KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Hati-hati Modus Penipuan Tes Masuk TNI AD
Oleh : Iin Suwandi | 25-Jan-2017, 18:27:08 WIB

KabarIndonesia - Tindakan penipuan yang dilakukan oleh para oknum (penjahat) kini semakin canggih dengan melakukan berbagai cara dan metode. Ada yang langsung berhadapan dengan korban ada juga yang hanya melalui telepon. Mereka lakukan aksi kejahatannya hingga banyak yang korban. Seperti yang menimpa Abdur Rahman (58), warga Jl. Nogroho Gang Melati, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura beberapa waktu yang lalu tepatnya pada Kamis, 19 Januari 2017. 

Sebagaimana yang diwartakan oleh beberapa media beberapa hari terakhir ini korban kehilangan uang sebesar 21 juta rupiah, setelah korban mentransfer ke rekening seseorang yang tidak jelas identitas dan alamatnya. Akibat kejadian itu, korban melalui Nur Hesti Wulandari (23), anak korban melaporkan penipuan yang menimpa ayahnya ke Polres Pamekasan.

  
Dituturkan oleh keluarga korban yaitu Nur, panggilan Nur Hesti Wulandari menjelaskan bahwa ada seorang pria yang mengaku aparat dari kantor Kelurahan Lawangan Daya, mendatangi rumahnya untuk bertemu ayahnya. Kemudian pria itu memberitahu, jika dirinya baru saja mendapatkan telepon dari seseorang yang tidak diketahui nama dan alamatnya.   
 

Kemudian si penelpon itu memberitahu tentang Beni Rahman Hidayat (18), anak korban yang katanya sedang mengikuti tes seleksi penerimaan peserta didik Tantama Angkatan Darat (AD) dinyatakan lulus. Sebagai prasyarat, korban diminta mengirimkan uang dan waktunya dibatasi hanya dua jam sejak dirinya menerima telepon.               

 

Tes masuk TNI AD tidak dipungut biayaSesungguhnya dalam penerimaan TNI AD telah memiliki mekanisme yang jelas. Bagi masyarakat jika anda tidak mau tertipu maka disarankan buka  http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/pengumuman/taruna-akmil. Untuk menemukan panduan tersebut klik  Rekrutmen TNI. Lalu pilih matra yang akan menjadi tujuan anda. Kalau TNI AD, klik matra TNI AD maka akan muncul panduan yang setidaknya memberi gambaran bahwa dalam masuk TNI tidak dipungut biaya apapun juga.

 
Sebagaimana yang ada dalam menu Rekrutmen TNI AD tertulis secara jelas yang mengatakan bahwa  "Selama Proses Penerimaan Berlangsung Calon Tidak Dipungut Biaya Apapun !!! Jika ada yang mengatasnamakan Panitia untuk membayar sejumlah uang untuk ditransfer itu pasti sudah penipuan !!! Segera Laporkan ke Panitia Terdekat".  Artinya jika ada orang tertentu yang ingin meminta jasa dengan iming-iming uang dan sejenis meteri lain itu sudah jelas bentuk penipuan. 
Semoga dengan  adanya kejadian yang menimpa saudara kita Abd. Rahman, akan menjadikan hikmah tersendiri bagi kita sekalian. Sehingga tidak ada lagi korban lainnya, yang mengalami peristiwa kerugian materil bagi masyarakat di masa yang akan datang. Sebab TNI AD sudah berkomitmen bahwa "masuk TNI AD tidak dipungut biaya apapun juga". Jika masih ada yang meminta materi uang dan materi lainnya berarti itu jelas penipuan yang patut kita tumpas bersama.*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Aksi Demo Sopir Angkot di Depan Kantor Walikotaoleh : Syaiful Anwar
08-Nov-2017, 05:18 WIB


 
  Aksi Demo Sopir Angkot di Depan Kantor Walikota Hari ini (8-11-2017) sopir angkot sekota Jambi menggelar aksi demo di depan kantor walikota Jambi. Dalam aksinya para sopir menuntut kepada bapak walikota Jambi, SY FASHA agar menghentikan aktifitas angkutan taxi online dan perbaikan terhadap terminal Rawasari dan terminal bayangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia