perdebatan apakah pemakaian jilbab di taman kanak-kanak (TK) atau sekolah dasar dimungkinkan.       

Di lain pihak lain, Menteri Kehakiman Katarina Barley dari Partai Sosial Demokrat (SPD) menetang larangan berhijab bagi anak-anak sekolah: "Kita harus mendorong semua anak-anak perempuan dan memperkuat mereka agar tumbuh menjadi perempuan yang percaya diri dan mandiri. Saya ragu bahwa larangan larangan berhijab akan membantu," katanya kepada media Frankfurter Allgemeine Zeitung.     Komisaris Pemerintah Jerman untuk Urusan Integrasi, Annette Widmann-Mauz  dari Partai CDU, mendesak pertimbangan larangan jilbab anak perempuan di taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Sementara itu, beberapa politisi CDU-CSU dalam pernyataan bersama menggarisbawahi perdebatan larangan jilbab tersebut dengan melihat meningkatnya permintaan bantuan dari para guru yang sangat dibutuhkan.       Ketua Asosiasi Pendidikan Dasar, Maresi Lassek, menolak larangan jilbab di sekolah dasar.  Kepada RedaktionsNetzwerk Deutschland (RND) dia mengatakan bahwa ia tidak berpikir begitu larangan ditegakkan, "...Anak-anak dipaksa mengambil peran khusus, itulah yang tidak kita inginkan. " Ia mengusulkan agar persoalan itu dibicarakan dengan orang tua dan siswi.      
 
Latar belakang perdebatan soal jilbab anak-anak itu berangkat dari keputusan parlemen Austria pada pertengahan Mei lalu yang melarang penggunaan penutup kepala di sekolah dasar.         Presiden Konferensi Menteri Pendidikan Alexander Lorz mengatakan sangat penting untuk memberlakukan larangan jilbab. "Jika orang tua fokus pada kebebasan beragama, konstitusi kita hanya punya sedikit peluang untuk memperdebatkan," ujar menteri pendidikan negara bagian Hessen tersebut kepada surat kabar Neuen Berliner Redaktionsgesellschaft.
Larangan itu menurut undang-undang seharusnya tidak ada di Mahkamah Konstitusi, tambah Lorz: "Kita seharusnya tidak selalu langsung menetapkan hukum atau larangan."  

  
Pada dasarnya, Lorz melihat pemakaian jilbab di ruang kelas dengan sikap kritis."Dari sudut pandang pendidikan dan integrasi mengenakan burka atau nikab di usia sekolah dasar, harus ditolak, terutama karena Islam tidak mengatur hal itu," jelasnya. "Hal itu tidak berkontribusi pada integrasi dan stigmatisasi gadis-gadis ini di komunitas kelas."      

Setelah putusan Mahkamah Konstitusi Federal tahun 2015, penutup kepala jilbab karena tidak sesuai dengan undang-undang di mana sebagian besar negara bagian telah melarang pemakaian jilbab di sekolah. Sumber : epd (ap/rzn)       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia