KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Sungai Citarum Sakit Keras

 
LINGKUNGAN HIDUP

Sungai Citarum Sakit Keras
Oleh : Stanley Teguh | 07-Aug-2016, 10:09:52 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Kasdam III/Slw Brigjen TNI Wuryanto ikuti bincang-bincang dalam diskusi tentang pencegahan dan cara mengatasi pencemaran sungai citarum di Ruang Sudirman Makodam III/Slw, Jumat (29/7).

Sungai Citarum merupakan nafas bagi kehidupan masyarakat Jawa Barat dengan panjang sungai lebih kurang 281 km dan mengairi seluas 329.297 hektar sawah. Dalam diskusi itu Aster Kasdam III/Slw Kolonel (Inf) Dian Herdiana menyampaikan bahwa sungai Citarum ini memiliki 8 waduk irigasi dan memberi kontribusi sebagai penghasil energi listrik terbesar yang menyuplay energi listrik untuk Pulau Jawa dan Bali.

Disampaikan oleh Kol (Inf) Dian Herdiana bahwa Sungai Citarum memiliki beberapa kriteria yaitu melayani standar nasional, melayani minimal 1 daerah irigasi dengan luas minimal 10.000 hektar dan akan berakibat negatif apabila tidak dikelola dengan baik. Sungai Citarum juga merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Jabar terutama bagi mereka yang tinggal di pinggiran sungai citarum.

Kasdam III/Slw Brigjen TNI Wuryanto mengatakan, Sungai Citarum sedang parah dan sakit keras sehingga perlu segera ditangani karena bila tidak akan membahayakan kita semuanya. Kasdam menceritakan bahwa warga Jabar dulu selalu ada dalam kondisi sehat karena tiap hari masyarakatnya mengkonsumsi air yang bersih dan sehat akan tetapi dibandingkan dengan sekarang kondisinya sudah berbeda dan cenderung sudah sangat menghawatirkan.

Kasdam menambahkan, Kodam III/Slw atau Prajurit Siliwangi sejak dulu peduli dengan sungai citarum dan dengan berbagai cara telah melakukan upaya dari mulai karya bakti ulang tahun satuan atau Jumat bersih tapi sendiri dan tidak pernah tersambung. "Kodam III/Slw berkeinginan untuk mengembalikan kondisi Sungai Citarum menjadi lingkungan yang bersih dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat yang ada dipinggiran Sungai Citarum", jelas Kasdam. Kasdam juga mengingatkan masyarakat yang ada disepanjang pinggiran aliran sungai agar menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya dan jangan dibuang ke sungai atau anak sungai Citarum.

Pada kesempatan itu Kasdam juga menyampaikan sasaran Kodam III/Slw pada program Citarum Bestari ini adalah untuk mengembalikan sungai atau anak sungai citarum menjadi bersih dan mengajak pejabat serta masyarakat untuk ikut bertanggung jawab kepada keasrian sungai Citarum.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dinas instansi Pemda Provinsi Jawa Barat, Akademisi Prof. Dr. Ir. Mubiar Purwasasmita, DEA dari ITB, dan Para Aktivis Peduli Citarum.(*)



 
 
Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini!  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia