KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaFida Abbott Promosikan Batik Melalui Peluncuran Buku Hibridanya oleh : Redaksi-kabarindonesia
10-Aug-2018, 04:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda salah satu penyinta media Harian Online KabarIndonesia (HOKI), maka nama Fida Abbott sudah tak sing lagi. Kiprahnya di HOKI sebagai salah satu pewarta warga sudah dimulai sejak bulan Desember 2006. Beberapa bulan kemudian, ia mendapatkan penawaran
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rindu 28 Jul 2018 11:02 WIB

Hujan 28 Jul 2018 11:02 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Rata-rata 65.700 Ton per Tahun Pelet Ikan Ditabur PT AFN Cemari Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 01-Mar-2018, 03:10:44 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, DanauToba.org mengabarkan bahwa Freek Huskens, mantan Presiden Direktur PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm), menyampaikan sebanyak 1,8 Ton pelet ikan ditabur untuk 1 Ton ikan per hari ke Danau Toba. Hal ini ia sampaikan dalam sidang lanjutan gugatan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) melawan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Aquafarm pada Rabu (21/2/2018) di PTUN Jakarta.

Lebih lanjut Huskens mengatakan bahwa tahun 2014 Aquafarm memproduksi 37.000 Ton ikan. “Jika 1 Ton ikan butuh 1,8 Ton pelet, ini berarti tahun 2014 Aquafarm memasukkan 66.600 Ton atau per bulan 5.550 Ton atau per hari 185 Ton,” ujar Robert Paruhum Siahaan, SH, Ketua Tim Litigasi YPDT sekaligus Kuasa Hukum YPDT.

Bayangkan kalau pelet sebanyak itu diberikan kepada ribuan Ton ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) Aquafarm? Jika dalam 1 tahun (365 hari) dikalikan 1,8 Ton pelet, maka ada sebanyak 65.700 Ton pelet. Seandainya 1% saja dari pelet itu mencemari Danau Toba, maka sekitar 657 Ton pelet berpotensi mencemari Danau Toba dalam 1 tahun.

Saksi fakta mengatakan juga bahwa Aquafarm mulai mengoperasikan KJA sejak 1998 hingga 2018 (tahun sekarang). Ini berarti potensi pencemaran Danau Toba dari pelet ikan dapat kita hitung adalah 19 tahun X 657 Ton = 12.483 Ton pelet. Angka yang fantastis. Bagaimana tidak tercemar Danau Toba itu?

Namun demikian, Presiden Direktur Aquafarm sejak 1998-2016 ini, masih mampu berkelit dengan mengatakan bahwa setiap 6 bulan sekali pihak BLH (Badan Lingkungan Hidup) Sumatera Utara dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) mengaudit air Danau Toba pada KJA Aquafarm dan hasil audit tersebut dinyatakan tidak tercemar. Yang lebih tidak masuk akal adalah ketika dikatakannya dia tidak mengetahui Pergub tentang pengelolaan air Danau Toba. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjanaoleh : Rohmah S
17-Aug-2018, 22:49 WIB


 
  Sang Ratu Sampah Akhirnya Menjadi Sarjana Amilia Agustin menjadi salah satu narasumber Adiwiyata Learning Center (ALC) Goes to School 2017 yang digelar oleh PT Astra International Tbk dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Oktober 2017. Ami sering kali dipercaya menjadi narasumber suatu acara, baik oleh perusahaan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia