KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Jamblang, si Hitam Kaya Manfaat

 
SERBA SERBI

Jamblang, si Hitam Kaya Manfaat
Oleh : Area Sandhy | 04-Jan-2013, 05:47:00 WIB

KabarIndonesia - Pernah melihat atau bahkan makan buah hitam lonjong seperti yang terpampang di foto di atas? Bagi kebanyakan orang yang tinggal di daerah pedesaan, pasti tahu nama si hitam lonjong ini. Namun bagi kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan, bisa jadi tidak pernah melihat ataupun tahu buah apa ini.

Ya, si hitam lonjong yang bernama Jamblang ini memang sudah sangat jarang ditemui tumbuh di perkotaan. Pohon berbatang tebal dengan banyak cabang serta memiliki daun tunggal ini biasanya tumbuh liar di terutama di hutan jati, atau ditanam di pekarangan warga.

Tumbuhan bernama latin Syzygium Cumini ini masih tergolong dalam keluarga jambu-jambuan (Myrtaceae) yang berasal dari Asia dan Australia tropic dan hanya dapat tumbuh didaerah dataran rendah dengan ketinggian 500 m dpl.

Ketika masih muda buah ini berwana hijau kemudian menghitam ketika masak. Rasanya asam sepat ketika masih muda dan manis asam ketika masak.

Di Indonesia, Jamblang dikenal dengan banyak nama berbeda di berbagai daerah. Antara lain Jambe Kleng di Aceh; Jambu Kling di Gayo; Jambu Kalang di Minang Kabau; Jamblang di Betawi dan Sunda; Juwet, Duwet, Duwet Manting di Jawa; Dhalas, D. Bato, Dhuwak di Madura; Juwet, Jujutan di Bali; Klayu di Sasak; Duwe di Bima; Jambulan di Flores; Raporapo Jawa di Makasar; Alicopeng di Bugis; dan Jambula di Ternate.

Berdasarkan database USDA Nutrient kandungan gizi dalam 100 gr Jamblang mentah mengandung Energi 251 kJ (60 kcal); Karbohidrat 15,56 gr; Lemak 0.23 gr; Protein 0,72 gr; Air 83,13 gr; Vitamin A IU 3; Thiamine (Vit. B1) 0,006 mg; Riboflavin (Vit. B2) 0,012 mg; Niacin (Vit. B3) 0,260 mg; Asam Pantotenat (Vit. B5) 0,160 mg; Vitamin B6 0,038 mg; Vitamin C 14,3 mg; Kalsium 19 mg; Besi 0,19 mg; Magnesium 15 mg; Fosfor 17 mg; Kalium 79 mg; dan Sodium 14 mg.

Sangat disayangkan bahwa si buah hitam kaya gizi dan manfaat ini sudah sangat jarang ditemui. Seperti yang dilansir oleh situs iptek.net.id, daging buah jamblang yang rasanya asam manis ini memiliki banyak khasiat antara lain untuk melumas organ paru, menghentikan batuk, peluruh kencing (diuretik), peluruh kentut (karminatif), memperbaiki gangguan pencernaan, merangsang keluarnya air liur, dan menurunkan kadar glukosa Sarah (hipoglikemik).

Tidak hanya buahnya, kulit kayu Jamblang pun juga memiliki khasiat untuk meluruhkan haid. Hasil penelitian menunjukkan biji, daun dan kulit kayu Jamblang memiliki khasiat menurunkan kadar glukosa darah (efek hipoligemik) pada penderita diabetes melitus tipe II. Dalam penelitian lain di India, daging buah Jamblang juga potensial sebagai obat kontrasepsi pada pria.

Pada percobaan binatang, Jamblang dapat mencegah timbulnya katarak akibat diabetes. Jamblang juga menurunkan resiko timbulnya atherosklerosis sampai 60-90% pada penderita diabetes. Hal ini terjadi karena kandungan oleanolic acid pada Jamblang menekan peran radikal bebas dalam pembentukan atherosklerosis.

Jadi, mau sehat? Kenapa tidak mencoba untuk menambahkan Jamblang ke daftar penambang serat Anda? (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
Papua Kalahkan Sumut 24 Okt 2014 11:23 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia