KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

Senja Kan Berlalu 19 Jan 2019 14:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 
 
SERBA SERBI

Bos KSP Pandawa Salman Nuryanto "Diganjar" Hukuman 15 Tahun Penjara
Oleh : Benny Aswadina | 16-Des-2017, 04:26:50 WIB

KabarIndonesia - Majelis Pengadilan Negeri (PN) Depok dipimpin ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara denda Rp 200 miliar dan semua aset asetnya disita Negara kepada pimpinan/pendiri Koperasi Simpan Pnjam (KSP) Pandawa Mandiri Group Salman Nuryanto. 
"Vonis itu lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntutnya 14 tahun penjara," kata Windy Wellingtonia dan Chacha Annisa yang meliput langsung jalannya sidang putusan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (11/12) siang.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta menghimpun dana masyarakat tanpa izin usaha yang dilakukan secara berlanjut," kata ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH dalam pembacaan amar putusannya di PN Depok. Sidang berlanjut pembacaan putusan atas 26 leader Pandawa yang dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar.

Sementara itu sekitar 5000 nasabah, korban investasi bodong KSP Pandawa Mandiri Group menolak dengan tegas putusan majelis hakim PN Depok, terkait aset Pandawa disita Negara yang menurutnya semua aset Pandawa hak nasabah. "Sebab dalam kasus ini tak ada kerugian negara. Kenapa semua aset masuk ke kas negara dan ini bukan masalah korupsi dong," kata Dani Andrian Kusdayat, kuasa hukum nasabah KSP Pandawa Mandiri pada Dina Faisal S.Kom dan Pewarta Kabarindonesia. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia