KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Emosi Kesedihan Eyang Paulina dan Dukungan Keluarga

 
SERBA SERBI

Emosi Kesedihan Eyang Paulina dan Dukungan Keluarga
Oleh : Kabarindonesia | 21-Mei-2019, 07:52:09 WIB

KabarIndonesia - Pertama kali bertemu dengan Eyang Paulina, kesan pertama yang terlihat adalah bersemangat. Dalam tubuh yang tidak muda lagi, Eyang Paulina mengikuti seluruh aktivitas yang ada di Senior Living  D'Khayangan. Setiap orang yang menjadi bagian D'Khayangan merasa senang dengan perkembangan selama berada di senior living. Disamping itu, setiap orang merasa terinspirasi dengan semangat dan keceriaan dari Eyang Paulina.    

Di masa mudanya Eyang Paulina bukan pribadi yang senang berdiam diri. Selepas menyelesaikan pendidikan Sekolah Guru Atas di tahun 1958, Eyang Paulina mulai mengajar. Tidak seperti kebanyakan pengajar, bagi Eyang Paulina materi bukanlah ambisi yang harus jadi keutamaan.   

Jiwa sosialnya begitu besar sejak masih muda sehingga beliau pun tidak pernah berharap hidup berkelimpahan. Pada era 70-an, ilmu modeste cukup digandrungi sehingga memiliki potensi usaha yang menjanjikan. Namun bagi Eyang Paulina, mengajar adalah panggilan hati dan kesenangannya adalah membagikan ilmu bagi yang membutuhkan. Beliau pun membuka kursus modeste tanpa memungut biaya sepeser pun. Harapan beliau hanya satu, agar setiap orang bisa menyambung hidup dengan apa yang diajarkan olehnya.     

Berlanjut dengan aktivitas Eyang Paulina di bidang kesehatan, beliau menjadi penggagas Komunitas Paguyuban Jamu Gendong ditahun 80-an. Sebagai penggagas, tentunya seseorang wajib memiliki gagasan dan terobosan yang berguna bagi masyarakat. Terlebih masalah kesehatan, gagasan tersebut harus bermanfaat dan memiliki visi untuk menyehatkan masyarakat. Salah satu gagasan utama Eyang Paulina adalah mengadakan pertemuan rutin dan workshop yang bekerjasama dengan dokter dan Dinas Kesehatan. Terakhir, Eyang Paulina aktif di organisasi Perwari Persatuan Wanita Republik Indonesia) sebagai sekretaris lalu berlanjut menjadi ketua Perwari Klaten di tahun 1999.     

Kebahagiaan Yang Utuh Dari Nilai Emosi 
Viktor Frankl (1986) dalam bukunya Man's Search For Meaning mengatakan bahwa emosi yang memiliki nilai dan ditempatkan pada ruang yang tepat dapat melahirkan kebahagiaan yang utuh bagi manusia mendapat pembenaran dari banyak kasus. Dalam fase kehidupan Eyang Paulina, kehilangan seorang suami merupakan hal paling muram dan kelam.     

Usia yang semakin bertambah dan kesepian karena kehilangan seseorang yang dicintai menimbulkan emosi kesedihan yang mendalam. Beliau merasa tidak bersemangat melanjutkan hidup ditambah lagi anak-anak terkasih beranjak dewasa dan memiliki keluarga kecil sendiri. Emosi kesedihan melingkupi Eyang Paulina dan Keluarga.     

Pribadi psikis Eyang Paulina mengalami perkembangan negatif. Beliau perlahan diserang demensia yang pada akhirnya juga melahirkan emosi kesedihan bagi keluarganya. Ditengah kondisi kesepian, demensia dan kesedihan mendalam, keluarga Eyang tak tinggal diam.      

Pihak keluarga menempatkan emosi pada ruang yang tepat, tanpa harus membiarkan orang tua tenggelam dalam kondisi yang muram. Ibu Titi, salah satu anak Eyang Paulina, akhirnya memutuskan agar Eyang  ditempatkan di Senior Living D'Khayangan. 

Sebelumnya, Ibu Titi membawa beliau ke rumah sakit agar demensia Eyang berkurang namun perkembangan positif tidak kunjung datang. Berasal dari referensi rekannya, Ibu Titi merasa tertarik dengan pelayanan dan program yang diterapkan di D' Khayangan lalu memutuskan agar Eyang Paulina ditempatkan disana. 

Pada masa awal kehadiran Eyang di senior living, Ibu Titi merasa senang karena Eyang dilayani dengan baik oleh pihak D' Khayangan. Fase selanjutnya, psikis Eyang Paulina berkembang secara positif. Kadar demensia-nya perlahan berkurang ditambah lagi Eyang mulai aktif dalam mengikuti aktivitas lansia D'Khayangan. Emosi kesedihan di masa kehilangan mulai pudar dari kehidupan Eyang karena menemukan kebahagiaan di senior living.      

Selaras dengan itu, harapan mulai bertumbuh lagi di keluarga besar Eyang termasuk Ibu Titi yang dahulunya memiliki emosi kesedihan yang sama saat melihat perkembangan Eyang.     

Baik Eyang Paulina dan Ibu Titi telah menempatkan emosi kesedihan pada ruang yang tepat, ruang bagi tumbuhnya pengharapan, solusi dan berkeputusan memilih Senior Living D' Khayangan sebagai tempat untuk menemukan kebahagiaan baru bagi Eyang. Ibu Titi dan Eyang Paulina telah menemukan makna dalam hidup bukan dengan tenggelam dalam kesedihan. Inspirasi dari keduanya adalah mutiara. Kebahagiaan penuh serta kesehatan untuk Eyang Paulina sekeluarga.Ditulis Roy A.Siahaan.(*)

        

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia