KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Tiga Sungai Meluap Akibatkan 5.985 Kepala Keluarga Kota Tebing Tinggi Sumut Mengungsi
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 04-Des-2017, 03:52:11 WIB

KabarIndonesia - Hujan deras yang turun sejak Sabtu (2/12) hingga Minggu (3/12), mengakibatkan banjir besar melanda kawasan kota TebingTinggi provinsi Sumatera Utara dan menyisakan genangan air di sejumlah titik lokasi. Terlebih, malam tadi, kota yang diapit oleh Kabupaten Serdang Bedagai itu kembali dilanda hujan hingga pagi. Demikian rekan media M.Nasrul dan Nanda F Batubara (tribun-medan.com) melaporkan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 22 kelurahan di Kota Tebingtinggi dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter. Banjir ini mengakibatkan 5.985 kepala keluarga dievakuasi ke sejumlah posko penampungan. Bahkan laporan Nanda Batubara menyebutkan arus lalu lintas Sumatera dari dan menuju Medan nyaris lumpuh total karena tidak bisa dilalui kenderaan yang ingin menerobos banjir tersebut.

Menurut Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Wilayah Sungai II Sumut Junjungan Saragih, ada tiga sungai yang melintasi Kota Tebingtinggi, sungai Sei Padang, Sei Bahilang dan Sei Sibaro. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan ketiga sungai meluap dan membanjiri kota tersebut, terutama hujan dari hulu sungai di dataran tinggi sebagai daerah tangkapan air.

Junjungan membenarkan bahwa kota Tebingtinggi sering banjir karena curah hujan tinggi dan belum ada pengendali banjir. "Ada yang khas, yaitu kota ini merupakan pertemuan tiga sungai. Kalau lagi curah hujan tinggi ya menuju ke Tebingtinggi," katanya melalui sambungan telepon pada Muhammad Nasrul.

Laporan tribun-medan.com Nanda F Batubara, banjir yang melanda 22 kelurahan di kota Tebingtinggi dengan ketinggian bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter. Banjir ini mengakibatkan 5.985 kepala keluarga dievakuasi ke sejumlah posko penampungan.

Sementara itu disampaikannya, luapan air meninggalkan genangan air di beberapa lokasi mengakibatkan sebagian warga mulai merasakan beberapa gejala penyakit, seperti penyakit kulit, sampai demam dan flu. Selain itu akibat terus-terusan terkena air, kakinya mulai gatal-gatal.

Pantauan rekan media di lapangan, instansi kesehatan setempat mengaku sejak hari pertama diketahui timbulnya banjir saat evakuasi, mereka sudah datang ke lokasi pengungsian, namun keluhan warga baru datang sejak pagi hari Minggu (3/12).

Tim medis dari Puskesmas Kelurahan Sri Padang, mencatat sejak pukul 10.00 pagi hingga pukul 13.00 WIB sudah 38 orang warga yang melaporkan keluhan penyakitnya. "Mungkin kemarin kan masih sibuk menyelamatkan barang-barangnya, jadi warga belum merasakan penyakit," ujar Ramayani Lubis selaku ketua tim sekaligus kepala Puskesmas.

Ia menambahkan, keluhan yang datang beragam penyakit, dan kebanyakan pasiennya adalah anak-anak. Pihaknya mengaku, telah menyiapkan berbagai obat pertolongan pertama. Seperti obat demam paracetamol, salep untuk gatal-gatal, dan obat masuk angin.

Para pengguna kenderaan dan angkutan yang dari arah kota Siantar dan Kisaran menuju Medan menyampaikan hingga Senin (4/12) subuh jalan masih digenangi air hingga ratusan kenderaan berjalan lambat.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia