KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit dan Tol Media (Sebuah Kesaksian Untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Komite Danau Toba Sampaikan 3 Permintaan Krusial Membangun Danau Toba Mendunia Kepada Menteri KLH
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 07-Nov-2019, 21:38:16 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Jajaran Pengurus Komite Danau Toba (KDT) menyambangi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam kaitan memberikan pemaparan mengenai Percepatan Pembangunan Danau Toba Mendunia di Era Jokowi, Kamis (7/11/2019). Demikian Ketua KDT Edison Manurung SH, MM menginformasikan kepada pewarta kabarindonesia melalui jaringan WA pribadinya.

Edison Manurung mengatakan bahwa rombongan KDT yang mendatangi Kemen KLH antara lain, Dr. Ir. Irian Sitorus (Sekjend), Prof. Dr. Gimbal Doloksaribu (Ketua Dewan Pakar) bersama anggotanya, Prof. Dr. John Hutagaol, Prof. L. Poltak Sinambela, Ir. Darsono Manurung, Prof. Dr. Adler Manurung, Brigjen (P) Harangan Sitorus, MSc., Drs. Nikson Nababan, MSi., (Bupati Tapanuli Utara sekaligus koordinator KDT se-Kawasan Danau Toba), dan Sepri Situmeang, S.PI., MM., (Sekretaris Eksekutif).

Rombongan diterima oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong dan jajaran direkturnya di ruang rapat Kementerian LHK, di Jakarta, pada hari Kamis (7/11/2019). Pada kesempatan tersebut mereka mengajukan 3 permintaan yang sifstnya mendesak untuk dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas.

Adapun 3 permintaan yang disampaikan KDT yakni, pertama, penghijauan di kawasan Danau Toba, yang merupakan kerja sama dengan Kementerian LHK, Gubernur Sumut, dan Pangdam Bukit Barisan.

Kedua, KDT mengajukan permintaan 100 hektar untuk membangun miniatur Indonesia dalam rangka mendukung percepatan wisata Danau Toba mendunia. “Kami ingin menegaskan bahwa Danau Toba milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, dipandang penting bila ada miniatur Indonesia, khususnya di wilayah Danau Toba,” kata Edison Manurung Ketua Umum KDT dihadapan Wamen LHK dan jajarannya.

Ketiga, mengundang Menteri LHK untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam membahas soal Keramba Jaring Apung (KJA) di sekitar Danau Toba. “Kita prihatin dengan begitu banyaknya KJA di Kawasan Danau Toba. Itu sangat mengganggu, apalagi dalam kaitan membangun Danau Toba menjadi destinasi wisata dunia,” sebut Edison.

Menyikapi permintaan KDT, Alue Dolong mengatakan, Danau Toba menjadi 5 destinasi wisata super prioritas. Ini menjadi prioritas pertama Presiden Jokowi. “Kami sepakat melakukan penghijauan (green toba). Memang perlu ada reboisasi untuk mencegah erosi,” katanya.

Ditambahkannya, terkait rencana membangun miniatur Indonesia, Alue mengapresiasi dan menilai sebagai ide brilian. “Sangat memungkinkan bila dibangun miniatur Indonesia. Mungkin diawali di Kawasan Danau Toba,” jelas Alue.

Sementara itu terkait KJA, Alue mengakui, dari hasil kajian Kementerian LHK, KJA di Danau Toba sudah melewati trashold (ambang batas) minimum. “Harus ada kebijakan mereduksi jumlah KJA, baik milik swasta maupun masyarakat. Kalau tidak, kualitas air akan terus memburuk dan debitnya turun terus,” paparnya.

Menyoroti soal sampah yang mengotori Danau Toba. Edison Manurung yang juga mantan Ketua DPP KNPI 2 periode ini langsung menelurkan gagasan Gerakan Danau Toba Bebas Sampah yang akan digawangi oleh Kementerian LHK.

“Nantinya semua stakeholders di Kawasan Danau Toba akan turun langsung membersihkan sampah. Kalau perlu digerakkan anak-anak sekolah dan pemuda untuk sehari penuh membersihkan Danau Toba,” kata Edison.

Sebelum menutup pertemuan, Ketua Umum Komite Danau Toba Edison Manurung menyematkan PIN KDT kepada Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dolong.

Edison Manurung menyampaikan apresiasinya kepada pihak Kementerian LHK yang sudah bersedia membantu merealisasikan beberapa usulan KDT. “Kami berharap langkah ini bisa secepat mungkin direalisasikan mengingat program Presiden Jokowi untuk membangun Danau Toba menjadi destinasi wisata mendunia,” pungkas Edison.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia