KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Tetaplah Tenang 23 Jan 2019 10:23 WIB

Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 
 
SERBA SERBI

Jalan-jalan Kampung Perlu Mendapat Perhatian Pemerintah
Oleh : Ir. Mohamad Faridudin | 10-Jul-2009, 04:30:51 WIB

KabarIndonesia - Menelusuri jalan-jalan pedesaan di kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dari mulai jalan kampung Cileles, Desa Cibunar tembus ke jalan kampung Payung Desa Sukalilah, dilanjutkan ke jalan salam sayang sampai perbatasan kampung Cigalumpit, Desa Sindangsuka, kemudian jalan kampung Kopeng, Desa Sindangsuka sampai jalan kampung Cilimus Hideung, Desa Mekarsari, sepanjang kurang lebih 10 km dengan menggunakan sepeda motor, apalagi pakai motor bebek, merupakan perjalanan yang cukup mendebarkan sekaligus was-was dan mencemaskan, takut terjadi kecelakaan.

Betapa tidak, sepanjang perjalanan kita harus ekstra hati-hati, dan juga harus terampil mengendarai sepeda motor, jika kita tidak mau terjadi kecelakaan, akibat kondisi jalan yang rusak parah. Jalanan berlubang-lubang, batu-batu besar menghadang di tengah, di kiri maupun di kanan jalan, belum lagi kalau lagi musim penghujan, kondisinya sangat licin, banjir dan berlumpur akibat drainase jalan yang tidak baik.

Memang jalan tersebut jalan kampung, bukan jalan kabupaten/ kota atau jalan propinsi, atau biasa disebut jalan non status. Tetapi apakah memang mesti dibiarkan begitu saja, tanpa ada upaya untuk diperbaiki, atau sengaja dibiarkan menunggu gerakan swadaya masyarakat, yang nota bene kebanyakan rakyat kecil yang hidupnya pas-pasan. Padahal kita tahu. jalan di pedesaan sangat bermanfaat untuk pengangkutan hasil-hasil pertanian supaya segera bisa dijual ke kota, dan tentunya akan sangat membantu pendapatan dan kesejahteraan para petani.

Dengan kondisi jalan yang rusak parah seperti sekarang seringkali terjadi kecelakaan, juga mengakibatkan biaya transportasi begitu mahal. Implikasinya hasil pertanian yang dijual ke kota oleh para petani menjadi menjadi minim keuntungan, sehingga petani kurang bergairah meningkatkan produktivitas pertaniannya. Ujung-ujungnya kesejahteraan petani dari tahun ke tahun begitu-begitu saja, alias memprihatinkan!

Pemerintah, dalam hal ini Dinas PU dan Jasa Marga sudah selayaknya memperhatikan jalan-jalan kampung, khususnya jalan-jalan kampung di sentra-sentra produksi hasil pertanian. Karena bagaimana pun juga peranan para petani demikian besar dalam penciptaan lapangan pekerjaan dengan basis ekonomi kerakyatan yang selalu menjadi issu sentral dan jadi komoditas politik para calon-calon pemimpin di negeri ini.

Beberapa orang tokoh masyarakat yang kami mintai komentarnya terkait kondisi jalan-jalan kampung ini berujar, "Kami sudah berulang kali mengupayakan perbaikan jalan, baik itu melalui gerakan swadaya masyarakat maupun mengajukan proposal ke Dinas PU dan Jasa Marga Kabupaten melalui Kepala Desa, akan tetapi sampai dengan saat ini belum ada tindak lanjutnya."

Karena keterbatasan dana dan juga fasilitas, upaya gerakan swadaya masyarakat hanya mampu sekedarnya saja. Melalui gerakan swadaya masyarakat, kondisi jalan bisa sedikit lebih baik, akan tetapi tidak bertahan lama, sehingga berulang kali diperbaiki, rusak lagi-rusak lagi. Akhirnya kami pun bosan dan capai sendiri.

Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalanan kampung ini.

“Katanya penerimaan Pajak dari tahun ke tahun selalu meningkat, tolong salurkan dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat,” demikian ditegaskan salah seorang tokoh masyarakat di Desa Cibunar pada Pewarta HOKI.(*)



Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com/
       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Sibuk Membuat “TUHAN” 22 Jan 2019 18:53 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia