KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

HUT Ke-74 TNI, Arhanud TNI AD Tampilkan Shikra, Radar Pendeteksi Sasaran Sejauh 250 Km
Oleh : Iin Suwandi | 07-Okt-2019, 14:44:40 WIB

KabarIndonesia - Pada upacara peringatan HUT Ke-74, selain persenjataan lainnya, Arhanud TNI AD menampilkan Shikra, Radar yang mempu mendeteksi sasaran udara sejauh 250 km. Hal tersebut disampaikan Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud 15/DBY Letkol Arh Muhammad Ufiz, saat dihubungi melalui telepon selulenya di Semarang, Jawa Tengah Sabtu (5/10/2019). 
  
Diterangkan Muhammad Ufiz, keterlibatan satuan yang dipimpinnya pada peringatan HUT Ke-74 TNI tahun 2019, yaitu keikutsertaannya pada pergelaran parade alutsista yang dimiliki Yon Arhanud 15/DBY saat ini. "Dari segi Alutsista, satuan mengikutsertakan satu unit Radar CM 200 (Shikra), tiga unit rudal Multi Mission System (MMS) serta, tiga unit rudal Lightweight Multiple Laincer (LML),'' ujarnya. "Sementara itu untuk rudal, masing-masing diawaki oleh 3 orang, radar Startrek diawaki oleh 2 orang, serta pendukungnya 15 personel, sehingga total seluruhnya 23 orang,'' terangnya. 

Menurutnya, sebagai satuan yang memiliki tugas 4 (empat) fungsi, meliputi pencarian dan penemuan (detection), pengenalan (identification), penjejakan (tracking) dan penghancuran (destruction), sangatlah tepat Yon Arhanud 15/DBY sebagai bagian dari parade alutsista yang dimiliki TNI AD.

"Masyarakat Indonesia, mungkin belum banyak yang mengetahui, bahwa saat ini Arhanud TNI AD telah dilengkapi berbagai Alutsista modern, salah satunya Radar Shikra, yang dapat mendeteksi ke sasaran udara sampai 250 km, dengan dilengkapi perangkat Electronic Counter-Countermeasures (ECCM), menjadikannya aman dari serangan Pernika, serta memiliki kemampuan mendeteksi 200 sasaran secara bersamaan,'' ucapnya.   

Lanjutnya, sementara itu dua jenis Rudal LML dan MMS, dimana keduanya mampu mengatasi ancaman udara, baik pesawat udara maupun sasaran lainnya seperti UAV(Unmanned Aerial Vehicle). 

"Dengan berat yang ideal dan sifatnya portable, menjadikan Rudal LML dapat digelar diberbagai bentuk medan, dan dengan waktu kurang dua menit, rudal ini siap digunakan untuk tempur. Selain itu juga, dengan mencari pemancar gelombang elektromagnetik sebagai sasaran, menjadikan rudal ini sulit untuk dideteksi lawan,'' jelasnya. 
   
"Jarak tembak efektif pada misil ini sekitar 7,2 km, dengan kecepatan 3,5 Mach setara dengan kecepatan 4.321,8/jam, dengan ketinggian 4,6 km, serta dapat juga digunakan pada misil darat-udara atau darat-darat,'' tutur Alumni Akmil 2001 ini. 

Berbeda dari Rudal MMS, dimana rudal ini ditempatkan menjadi satu pada kendaraan, menjadikannya memiliki mobilitas yang tinggi, serta memiliki multi missile turret yang memungkinkan penggunaan misil untuk melakukan penyerangan terhadap berbagai bentuk sasaran udara dengan waktu yang reaksi cepat.   

"Karena dilengkapi Infra Red Camera, rudal ini pun sulit dilacak atau dihancurkan oleh rudal pencari emisi gelombang elektromagnetik. Jarak deteksi sasaran secara pasif dengan menggunakan Thermal Infrared sampai dengan 15 km,'' urainya.   
"Dengan kecepatan 3,5 Mach (4321,8 km/jam), ketinggian 5 km, jarak tembak 7,2 km, dan waktu reaksi dalam penyerangan kurang dari 5 detik kepada sasaran, menjadikan rudal ini memiliki Kill Probability mencapai 95% yang artinya 1 shot 1 Kill Aircraft,'' tambahnya.   
Dirinya berharap, dengan keterlibatan alutsista yang dimiliki Yon Arhanud 15 menjadikan masyarakat mengenali berbagai jenis Alutsista satuan Arhanud TNI AD.

"Ini juga sebagai ajang Show of Force kepada dunia Internasional bahwa Militer Indonesia juga memiliki kesenjataan pertahanan udara yang canggih, yang setara dengan negara-negara maju lainnya seperti Inggris dan Perancis,'' pungkasnya. (*)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
SATU DETIK SETELAH KEMATIAN 26 Mei 2020 08:28 WIB

BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia