KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita 18 Mei 2019 04:40 WIB

 

Manajemen Penanggulangan Bencana

 
LINGKUNGAN HIDUP

Manajemen Penanggulangan Bencana
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 27-Des-2007, 13:03:16 WIB

KabarIndonesia - Tiga tahun tsunami Aceh diperingati dengan melakukan simulasi penanggulangan bencana. Tapi saat bersamaan musibah banjir dan tanah longsor di Jawa mengakibatkan sedikitnya 70 orang hilang atau tewas. Sosiolog Imam Prasojo mememinta pemerintah membuat manajemen penanggulangan bencana yang lebih efisien. Ketua organisasi kemanusiaan Nurani Dunia ini cemas kalau pengorganisasian ini tak jalan maka makin banyak musibah sulit diatasi.

Sebagai sumber utama yang harus disiapkan itu adalah perangkat pengorganisasian sosialnya. Karena kalau seandainya kita terfokus hanya kepada alat-alat pendukung seperti early warning system [sistem peringatan dini,Red.] tapi pengoperasiannya tidak jelas, follow-up-nya apa? Itu malah justru akan menimbulkan kepanikan-kepanikan.

Ini sudah terbukti di Aceh, warning system itu berjalan, tetapi terus kemudian tidak tahu harus apa. Oleh karena itu, dengan adanya undang-undang baru tentang penanggulangan bencana, harusnya pihak pemerintah Indonesia bisa segera mengimplementasikan seluruh perangkat-perangkat pengorganisasiannya, lengkap dengan jajaran siapa yang harus melakukan.Tetapi undang undang itu belum selesai, tidak bisa dilaksanakan tanpa ada peraturan pemerintah atau Perda yang memang disyaratkan di dalam undang undang itu.

"Akibatnya siapa yang akan menjadi pelaksana di dalam pengorganisasian seperti itu, sehingga sampai hari ini pun mengambang. Itu menurut saya yang paling prinsipil untuk saat ini. Tetapi masyarakat tidak bisa terus-menerus menggantungkan terhadap kinerja pemerintah, dalam hal ini superlambat.

Oleh karena itu satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk membesarkan hati adalah menggerakkan inisiatif publik, komunitas sipil ataupun komunitas usaha untuk bergabung melakukan upaya-upaya pemberdayaan, betapapun sebetulnya kurang efektif dilakukan karena kurang ada otoritas politik.

Pemerintah ini kita tunjuk karena kita beri wewenang untuk melakukan sebuah pengorganisasian sosial maupun politik untuk bisa mendukung upaya-upaya seperti ini secara nasional." Kuntoro Mangkusubroto, Ketua BRR Aceh dan Nias pernah mengatakan bahwa Indonesia butuh sebuah organisasi "super power" seperti BBR, karena di bawah Presiden langsung, tidak lagi melewati jalan-jalan birokrasi yang ribet di Indonesia.

Jadi bisa bertindak dan punya kekuatan. Apakah memang perlu organisasi semacam ini. Melihat 26 Desember ini ada lagi tanah longsor. Rakyat bersatu padu, Pemda bekerja, tapi tetap pengorganisasiannya kacau. 

Sumber:  Radio Nederland Wereldomroep (RNW)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Umat Yang Bingung 18 Mei 2019 15:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia